• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Oktober 16, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Kontroversi Gate Parkir Taman Lokasana, Dishub Ciamis Janji Evaluasi dan Cari Solusi Bersama Pedagang

bydejurnalcom
Senin, 5 Januari 2026
Reading Time: 2 mins read
Kontroversi Gate Parkir Taman Lokasana, Dishub Ciamis Janji Evaluasi dan Cari Solusi Bersama Pedagang
ShareTweetSend

Ciamis, deJurnal,- Pemasangan gate parkir elektronik di kawasan Taman Lokasana menuai pro dan kontra. Sejumlah pedagang mengkritisi kebijakan tersebut karena dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan kondisi lapangan, termasuk dugaan ketidaksesuaian data dan uji petik yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis.

Kontroversi pun mengemuka dalam kegiatan sosialisasi pemasangan gate parkir yang digelar di kawasan Lokasana, Senin (05/12/2026).Sosialisasi mempertemukan pihak Dishub, dan instansi terkait lainya dengan para pedagang serta perwakilan masyarakat yang terdampak langsung kebijakan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Uga Yugaswara, menjelaskan pemasangan gate parkir bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dari sisi keamanan, kenyamanan, transparansi, dan peningkatan fasilitas parkir.

BacaJuga :

Bunda PAUD Garut Tekankan Pentingnya Pengembangan Anak Usia Dini secara Holistik Integratif

Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang,Polisi Bersama BPBD Salurkan Air Bersih

Belajar Perlindungan Pekerja Rentan, Pansus DPRD Gunungkidul Kunjungi Disnaker Ciamis

“Intinya, pemasangan gate parkir ini bukan untuk memberatkan masyarakat. Tujuan utamanya adalah peningkatan kualitas fasilitas dan pelayanan yang disediakan pemerintah daerah, dan manfaatnya kembali ke masyarakat,” ujar Uga.

Uga menepis anggapan bahwa sistem parkir baru akan menerapkan tarif progresif. Menurutnya, tidak ada perubahan tarif maupun ketentuan parkir yang berlaku saat ini.

“Kami tidak memberlakukan tarif progresif dan tidak mengubah aturan. Yang ditambahkan hanya fasilitas berupa gate parkir. Bahkan, untuk kondisi tertentu kami sudah menawarkan keringanan, dan masukan lain akan kami catat untuk dikoordinasikan lebih lanjut,” jelasnya.

Menanggapi dugaan kebocoran setoran parkir, Uga menyebut hal tersebut masih bersifat asumsi dan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kalau ada dugaan kebocoran, itu ada mekanismenya. Ada inspektorat dan pihak berwenang yang bisa melakukan penelusuran. Kita tidak bisa langsung menyimpulkan,” tegasnya.

Terkait kekhawatiran pedagang akan penurunan jumlah pengunjung dan dampak terhadap omzet warung, Uga menyebut sosialisasi ini justru digelar untuk menjawab kekhawatiran tersebut.

Uga juga memastikan bahwa kendaraan dengan durasi parkir di bawah lima menit tidak dikenakan biaya.

“Masukan soal waktu penerapan juga kami dengarkan. Ada permintaan jeda evaluasi satu hingga dua bulan, itu akan kami laporkan dan bahas lebih lanjut,” tambahnya.

Uga memastikan seluruh masukan akan menjadi bahan evaluasi sebelum kebijakan diterapkan secara menyeluruh, dengan prinsip win-win solution antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat.Foto: Sambas salah seorang pedagang di Taman Lokasana asaat di wawancara sesuai sosialisasi pemasangan gate parkir

Sementara itu, salah seorang pedagang, Sambas, menyampaikan bahwa para pedagang pada prinsipnya tidak menolak kebijakan, namun berharap penerapannya dilakukan secara bertahap dan transparan, serta benar-benar disosialisasikan sejak awal.

“Bagi kami pedagang PKL, kebijakan ini sebetulnya belum pas. Sosialisasinya dirasa mendadak. Harusnya satu sampai dua bulan sebelumnya sudah diinformasikan, supaya pengunjung juga siap dan paham,” ujarnya.

