Dejurnal.com, Garut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menggelar rapat evaluasi penanganan masa tanggap darurat kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Pasir Bajing di Desa Sukaraja, Kecamatan Banyuresmi, Sabtu (17/10/2026). Rapat koordinasi lintas instansi tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting untuk mengevaluasi perkembangan penanganan kebakaran yang telah berlangsung selama sepekan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Aah Anwar Saefulah, menyampaikan bahwa operasi penanganan kebakaran saat ini masih difokuskan pada pemadaman sisa bara api di bawah permukaan tumpukan sampah. Dalam operasi tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut bertindak sebagai Komandan Pos (Danpos).
Untuk mendukung kelancaran penanganan, Pemkab Garut juga telah menyiapkan anggaran guna memenuhi kebutuhan logistik dan operasional seluruh instansi yang terlibat, di antaranya BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), DLH, serta Dinas Sosial (Dinsos).
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, memaparkan bahwa penanganan kebakaran yang telah berlangsung selama satu minggu menunjukkan perkembangan positif. Kobaran api besar yang sebelumnya membakar permukaan tumpukan sampah kini telah berhasil dipadamkan.
“Tahap pertama penanganan dilakukan dengan menghilangkan kobaran api dan asap di permukaan. Saat ini, masih tersisa titik-titik api atau asap yang muncul dari bawah permukaan. Kondisinya ibarat lahan gambut, karena terdapat sisa bara api di dalam tumpukan sampah,” jelas Usep.

Untuk mengatasi bara api yang masih berada di bawah permukaan, tim gabungan menerapkan metode penyuntikan air ke titik-titik yang masih mengeluarkan asap. Upaya tersebut dilakukan secara intensif, baik siang maupun malam, guna memastikan bara api benar-benar padam.
Selain itu, patroli dan pemantauan keamanan akan terus dilakukan selama 10 hari ke depan. Setelah itu, pengawasan berkala akan diserahkan kepada DLH Kabupaten Garut untuk memastikan kondisi TPA tetap aman.
Usep juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut, mulai dari jajaran Damkar, TNI melalui Kodim 0611/Garut dan Brimob, Polri melalui Polres Garut, BPBD, Tagana, PMI, hingga Satpol PP.
“Berkat kerja sama semua pihak, alhamdulillah penanganan TPA ini bisa saya katakan sudah 90 persen selesai karena tidak ada lagi api dan asap di permukaan. Insyaallah, ini akan selesai sesuai dengan waktu yang telah direncanakan,” tegasnya.
Seiring dengan perkembangan penanganan kebakaran tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut, Jujun Juansyah Nurhakim, menyatakan bahwa pihaknya siap memulihkan kembali layanan kebersihan bagi masyarakat.
DLH akan mulai melakukan pengambilan dan pengangkutan sampah yang menumpuk di pasar-pasar serta membersihkan kawasan perkotaan secara bertahap. Langkah ini dilakukan untuk mengembalikan pelayanan kebersihan kepada masyarakat setelah penanganan kebakaran TPA Pasir Bajing menunjukkan perkembangan signifikan.***Deri Acong



















