Jumat, 24 Mei 2024
BerandadeNewsNgirit Anggaran, Anggota DPRD Karawang Jangan Hoby Kunker

Ngirit Anggaran, Anggota DPRD Karawang Jangan Hoby Kunker

Dejurnal.com, Karawang – Semua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang periode 2019-2024 harus ngirit anggaran APBD, jangan suka hoby kunker dan study banding karena hal itu hanya membuang uang dan manfaatnya tidak dirasakan rakyat.

“Dari pada membuang uang buat kunker mending digunakan untuk hal lainnya guna meningkatkan kinerja wakil rakyat,” kata Ketua Raja Merah Ace Sudiar SSi kepada dejurnal.com, Jumat (30/8/2019).

Menurut Ace dari dulu dewan melakukan kunker tapi hasilnya tetap saja tidak berpihak kepada rakyat sehingga apabila nanti sudah dibentuk AKD, Bamus selaku penggagas dan penyusun kegiatan dewan harus cerdas dan selektip dalam menyusun agenda kunker dan study banding legeslatif.

“Bila tidak diperlukan jangan dilakukan sehingga anggaran APBD yang bersumber dari uang rakyat dapat diselamatkan dan dipergunakan sesuai kebutuhan,” ujarnya. Menurut mantan Sekjen DPC PDIP Karawang ini, saat ini juga menyayangkan para pengurus partai Demokrat pemenang pemilu legeslatif yang belum menunjuk anggotanya untuk menjadi Ketua DPRD definitif sehingga AKD belum terbentuk dan 50 anggota dewan belum melaksanakan fungsinya sebagai wakil rakyat.

“Idealnya saat ini sudah bekerja mengingat sudah kerap satu bulan dilantik sebagai anggota legislatif, akibatnya saat ini anggota dewan tidak akan dapat tunjangan, mereka hanya mendapatka gaji yang setara karena belum terbentuk AKD,” tandasnya.

Ace pun menghimbau kepada 50 anggota DPRD karawang bekerja dengan baik dan tidak membuat kegiatan yang sipatnya akal akalan pada akhirnya merugillan anggaran APBD yang hakekatnya bersumber dari uang rakyat Karawang.

“Kasian rakyat jangan hamburkan anggaran bila tiidak bermanfaat,” ungkapnya.

Ace juga menambahkan kalau mau kunker jangan semua berangkat sehingga kantor dewan kosong, tak ada yang menerima bila ada masyarakat menyampailan asprasinya begitu juga kaluapun ada kunker harus efektip dan efesien.

“Sehingha out put yang dihasilkan kunker akam terasa manfaatnya bagi masyarakat Karawang,” pungkasnya.***Rif

Anda bisa mengakses berita di Google News

Baca Juga

JANGAN LEWATKAN

TERPOPULER

TERKINI