Menurut Sambas keterbukaan data terkait pendapatan parkir dinilai penting karena selama ini dinilai tidak konsisten.

“Kalau memang ada kebocoran, seharusnya diaudit dulu secara internal dan dibuka secara transparan. Jangan sampai ini jadi beban ke masyarakat dan pedagang,” kata Sambas.

Dalam forum tersebut, turut dibahas sejumlah solusi, seperti pendataan kendaraan, penggunaan kamera, sistem keluar-masuk gratis dalam waktu tertentu, hingga evaluasi pemberlakuan gate parkir sebelum diterapkan penuh.

Sambas dan para pedagang lainnya berharap Dishub memberikan waktu transisi agar kesadaran masyarakat terhadap sistem parkir baru dapat terbentuk secara alami, tanpa berdampak negatif pada aktivitas ekonomi di kawasan Taman Lokasana. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Dalang Khanha Giri Harja 2 Putu di Bulan Perdana 2026 Baru Punya Tiga Agenda Manggung

Next Post

Pedagang Lokasana Pertanyakan Data Dishub, Klaim 299 Pengunjung Dinilai Tak Sesuai Fakta Lapangan

Related Posts

Revitalisasi 192 Sekolah di Kabupaten Bandung Didukung Anggaran Rp137 Miliar
deNews

Revitalisasi 192 Sekolah di Kabupaten Bandung Didukung Anggaran Rp137 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026
Bupati Kabupaten Sukabumi Tegaskan, Aksioma Bangun Karakter Disiplin Tangguh Percaya Diri Dan Sportif
depemerintahan

Bupati Kabupaten Sukabumi Tegaskan, Aksioma Bangun Karakter Disiplin Tangguh Percaya Diri Dan Sportif

Jumat, 16 Oktober 2026
TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Hadirkan Kepedulian, Lansia Desa Mekarjaya Terima Bantuan Sembako
deNews

TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Hadirkan Kepedulian, Lansia Desa Mekarjaya Terima Bantuan Sembako

Jumat, 16 Oktober 2026
Bunda PAUD Garut Tekankan Pentingnya Pengembangan Anak Usia Dini secara Holistik Integratif
deNews

Bunda PAUD Garut Tekankan Pentingnya Pengembangan Anak Usia Dini secara Holistik Integratif

Jumat, 16 Oktober 2026
Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang,Polisi Bersama BPBD Salurkan Air Bersih
deHumaniti

Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang,Polisi Bersama BPBD Salurkan Air Bersih

Jumat, 16 Oktober 2026
Belajar Perlindungan Pekerja Rentan, Pansus DPRD Gunungkidul Kunjungi Disnaker Ciamis
deNews

Belajar Perlindungan Pekerja Rentan, Pansus DPRD Gunungkidul Kunjungi Disnaker Ciamis

Jumat, 16 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021

Terkait CSR Peternakan Ayam Manggis, Tak Seorang Pun Mengaku Terima Signifikan

Sabtu, 9 November 2019

KabarDaerah

Adang Suhendar Terpilih Sebagai Ketua RAPI Wilayah 16 Kabupaten Ciamis pada Musyawarah Wilayah VIII

Sabtu, 19 April 2025

Kenapa Gedong Budaya Sabilulungan jadi Gedong Budaya Soreang? Budayawan Abah Awie : Ini Salah, Jangan Semaunya”

Selasa, 17 Juni 2025

Pendamping PKH Tegaskan Kartu PKH Dipegang Oleh Bukan Pemiliknya, Salahi SOP dan Aturan

Sabtu, 19 September 2020

Kabupaten Bandung Raih Juara 2 dan 3 Anugerah Gapura Sri Baduga Desa dan Kelurahan Tingkat Jawa Barat

Rabu, 31 Desember 2025

Gempa Cianjur 5,6 SR : Korban Meninggal di Warungkondang 4 dan Luka-Luka Lebih 40 Orang

Senin, 21 November 2022

Sambut Tahun Baru 2026, Pemdes Bumiwangi Gelar Tabligh Akbar

Sabtu, 27 Desember 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste