• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juli 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Andil Kaum Perempuan Diberdayakan Melalui KWT

bydejurnalcom
Kamis, 13 Februari 2020
Reading Time: 3 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Peranan Kaum Perempuan saat ini terus di lirik oleh Pemerintah Pusat, Wilayah atau Daerah, Peranan Kaum Perempuan kini sudah masuk di berbagai sektor, salah satunya Sektor Pertanian, dengan Program Pemberdayaan, yang tersebut akan diujicobakan, melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) di delapan daerah di Jawa Barat.

Sebagaimana telah diketahui, terkait hal tersebut sempat di angkat beberapa media bahwa menurut Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Surachman Suwardi mengakui Peranan Kaum Perempuan yang tergabung dalam KWT selain miliki kualitas dan potensi, dari Jumlah Kelompok Tani kini sekitar 17 % dari 558.766 Kelompok Tani atau sekitar 23.601 di isi oleh KWT artinya KWT cukup memberikan andil yang luar biasa terutama dari kinerja usaha. Kaum Perempuan ini biasanya hasilnya bagus, sebagaimana yang disampaikan oleh BPPSDMP Kementan RI dalam acara pembukaan pelatihan teknis yang dihadiri oleh KWT seluruh Indonesia di Kota Bogor, beberapa tahun silam (29/10/2017).

BacaJuga :

Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo

Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga

340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat

Namun sangat sayang keberadaan KWT yang sudah cukup lama ini kurang mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah, sehingga Pemerintah Pusat melihat potensi yang cukup besar akan mentransformasi kelembagaan KWT supaya berkembang menjadi kelompok usaha tani yang mandiri. Mereka selanjutnya diarahkan untuk bisa mengelola setiap tingkatan industri tani mulai dari hulu hingga ke hilirnya secara terintegrasi, sehingga masuk ke Gapoktan ( Gabungan Kelompok Tani ) baik ditingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten, kedepanya nanti dirahkan menjadi Lembaga Ekonomi Petani.

Lembaga serupa di seluruh Indonesia saat ini mencapai sekitar 14 ribu kelompok dan akan terus ditingkatkan sesuai Instruksi Pemerintah Pusat untuk mengkorporasikan Para Petani, melalui penggabungan Gapoktan dan BUMDes dalam satu korporasi diakui baru akan diujicobakan di delapan daerah di Jawa Barat, yang dipilih Kementerian Badan Usaha Milik Negara itu ialah Kabupaten Sumedang, Ciamis, Garut, Purwakarta, Tasikmalaya, Karawang, Cianjur dan Majalengka.

Terkait pemilihan daerah berdasarkan potensi dan kesiapan Gapoktan, BUMDes hingga ketersediaan lahan dengan luas tertentu, sehingga mampu menyerap tenaga kerja di Sektor Pertanian karena selama ini baru mampu menyerap 38 juta tenaga kerja nasional dengan jumlah tenaga kerja petani perempuan mencapai 7,4 juta orang di antaranya. Namun, kaum perempuan diakui masih lebih banyak ditempatkan pada jenis pekerjaan teknis di tingkat hulu, dengan adanya pemberdayaan KTP bisa naik kelas, tidak hanya berada di level bawah jadi pebisnis atau terjun dalam industri sebagai pengusaha pertanian.

Dalam mensukseskan program tersebut, Anggota DPRD Garut Fraksi Partai Demokrat, Mas Yayu Siti Sapuro membentuk Kelompok Wanita Tani (KWT) Rancage.”KWT Rancage dibentuk guna menopang pendapatan keluarga,” kata Yayu.

Lanjut Yayu, KWT Rancage dibentuk awalnya pemanfaatan pekarangan rumah, dimana bisa ditanami sayuran seperti, bawang daun, kangkung, pokcoy serta jenis sayuran lainnya. Rencana kedepan, dalam kurun waktu dekat akan mengembangkan Budi daya ikan, ayam petelor, dan ayam broiler, untuk saat ini keanggotaan KWT ini sudah mencapai 20 anggota yang terdiri dari warga masyarakat Desa Limbangan Barat Kecamatan Bl. Limbangan Garut.

“Bukan tidak ingin mengembangkan sayap, melainkan saat ini terfokus pada edukasi warga sehingga memunculkan kesadaran sendiri,” terangnya.

Lalu, tambah Yayu, setelah muncul kesadaran sendiri atau keinginan maka tidak akan susah dalam mengarahkan program yang dicita-citakan.

”Program akan cepat tercapai seandainya sudah muncul kesadaran dari warga masyarakat,” tutur Yayu yang juga selaku anggota Komisi IV DPRD Garut.Saat disinggung mengenai modal awal, jawab Yayu, untuk saat ini dirinya masih menggunakan modal sendiri. Namun nantinya akan nge-link ke dinas intansi terkait.”Kita berjalan terlebih dahulu, karena bantuan akan muncul ketika kita sudah ada action. Bantuan tersebut sifatnya bukan rintisan tapi yang sudah berjalan,” terangnya.

Lebih jauh diutarakan Yayu, KWT Rancage dalam tertib administrasi telah dikeluarkan buku tabungan. Dimana hasil tatanen anggota ditampung di koperasi selanjutnya dipasarkan. Dan hasilnya langsung ditabungkan di rekening masing-masing anggota.

”Keuntungan dari tatanen anggota langsung ditabung di rekening masing-masing, Harapan saya dengan adanya Program Sembako Para Agen dan Suplier ini dapat menerima barang dari kegiatan KWT khususnya KWT Rancage. Sehingga bisa menjadi kegiatan usaha kelompok dapat meningkatkan ekonomi keluarga”, pungkas Anggota DPRD Garut Fraksi Partai Demokrat, Mas Yayu Siti Sapuro***Yohaness

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Purwakarta Dipilih Jadi Lokasi Kopdar Gubernur dan Kepala Daerah di Jawa Barat

Next Post

Desa Kalijati Luncurkan Aplikasi Pelayanan Cepat Pintar

Related Posts

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut  kepada Bupati
deNews

Disdik Garut Fasilitasi Aspirasi Orang Tua Siswa, Usulkan Penambahan Kuota Untuk Beberapa SMPN di Garut kepada Bupati

Senin, 6 Juli 2026
Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan
deNews

Yuk Hijrah! PCNU Ciamis Buka Program Hapus Tato Gratis untuk Laki-laki dan Perempuan

Senin, 6 Juli 2026
Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah
deNews

Wakil Ketua Komite SMPN 1 Garut Dorong Kebijakan Fleksibel SPMB 2026, Minta Semua Anak Tetap Bisa Bersekolah

Senin, 6 Juli 2026
Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo
deNews

Tradisi Tasyakur Merawat Laut, Melestarikan Budaya Adat Pantai Santolo Yang digelar Oleh Nelayan Pantai Santolo

Senin, 6 Juli 2026
Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga
deNews

Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga

Minggu, 5 Juli 2026
340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat
deNews

340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat

Minggu, 5 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

KabarDaerah

Hanung Prabowo : Diduga Persaingan Bisnis, Dua PMA di Garut Berpotensi Korbankan Ribuan Pekerja

Selasa, 26 Juli 2022

Meski Tumbang dari Persikota, PSGC Ciamis Pastikan Tiket 8 Besar Liga Nusantara

Senin, 26 Januari 2026

Mitra dan Pengelola Dapur SPPG Leles Salurkan Bantuan Sembako Untuk 50 Kepala Keluarga Warga Sekitar

Selasa, 14 Oktober 2025

KMP Desak Kajari Purwakarta Lanjutkan Penanganan 11 Desa, Dugaan Korupsi Anggaran Dana Desa

Kamis, 6 November 2025

BJB Cianjur Tawarkan Ganti Rugi, Ryan : Bikin Bingung dan Bertele-tele

Senin, 23 Agustus 2021

Aksi Demo Warga Dua Desa di Pagaden Hasilkan Kesepakatan Prioritaskan Rekrut Tenaga Kerja Sekitar Pabrik

Senin, 8 November 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste