Jumat, 19 Juli 2024
BerandadeNewsRakyat Karawang Jangan Tertipu Balon Partisan

Rakyat Karawang Jangan Tertipu Balon Partisan

Dejurnal.com, Karawang – Masyarakat Kabupaten Karawang yang bakal memilih para Calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada 2020, jangan terbius atau tertipu oleh balon partisan yang hanya memanfaatkan momen lima tahunan untuk kepentingan finansil atau sekedar ingin dikenal serta jadi peluru nyasar bagi bacalon tertentu yang hanya untuk memecah suara pemilih di Pilkada 2020.

Fenomena menjelang pesta demokrasi di kota lumbung padi ini cukup menarik karena tidak sedikit yang ingin maju jadi Cabup atau Cawabup kendati kredibilitasnya kurang mumpuni namun pada era reformasi demokrasi semuanya syah saja dari berbagai elemen profesi memiliki hak yang sama bisa nyalon dan bisa dicalonkan, mereka berhak memilih dan dipilih asal memenuhi syarat UU Pemilu dari mulai syarat personil hingga kendaraaan partai politik.

Hal demikian diungkapkan, Ketua ICI Divisi Jawa Barat Robby Pratama kepada dejurnal.com, Senin (30/9/2019).

Menurut Robby, dari sejumlah Balon yang sudah mendaftar ke salah satu partai politik dan balon yang memimpin partai seperti Ketua DPC Partai Demokrat Bupati Cellica, Ketua DPC PKB Akhmad Jamaksary dan Ajang Sopandi Ketua DPC Gerindta serta Wakil Ketua PDIP Jabar Toto Suripto dan pengurus partai lainnya saat ini semuanya sedang berlomba dengan berbagai cara untuk mengambil hati rakyat suara pemilih.

Dikatakannya, dari sejumlah partai politik yang menguasai kursi di DPRD Karawang diantaranya Partai Demokrat 9 kursi, Gerindra 8, Golkar 7, PKB 7 dan PDIP 6 kursi serta PKS 6 kursi. Semua parpol ini sudah menyiapkan Bacalonnya sedangkan PBB, PAN, Hanura dan PPP serta Nasdem hanya dianggap sebagai juru kunci saja sehingga harus menunggu partai lain untuk bergabung agar bisa memenuhi syarat dua persen kursi di DPRD Karawang.

Kemungkinan partai pemenang di Karawang akan mengusung kadernya sendiri seperti di PDIP, Toto Suripto, Ace Mustari dan Pipik Taufik Ismail, Gerindra Ajang sopandi dan Gina Swara, Demokrat Cellica, Golkar Syukur Mulyono, PKB Akhmad Jamaksary, PKS Aep Saefullah sehingga bacalon lainnya kemungkinan mendaftar jadi bacalon hanya sebagai Balon pemecah suara saja.

Sehingga masyarakat Karawang jangan tersandera oleh balon partisan yang saat ini mulai marak di sejumlah daerah yang akan melaksanakan Pilkada serentak tahun 2020.

“Dukunglah bacalon yang jelas kendaraan politiknya,” saran Robby.

Guna mendongkrak elektabilitas, segala cara dilakukan untuk mencapai tujuan, namun diantara para pengurus partai muncul juga bacalon dadakan yang tidak diusung partai sehingga masuk daptar ke parpol lain ditenggarai hanya sebagai pemecah suara untuk kepentingan calon tertentu.***Tim Dj

Anda bisa mengakses berita di Google News

Baca Juga

JANGAN LEWATKAN

TERPOPULER

TERKINI