• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Januari 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Puluhan Rumah Rusak Disapu Angin, Bupati Sukabumi Nyatakan Waspada Bencana Alam

bydejurnalcom
Rabu, 19 Februari 2020
Reading Time: 3 mins read
Puluhan Rumah Rusak Disapu Angin, Bupati Sukabumi Nyatakan Waspada Bencana Alam
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Kab. Sukabumi – Puluhan rumah mengalami rusak diterjang anging kencang yang melanda dua kecamatan di Sukabumi menyebabkan kerugian materil puluhan juta rupiah, Selasa Sore (18/2/2020).

Lokasi bencana terjadi di Kampung Rawa Gede RT 04 RW 05 Desa Sindangraja Kecamatan Curugkembar. Bencana tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB akibat hujan deras di sertai angin kencang.

BacaJuga :

Festival Eksplorasi Pariwisata Kabupaten Sukabumi 2025. Sekda : Bukan Sebatas Destinasi Tapi Industri Kreatif

Bupati Sukabumi Tegaskan Kesehatan adalah Pondasi Utama Membangun SDM Unggul

Tiga Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Diterjang Banjir, Beberapa Rumah Hilang

“Satu unit rumah panggung rusak berat di Kecamatan Curugkembar dengan kerugian sekitar Rp 20 juta,” ujar Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna kepada wartawan, Rabu (19/2/2020).

Menurut Daeng, kebutuhan bantuan yang sangat mendesak di butuhkan adalah bahan material. Sebab, satu unit rumah warga yang rusak tersebut memerlukan bahan material dalam rangka perbaikan.

Upaya penanganan, lanjut Daeng, dengan melibatkan sejumlah unsur terkait. Misalnya pemerintah kecamatan dan aparat desa serta Polri dan TNI. Beruntung dalam kejadian ini tidak ada warga yang menjadi korban.

Titik bencana kedua yakni di Kampung Benteng RT 03,04, 06, 05, 07, 08 di RW 05 Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug.

“Kejadian hujan deras di sertai angin kencang mengakibatkan 8 rumah rusak,” ujar Daeng.

Ke delapan rumah itu yakni milik Adang di RT 04 RW 05, Acuh RT 03 RW 05, Ujang Ahub RT 08 RW 05, Piah RT 05 RW 05. Selain itu rumah Ade RT 05 RW 05, Sarkosih RT 04 RW 05, Ujan RT 03 RW 05, dan Furkon RT 07 RW 05.

Daeng mengatakan, kebutuhan bantuan yang sangat mendesak adalah bahan material. Sebab, kerusakan terbanyak pada bagian rumah warga.

“Ke depan warga bisa meningkatkan kewaspadaan menghadapi bencana. Terlebih, intensitas hujan masih cukup tinggi yang berpotensi menyebabkan bencana baik longsor, banjir, dan angin kencang,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Sukabumi Marwan Hamami menyatakan waspada bencana alam di seluruh wilayahnya, terlebih di Sukabumi acap kali terjadi bencana tanah longsor, banjir dan angin puting beliung, hal itu seiring intensitas curah hujan semakin meningkat.
Hal tersebut diungkapkan Marwan Hamami disela-sela memimpin rapat dinas bulanan yang berlangsung di Sekretariat Daerah Pemkab Sukabumi di Kecamatan Palabuhanratu.
“Masyarakat agar tetap waspada seiring potensi bencana membayang-bayangi sejumlah daerah. Terutama di kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu terdapat sejumlah kemurungan pegunungan,” katanya, Selasa (18/2/2020).
Kendati tidak menimbulkan korban jiwa dan luka luka, tapi bencana menyebabkan aktivitas warga sempat terhenti total. Warga mengalami kesulitan untuk beraktivitas karena bencana banjir di sembilan titik dan bencana tanah longsor di sebelas titik menghentikannya.

Bupati Marwan Hamami meminta, BPBD, Camat dan dinas terkait lainnya segera merespon bencana di wilayahnya. Termasuk berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk mencegah bencana memakan korban jiwa.
“Koordinasi harus dilakukan secepatnya,” tegasnya.***TimSkbm

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: Bupati SukabumiSukabumi
Previous Post

Taman Sri Baduga Andalan Purwakarta Tingkatkan Wisatawan

Next Post

KKSC Galang Dana Peduli Bencana Banjir Jabodetabek

Related Posts

deBisnis

Ini Besaran UMK 2026 se-Jawa Barat Beserta Daftar Kabupaten dan Kota

Rabu, 24 Desember 2025
Geger ! Tokoh Masyarakat Kabandungan Dibuat Tak Nyaman dengan Beredarnya Voice Note Diduga Oknum Wartawan.
deNews

Geger ! Tokoh Masyarakat Kabandungan Dibuat Tak Nyaman dengan Beredarnya Voice Note Diduga Oknum Wartawan.

Selasa, 23 Desember 2025
Bupati Sukabumi  Lantik 78 Orang PPPK Paruh Waktu
deNews

Bupati Sukabumi Lantik 78 Orang PPPK Paruh Waktu

Jumat, 5 Desember 2025
Festival Eksplorasi Pariwisata Kabupaten Sukabumi 2025. Sekda : Bukan Sebatas Destinasi Tapi Industri Kreatif
deWisata

Festival Eksplorasi Pariwisata Kabupaten Sukabumi 2025. Sekda : Bukan Sebatas Destinasi Tapi Industri Kreatif

Sabtu, 22 November 2025
Bupati Sukabumi Tegaskan Kesehatan adalah Pondasi Utama Membangun SDM Unggul
dePraja

Bupati Sukabumi Tegaskan Kesehatan adalah Pondasi Utama Membangun SDM Unggul

Sabtu, 22 November 2025
Tiga Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Diterjang Banjir, Beberapa Rumah Hilang
deNews

Tiga Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Diterjang Banjir, Beberapa Rumah Hilang

Selasa, 28 Oktober 2025

ADVERTISEMENT

DeepReport

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019

Terkait CSR Peternakan Ayam Manggis, Tak Seorang Pun Mengaku Terima Signifikan

Sabtu, 9 November 2019

KabarDaerah

33 Pejabat Administrasi Pemkab Garut Dilantik Bupati

Senin, 26 April 2021

Haru Biru! Demi Jalankan Wasiat Ibunda, Kedua Mempelai Ini Rela Menikah di Ruang ICU RSUD Ciereng

Jumat, 31 Maret 2023

Hasil Temuan BPK RI Ada Kerugian Negara, Bupati Garut Tutupi Kebobrokan SKPD LKPD 2019

Senin, 27 Juli 2020

Target Kabupaten Bandung Akhir Juli 2025 Koperasi Merah Putih Terbentuk 100%

Rabu, 16 April 2025

Hari 8 PSBB Purwakarta, Penambahan Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19

Rabu, 13 Mei 2020
Peta Timbanganten, lokasi kerajaan yang menjadi asal leluhur para Bupati Bandung sebelum pindah ke Dayeuhkolot, lalu Bandung. (Sumber: buku Selayang Pandang Kabupaten Daerah Tingkat II Sumedang: Peringatan Hari Jadi Sumedang Ke-405, 22 April 1578 - 22 April 1983)

Sunan Burung Baok, Kisah Raja Timbanganten yang Melegenda di Garut

Sabtu, 27 Desember 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste