• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Januari 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Sosialisasi Empat Pilar, Agun Gunandjar Ingatkan Pentingnya Toleransi dan Persatuan

bydejurnalcom
Jumat, 3 Oktober 2025
Reading Time: 3 mins read
Sosialisasi Empat Pilar, Agun Gunandjar Ingatkan Pentingnya Toleransi dan Persatuan
ShareTweetSend

DeJurnal, Ciamis,- Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Dr. H. Agun Gunandjar Sudarsa, Bc.IP., M.Si, menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dalam menjawab berbagai fenomena sosial yang berkembang di masyarakat. Hal itu ia sampaikan saat menggelar sosialisasi bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ciamis di Gedung Puspita, Jumat (03/10/2025).

Empat Pilar yang dimaksud yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Menurut Agun, pilar kebangsaan tersebut tidak sekadar dihafalkan, tetapi harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Bahagia itu sederhana. Kalau kita sebagai warga negara menjalankan prinsip-prinsip Pancasila, menghormati UUD 1945, menjaga NKRI, dan mengamalkan Bhinneka Tunggal Ika, insyaallah kita akan menjadi bangsa yang makmur dan sejahtera. Tidak akan ada lagi kesenjangan, kemiskinan, atau kelaparan,” ujar Agun

BacaJuga :

Alusmanis 75 Rayakan 50 Tahun dengan Aksi Nyata Tanam Pohon di Bantaran Sungai Cipalih

27 Desa dan Kelurahan Ciamis Dapatkan Stimulus Anugerah Sri Baduga 2025, PPDI Apresiasi dengan Catatan Kritis

Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren, FPP SE Garut Gelar Bedah Buku Al Amin dan Pelantikan DPAC

Agun menekankan, Pancasila bukan hanya konsep, melainkan pedoman konkret. Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, menuntun setiap warga untuk hidup jujur dengan mengembalikan segala sesuatu kepada Tuhan. Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, mengajarkan toleransi dengan menghormati perbedaan tanpa menuntut orang lain menghormati secara berlebihan.

“Kalau toleransi itu benar, artinya kita menghargai perbedaan, bukan memaksa orang lain menghormati kita. Itu esensi dari kemanusiaan,” jelasnya.

Sementara itu, sila ketiga, Persatuan Indonesia, mengingatkan bahwa tidak mungkin satu kelompok atau daerah bisa sejahtera tanpa kebersamaan dan gotong royong dengan yang lain. Sedangkan sila keempat dan kelima menekankan pentingnya musyawarah, keadilan, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga keberlangsungan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Agun juga menyinggung beragam fenomena sosial, mulai dari kasus keracunan makanan di sekolah, kontroversi di media sosial, hingga isu LGBT yang merambah ke generasi muda. Menurutnya, persoalan-persoalan ini hanya bisa dihadapi dengan memperkuat literasi dan pendidikan nilai kebangsaan.

“Fenomena sosial adalah keniscayaan. Karena itu, kegiatan literasi, edukasi, dan sosialisasi Empat Pilar harus terus dijalankan. Inilah yang akan menuntun bangsa kita agar tidak kehilangan arah,” tegasnya.

Lebih lanjut Agun menyoroti masalah stunting dan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, bangsa yang cerdas hanya bisa lahir jika anak-anak mendapatkan gizi yang baik sejak dini.

“Kalau dulu ada program pembagian susu di sekolah, saya merasakan langsung manfaatnya. Generasi kita butuh program serupa. Masalahnya bukan pada program, tapi pada penyelenggaraan dan tata kelola. Kalau ada penyimpangan, proses hukum harus ditegakkan,” kata Agun.

Di akhir penyampaiannya, Agun mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas tokoh dan organisasi dalam menjaga keutuhan bangsa. Baginya, NKRI adalah harga mati yang hanya bisa dijaga dengan menerima perbedaan sebagai sebuah keniscayaan.

“Kita semua terikat dalam satu negara dan satu Tuhan. Maka kolaborasi adalah jalan untuk menghadapi tantangan zaman, agar cita-cita Indonesia yang makmur, adil, dan sejahtera bisa benar-benar terwujud,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ciamis, Dra. Hj. Talbiyah Munadi, M.H., menyampaikan bahwa kehadiran Agun Gunandjar di tengah-tengah ibu-ibu anggota GOW merupakan wujud penghormatan terhadap perempuan.

“Alhamdulillah, Pak Agun sejak awal sudah berkomitmen untuk hadir bersama ibu-ibu. Bahkan beliau pernah mengatakan, ‘saya menghormati ibu-ibu, apalagi Ibu Munadi.’ Bagi saya, ini bentuk penghormatan yang luar biasa, karena menghormati perempuan sama dengan menghormati surga,” ujarnya.

Menurut Hj. Talbiyah, meskipun undangan kegiatan baru diinformasikan pada Rabu sore secara mendadak, antusiasme peserta sangat tinggi. Dari target 135 orang, tercatat 150 ibu-ibu hadir mengikuti kegiatan, bahkan ada organisasi yang mengirimkan lebih dari satu perwakilan.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sangat relevan untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah tantangan sosial saat ini.

“Contoh nyata, Pancasila sudah seharusnya menjadi pedoman dalam menghadapi pergaulan sosial yang kian kompleks. Saat ini kita dihadapkan dengan meningkatnya perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, hingga kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” tuturnya.

Talbiyah menegaskan, sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bukan hanya sekadar wacana saja.

“Empat pilar itu harus diimplementasikan dalam sikap, perilaku, dan pola asuh keluarga agar mampu membentengi generasi muda dari krisis moral dan degradasi nilai,” imbuhnya.

Talbiyah berharap dengan sosialisasi tersebut ibu-ibu dapat menjadikan empat pilar sebagai pencerahan, dimulai dari keluarga, lalu meluas ke masyarakat dan organisasi masing-masing. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Transformasi Pendidikan Islam Pesantren, Menjawab Tantangan Global dengan Basis Qurani

Next Post

Jumling di Baleendah, Bupati Ajak Camat dan RW Kawal Program MBG

Related Posts

Kontroversi Gate Parkir Taman Lokasana, Dishub Ciamis Janji Evaluasi dan Cari Solusi Bersama Pedagang
deNews

Kontroversi Gate Parkir Taman Lokasana, Dishub Ciamis Janji Evaluasi dan Cari Solusi Bersama Pedagang

Senin, 5 Januari 2026
Budaya

Dalang Khanha Giri Harja 2 Putu di Bulan Perdana 2026 Baru Punya Tiga Agenda Manggung

Senin, 5 Januari 2026
Meriahkan Kebersamaan Syukuran Hajat Lembur ‘Sayuran Sauyunan’ di Desa Girimulya Kecamatan Pacet
deNews

Meriahkan Kebersamaan Syukuran Hajat Lembur ‘Sayuran Sauyunan’ di Desa Girimulya Kecamatan Pacet

Senin, 5 Januari 2026
Alusmanis 75 Rayakan 50 Tahun dengan Aksi Nyata Tanam Pohon di Bantaran Sungai Cipalih
deNews

Alusmanis 75 Rayakan 50 Tahun dengan Aksi Nyata Tanam Pohon di Bantaran Sungai Cipalih

Minggu, 4 Januari 2026
27 Desa dan Kelurahan Ciamis Dapatkan Stimulus Anugerah Sri Baduga 2025, PPDI Apresiasi dengan Catatan Kritis
GerbangDesa

27 Desa dan Kelurahan Ciamis Dapatkan Stimulus Anugerah Sri Baduga 2025, PPDI Apresiasi dengan Catatan Kritis

Minggu, 4 Januari 2026
deBisnis

Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren, FPP SE Garut Gelar Bedah Buku Al Amin dan Pelantikan DPAC

Sabtu, 3 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

Terkait CSR Peternakan Ayam Manggis, Tak Seorang Pun Mengaku Terima Signifikan

Sabtu, 9 November 2019

KabarDaerah

H. Yanto : Idealnya Pemerintah Anggarkan Rapid Tes Untuk Tiap RW

Kamis, 18 Juni 2020

Polsek Ciparay Polresta Bandung Rutin Lakukan Kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental

Kamis, 6 Februari 2025
Foto : ist/ Komunitas DBL salurkan Bantuan untuk Anak Yatim di Acara Ulang Tahun ke 11

Sekda Ciamis Hadiri Perayaan Ulang Tahun ke-11 DBL

Sabtu, 22 Maret 2025

Karangan Bunga Duka Cita dan Rasa Kehilangan Untuk Anggota DPRD Kabupaten Bandung Hj. Titik Kartika Farahdiba

Rabu, 14 Mei 2025

Banjir Jadek Margahayu Masih Jadi PR Besar. Ini Kata Mantan Anggota DPRD H. Dadan Konjala

Sabtu, 24 Mei 2025

Guru Ngaji di Kecamatan Margahayu Pertanyakan Insentif Belum Cair

Senin, 8 Agustus 2022

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste