Kamis, 23 Mei 2024
BerandadeNewsKapal Nelayan Bantuan Kemendes 1,5 Milyar Untuk Bumdes Bersama Pameungpeuk, Mubazir?

Kapal Nelayan Bantuan Kemendes 1,5 Milyar Untuk Bumdes Bersama Pameungpeuk, Mubazir?

Dejurnal.com, Garut – Sebuah kapal besar penangkap ikan berlabuh di pantai Santolo Kecamatan Pameungpeuk, kapal besar tersebut hampir empat tahun lamanya berada di pantai. Informasi yang dihimpun dejurnal.com, kapal besar bernama KM Samudera Jaya 2 itu berasal dari bantuan Kementerian Desa PTT (Kemendes) Anggaran tahun 2015 untuk Bumdes Bersama Kecamatan Pameungpeuk.

Mantan Kepala Desa Mandala Kasih Pepen membenarkan keberadaan kapal besar bantuan Kemendes yang yang berlabuh di pantai Santolo dan tak terpakai sejak mula diturunkan oleh Kemendes tahun 2015.

“Waktu itu Kemendes akan memberikan bantuan kapal untuk nelayan di Pameungpeuk, makanya dibentuklah Bumdes Bersama,” kenang Pepen saat didatangi dejurnal.com di kediamannya.

Hanya saja, lanjutnya, kami tak menyangka jika kapal bantuan Kemendes tersebut kapal yang sangat besar sehingga kapal itu tak pernah dipakai sama sekali.

“Selain biaya operasionalnya besar, kapal tersebut memerlukan nelayan yang memang ahli, sementara sumber daya manusia di Pameungpeuk belum ada yang sampai untuk menjalankannya,” ujar Pepen.

Ia juga menyesalkan bantuan kapal tersebut mubazir karena memang tak pernah dipakai sama sekali oleh nelayan atau Bumdes Bersama.

“Waktu itu sangkaan kita bantuan yang akan diberikan kapal-kapal kecil yang biasa dipakai oleh nelayan Pameungpeuk, eeh ternyata kapal yang sangat besar dengan nilai 1,5 milyar,” ungkapnya.

Berkaitan dengan hal itu, Kepala Bidang DPMPD Kabupaten Garut yang membidangi Bumdes saat akan dikonfirmasi dejurnal.com sedang tak ada di tempat, Rabu (30/10/2019).

Sekretaris DPMD Asep Jaelani akhirnya memberikan keterangan bahwa hal tersebut yang paling tahu ialah Kabid terdahulu.

“Itu bantuan tahun 2015 yaa, Kabid terdahulu yang sudah pindah yang paling tahu tentang hal itu, coba hubungi yang bersangkutan,” Pungkas Asep Zaelani.***Pathuroni/Esha

Anda bisa mengakses berita di Google News

Baca Juga

JANGAN LEWATKAN

TERPOPULER

TERKINI