Selasa, 25 Juni 2024
BerandadeNewsAsas Masitoh : Rendah Minat Baca Masyarakat

Asas Masitoh : Rendah Minat Baca Masyarakat

Festival Literasi Upaya Tingkatkan Minat Baca

Dejurnal.com, Bandung – Minat baca masyarakat Kabupaten Bandung masih rendah. Dari total jumlah penduduknya 3,7 juta jiwa baru 40 persen yang tertarik dengan bacaan buku. Sedangkan 60 persennya digital dan medsos.

Demikian dikatakan Sekretaris Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bandung Asas Masitoh, usai menjadi nara sumber acara Ngawangkong Bari Ngopi di Taman Uncal Komplek Pemda Soreang, Jum’at (15/11/2019).

Kalau di-ratting, bacaan medsos itu paling tinggi, facebok, twitter, instagram, dan whatsapp dengan rentang usia rata-rata 13 sampai 59 tahun,” terang Asas.

Salah satu upaya untuk meningkatkan minat baca, kata Asas, Pemerintah Kabupaten Bandung akan menggelar Festival Literasi di Gedung Budaya Sabilulunhan tanggal 26 November sampai 1 Desember 2019. Acara ini akan mengikutsertakan para siswa dari mulai PAUD, TK, RA, SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi, dan seluruh pondok pesantren di Kabupaten Bandung.

“Tujuannya festival ini untuk meningkatkan minat membaca dan menggelorakan gerakan literasi masyarakat, gerakan literasi keluarga, dan gerakan literasi sekolah,” ingkapnya.

Akan digelar dalam festival berbagai macam acara seperti Peresmian Gedung Perpustakaan, Talkshow, bedah buku, lomba bercerita, lomba pidato, dan lomba menggambar.

Asas berharap, dengan Festival Literasi minat baca warga Kabupaten Bandung meningkat. Selain untuk meningkatkan minat baca, juga untuk meningkatkan kekuatan durasi membaca. Karena, kata Aas, saat ini lama membaca masyarakat pun masih perlu ditingkatkan. Hasil analisis, kekuatan membaca masyarakat dalam 5 menit hanya 178 kalimat.

“Padahal idealnya dalam 5 menit 250 kalimat. Waktu yang dihabiskan 1 sampai 2 jam, yang konvensional idealnya 4 jam. Hal ini karena kemajuan teknologi. Orang lebih tertarik terhadap digital dan berita yang ringan. Masyarakat kita lebih cenderung suka membaca fiksi, bacaan yang ringan dan lebih banyak gambarnya. Kalau yang berat kurang diminati ,” terangnya.*** Sopandi

Anda bisa mengakses berita di Google News

Baca Juga

JANGAN LEWATKAN

TERPOPULER

TERKINI