• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juli 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Salah Satu PNS Garut Kecewa, Tak Dipenuhi Permintaan Persoalan Pribadi Diberitakan

bydejurnalcom
Rabu, 29 Januari 2020
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Terkait adanya pemberitaan salah satu PNS di lingkup Pemda Kab. Garut, yang diduga menika sirih dan telah mendapat persetujuan sang istri dan diduga telah memalsukan buku nikah yang diangkat oleh salah satu media, membuat korban berinisial ES angkat bicara.

“Memang saya tadinya tidak mau dimuat karena saya anggap itu urusan pribadi saya dengan keluarga saya, bahkan istri saya sendiri sudah merestui dan memberikan izin,” ungkapnya kepada dejurnal.com.

BacaJuga :

Tim BAZNAS Kabupaten Bandung Evakuasi Seorang Penderita TBC dari Ruang Sempit

Sekolah Inklusi di Kabupaten Bandung Sudah Mendesak, Kata Ketua Komisi D DPRD Cecep Suhendar

Komitmen Kelurahan Sukamentri Wujudkan Zero Stunting, Penguatan Kader Posyandu dan PHBS Jadi Prioritas

ES melanjutkan, saat dirinya bertemu di Kedai Kopi Kupansa Jumat (24/01/2020) dengan media tersebut mengatakan kalau soal nikah sirih itu tidak jadi persoalan, karena sebagai laki – laki wajar dan itu diatur oleh Agama, karena itu ada aturannya, dan media tersebut mejelaskan bahwa saya ini korban pemerasan dari perempuan yang dinikahi sirih oleh saya.

“Kalau tidak diselesaikan akan meminta sejumlah uang puluhan juta, dan media tersebut sangat kasihan kepada saya dan berjanji membantu menyelesaikan masalah ini, dan akhirnya kita membuat komitmen,” jelasnya.

Dirinya kemudian berjanji akan memberi pada hari Senin (27/01/2020) kepada media tersebut, dan berupaya menjual mobil untuk membayar uang tutup kasus tersebut, agar tidak diangkat dalam pemberitaan dan media tersebut berjanji akan membawa dua buku nikah dan akhirnya media tersebut telah menyanggupi bahkan akan menutup kasus tersebut dan menjamin tidak akan dimuat dalam berita, namun untuk itu mereka meminta biaya operasional hari itu juga.

“Saya bilang saat itu tidak ada uang cash banyaknya belasan juta, yang ada cuma Rp 850 ribu, saya kasihkan ke media tersebut Rp 500 ribu, sisanya bayar rokok dan kopi,” Tegasnya.

“Karena saya sudah berjanji akan kasih Senin, dan saya terus mencari uang belasan juta kesana kemari tidak hasil, akhirnya wartawan media tersebut kecewa apa yang saya janjikan tidak bisa, wartawan tersebut terus mendesak dan mengancam akan naikin berita dan benar beritanya diangkat,” Ungkapnya.

ES tidak menepis terkait masalah nikah sirih memang diakuinya atas persetujuan istrinya dan namun kalau dirinya dianggap pemalsuan buku nikah dirinya menepis.

“Sebenarnya yang mengatur semua tersebut istri sirih saya, saya hanya memberikan biaya saja, dan yang mengeluarkan buku itu bukan saya, ini mah jelas mau memeras saya dan bekerja sama dengan perempuan tersebut semua percakapan saya dengan wartawan dan apa saja yang dilakukan perempuan tersebut ada dan saya disimpan bahkan jika saya mau bongkar semua termasuk siap perempuan tersebut, jujur saya sangat terpukul dengan adanya berita tersebut dan kalau benar dia mau bantu saya dalam menyelesaikan masalah ini kenapa naik berita, padahal saya dan keluarga sedang dan terus berupaya mencari uang belasan juta yang dia minta, namun karena belum berhasil saja, dan dia berjanji buku nikah tersebut akan dibawa dan saya kan sudah kasih biaya operasional walau Rp 500 ribu itu bukti keseriusan saya, namun malah begini, mau membantu tapi ujungnya mah mau memeras saya dengan gaya jurnalis, ini jelas sama saja dengan perempuan tersebut mau memeras saya dan keluarga saya “, tutur ES.

Sementara itu menurut Sekretaris Dinas DKP Kabupaten Garut H. Yudi ditemui dejurnal.com di ruang kerjanya mengaku baru tahu tentang adanya pemberitaan ES.

“Terkait hal tersebut saya jujur baru tahu ada berita, namun kalau melihat subtantip itu persoalan pribadi, nanti saya kordinasi dulu sama pimpinan “. Pungkasnya.***Yohaness

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Dihapus Zona Intensif Wilayah, Fosildrone Unjuk Rasa Depan DPRD Karawang

Next Post

Ultah Bupati Purwakarta Ambu Anne Kena “Dikerjain” Awak Media

Related Posts

Ketua DPW PAN Jawa Barat Optimistis Target “Jabar 100 Persen” Dapat Tercapai
deNews

Ketua DPW PAN Jawa Barat Optimistis Target “Jabar 100 Persen” Dapat Tercapai

Selasa, 7 Juli 2026
Tanggapi Provinsi Jabar Ganti Nama, Ketua DPW PAN Jawa Barat Ahmad Najib Qodratullah : Sunda Tak Lagi Hanya Dipahami Sebagai Identitas Etnis
deNews

Tanggapi Provinsi Jabar Ganti Nama, Ketua DPW PAN Jawa Barat Ahmad Najib Qodratullah : Sunda Tak Lagi Hanya Dipahami Sebagai Identitas Etnis

Selasa, 7 Juli 2026
Hadiri Rakerda DPD PAN Se Kabupaten Bandung Bupati Sampaikan Ini
deNews

Hadiri Rakerda DPD PAN Se Kabupaten Bandung Bupati Sampaikan Ini

Selasa, 7 Juli 2026
Tim BAZNAS Kabupaten Bandung  Evakuasi Seorang Penderita TBC dari Ruang Sempit
deNews

Tim BAZNAS Kabupaten Bandung Evakuasi Seorang Penderita TBC dari Ruang Sempit

Selasa, 7 Juli 2026
Sekolah Inklusi di Kabupaten Bandung Sudah Mendesak, Kata Ketua Komisi D DPRD Cecep Suhendar
deNews

Sekolah Inklusi di Kabupaten Bandung Sudah Mendesak, Kata Ketua Komisi D DPRD Cecep Suhendar

Selasa, 7 Juli 2026
Komitmen Kelurahan Sukamentri Wujudkan Zero Stunting, Penguatan Kader Posyandu dan PHBS Jadi Prioritas
deNews

Komitmen Kelurahan Sukamentri Wujudkan Zero Stunting, Penguatan Kader Posyandu dan PHBS Jadi Prioritas

Selasa, 7 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Cerita Warga : Situs Makam Tumenggung Ardikusumah di Garut Disebut Makam Astana Kalong

Jumat, 30 Juni 2023

Pasir Warna Merah Dipakai Bahan Matrial Proyek Irigasi Cipalasari, Sekarang Berganti Pakai Pasir Hitam

Senin, 30 Agustus 2021

KabarDaerah

Sat Narkoba Polres Garut Terima Laporan Oknum Petugas Lapas Jadi Pengedar Narkoba

Jumat, 13 November 2020

Update Covid 19 Purwakarta : ODP 29, PDP 15 Dan Positif 21

Kamis, 21 Mei 2020
Salah satu ahli waris pemilik tanah Puskesmas Cilawu (topi merah) didampingi Wakil Ketua AMMNI saat mengunjungi Dinas Kesehatan Garut, Jumat (28/5/2021).

Polemik Tanah Puskesmas Cilawu Belum Selesai, Puluhan Tahun Bangunan Berdiri di Lahan Bukan Asset Pemkab Garut

Jumat, 28 Mei 2021

Bupati Bandung Diminta Klarifikasi Bawaslu Terkait Dugaan Kampanye

Kamis, 15 Oktober 2020

Danramil 2408/Ciparay, Kapten Inf Deni Iman Firdaus SH, Apresiasi Digelarnya Lokakarya Bidang Kesehatan

Kamis, 30 Oktober 2025

Terima Keluhan Warga Terdampak Banjir Diduga Akibat Pembangunan Perumahan, Pemdes Ciheulang Gelar Musyawarah

Jumat, 23 Mei 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste