CIAMIS, deJurnal,- Sebuah kebanggaan besar tengah dirasakan masyarakat Kabupaten Ciamis. Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis, kembali mencatatkan prestasi membanggakan setelah dipercaya membawa nama Kabupaten Ciamis dalam Penjaringan Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026.
Langkah Sindangrasa menuju tingkat nasional bukanlah perjalanan singkat. Sebelumnya, kelurahan ini telah menunjukkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pembangunan masyarakat melalui keberhasilannya meraih predikat terbaik dalam Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Provinsi Jawa Barat.
Capaian itu menjadi bukti bahwa berbagai inovasi, pelayanan publik, serta semangat pemberdayaan masyarakat yang dibangun Sindangrasa mendapatkan pengakuan di tingkat regional.
Prestasi tersebut menjadi modal penting sekaligus motivasi bagi Sindangrasa untuk terus melangkah membawa nama Kabupaten Ciamis ke tingkat yang lebih tinggi.
Keberhasilan itu tidak terlepas dari kerja bersama antara pemerintah kelurahan, lembaga kemasyarakatan, tokoh masyarakat, pelaku usaha, dan seluruh warga yang terus menjaga semangat gotong royong.
Semangat gotong royong yang menjadi identitas masyarakat Tatar Galuh menjadi kekuatan utama dalam perjalanan Sindangrasa.
Berbagai program dan inovasi lahir dari kepedulian bersama untuk menciptakan wilayah yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.
Kini, perjuangan Sindangrasa bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat kelurahan, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh warga Kabupaten Ciamis.
Karena itu, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menguatkan langkah Sindangrasa dalam ajang nasional.
Salah satu bentuk dukungan yang dapat diberikan masyarakat adalah dengan menyaksikan video profil Kelurahan Sindangrasa melalui YouTube, memberikan like, menuliskan komentar positif, serta membagikannya kepada keluarga, sahabat, dan masyarakat luas.
Video profil Kelurahan Sindangrasa dapat disaksikan melalui tautan berikut:
https://youtu.be/vy_5ZwLMtAQ?si=HHQWkpEYt5zjhznB
Video tersebut menampilkan berbagai potensi, inovasi, serta capaian pembangunan Sindangrasa yang tumbuh melalui kolaborasi dan partisipasi aktif masyarakat.
Sebagai salah satu dari tujuh kelurahan di Kecamatan Ciamis, Kelurahan Sindangrasa berdiri di atas wilayah sekitar 346 hektare dengan 13 RW dan 55 RT. Wilayah ini dihuni 11.253 jiwa atau 4.016 kepala keluarga yang menjadi kekuatan utama dalam pembangunan.
Dalam bidang pemerintahan, Sindangrasa terus memperkuat pelayanan publik melalui inovasi PAHANDAL (Pelayanan Handal) yang menghadirkan layanan lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.
Di sektor pendidikan, program WAJAR GEMILANG (Wajib Belajar Generasi Cemerlang) berhasil mendorong peningkatan akses pendidikan hingga mencatatkan tidak adanya anak putus sekolah pada 2025 melalui kolaborasi lintas sektor.
Bidang kesehatan diperkuat melalui program KEKASIH HATI (Keluarga Asuh Balita Stunting) yang mampu menekan angka stunting melalui pendekatan promotif dan preventif serta optimalisasi peran Posyandu.
Dalam pemberdayaan ekonomi, program Mandiri Berkreasi menjadi wadah penguatan UMKM melalui pendampingan usaha, fasilitasi legalitas, dan akses permodalan. Industri tahu dan tempe yang berkembang di wilayah Sindangrasa menjadi salah satu produk unggulan masyarakat.
Kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan melalui program GEMAR SAMPAH (Gerakan Masyarakat Sedekah Sampah) yang mengajak warga membangun budaya memilah sampah sejak dari rumah.
Sementara ketahanan pangan terus diperkuat melalui peran kelompok tani, kelompok pembudidaya ikan, dan Kelompok Wanita Tani dalam menjaga keberlanjutan pangan lokal.
Salah satu kekuatan sosial yang menjadi ciri khas Sindangrasa adalah program MASAGI (Masyarakat Sindangrasa Gemar Infak). Program ini menjadi bukti bahwa pembangunan juga tumbuh dari kepedulian masyarakat melalui gerakan berbagi dan semangat kebersamaan.
Melalui MASAGI, nilai budaya Sunda Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh diwujudkan dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Program ini menjadi wadah kolaborasi warga melalui lima program unggulan, yakni Sindangrasa Peduli, Sindangrasa Sehat, Sindangrasa Agamis, Sindangrasa Sejahtera, dan Sindangrasa Cerdas.
Berbagai capaian tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan Sindangrasa bukan hanya tentang prestasi administratif, tetapi tentang bagaimana sebuah wilayah mampu tumbuh melalui kekuatan masyarakatnya sendiri.
Kini, saat Sindangrasa membawa nama Ciamis ke tingkat nasional, dukungan seluruh masyarakat menjadi energi besar yang sangat berarti. Setiap like, komentar, dan share video profil menjadi bagian dari upaya bersama memperkenalkan potensi dan keberhasilan daerah.
Mari tunjukkan bahwa semangat gotong royong masyarakat Tatar Galuh tetap hidup dan mampu mengantarkan Ciamis semakin dikenal di tingkat nasional.
Sindangrasa melangkah membawa nama Ciamis. Dukungan masyarakat menjadi bukti bahwa prestasi daerah lahir dari kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat. (Nay Sunarti)















