Selasa, 23 April 2024
BerandadeNewsAktifis Garut Lawat Keluarga Salman, Anak SMA Tulang Punggung Keluarga

Aktifis Garut Lawat Keluarga Salman, Anak SMA Tulang Punggung Keluarga

Dejurnal.com, Garut – Salman mungkin salah satu siswa SMA yang tidak beruntung di Kabupaten Garut, selain harus berpikir tentang mata pelajaran, ia pun harus banting tulang menghidupi ibu dan adik-adiknya. Sambil sekolah Salman berjualan bacil, walaupun harus terima cemoohan dari kawan-kawan sekolahnya, tangguh adalah kata yang harus digenggam Salman untuk bisa bertahan hidup dan menghidupi.

Namun setangguh-tangguhnya Salman, Siswa kelas 2 SMA ini tetap saja tak berdaya ketika dihadapkan pada kondisi adik perempuannya jatuh sakit dan harus dirawat di Puskesmas Tarogong Kidul. Salman menjerit dan kemudian berteriak ke sana kemari untuk sekedar meminta yang namanya bantuan.

Hal itu terungkap dari ibunya Salman, Ani yang ditemui dejurnal.com bersama Ketua Segi Kabupaten Garut dan LSM Bergerak di Puskesmas Tarogong Kidul Selasa (17/3/2020).

Abdi teh isin saleresna mah Salman nyungkeun bantosan kaditu kadieu, tapi kedah kumaha deui atuh (saya ini sebetulnya malu Salman minta bantu kesana kemari, tapi harus bagaimana lagi),” ujar Ibu Salman.

Ia pun menuturkan bahwa bapaknya Salman sudah lima tahun tak bisa diharapkan karena penyakit jiwa yang dideritanya, walaupun sekarang sudah berangsur sembuh namun tetap tak bisa diharapkan.

“Bade nguruskeun BPJS oge meni dipersulit, KK kedah dirubah mah itu tea mah (untuk menguruskan BPJS saja dipersulit, KK harus dirubah, harus ini itu),” ujar ibu Salman yang mengaku tinggal di Desa Sukamukti Kecamatan Banyuresmi sambil terisak.

Semua itu, lanjut Ani, diurus semua oleh Salman karena tak ada lagi tulang punggung keluarga kecuali anak laki-lakinya yang baru kelas 2 SMA tersebut.

Sementara itu, Ketua Segi Kabupaten Garut Apar Rustam mendengarkan dengan seksama penuturan ibunya Salman dan berjanji akan membantu tentang pendidikan Salman.

“Untuk saat ini, kami dari Ketua Segi dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan XI baru bisa memberi bantuan ala kadarnya,” ujar Apar sambil menyerahkan donasi.

Aktifis Bergerak Ihin Solihin menyanggupi akan membantu pengurusan BPJSnya dan juga hal lain yang sekiranya bisa dibantu.

Para aktifis ini tidak mengerti dimana adanya Sosial Center dan Lafad Ruhama yang digembar-gemborkan akan mampu menyerap persoalan masyarakat terutama warga miskin seperti keluarga Salman.***Rach/Yo

Anda bisa mengakses berita di Google News

Baca Juga

JANGAN LEWATKAN

TERPOPULER

TERKINI