Selasa, 18 Juni 2024
BerandadeNewsKepala Irda Cianjur Kaget Dana Desa Cimacan Tidak Cair Sepeserpun

Kepala Irda Cianjur Kaget Dana Desa Cimacan Tidak Cair Sepeserpun

Dejurnal.com, Cianjur – Kepala Inspektorat Daerah (Irda) Cianjur, Arief Purnawan terkejut begitu mengetahui Dana Desa (DD) tahun 2019 Desa Cimacan tidak cair sepeserpun.

Menurutnya, pembangunan di desa yang harusnya dinikmati masyarakat tetap harus berjalan kalaupun ada temuan penyelewengan anggaran oleh pemimpinnya.

Mantan Kasatpol PP yang baru menduduki jabatan barunya sejak Desember 2019 ini ditemui awak media di ruang kerjanya. Disinggung tentang adanya rekomendasi lembaga yang dinakhodainya tidak memberikan persetujuannya untuk pencairan DD tahun 2019 Desa Cimacan, Arief terkejut dan sempat bertanya kembali seolah tak percaya.

“Maksudnya DD tahap berapa yang tidak cair. Sebab kalau tidak ada sepeserpun yang dicairkan saya tidak tahu karena itu harus di cek dulu persisnya,” ujarnya.

Ia mengibaratkan jika ada kesalahan dari pengelolaan keuangan desa maka semestinya pembangunan di Desa harus berjalan sebagaimana yang sudah dicanangkan. Untuk itu Ia berjanji akan memeriksakan kembali berkasnya agar mengetahui detailnya.

“Kalau spesifiknya saya tidak hapal, nanti saya periksa dulu Saya minta waktu, secepatnya akan dikabari, ” ungkapnya.

Terpisah, Kabid Bina Keuangan dan Aset Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Cianjur, Rella Nurlela memastikan jika DD tahun 2019 Desa Cimacan masih bisa dicairkan di tahun 2020. Kendati ada temuan Irda untuk dugaan penyelewengan anggaran oleh mantan Kadesnya.

“Kalau untuk DD tahun 2019 tinggal dicairkan di tahun 2020 saja karena kita sudah kirim surat ke Bupati, tinggal menunggu mekanisme di DPKAD aja. Lagian itu Kadesnya juga sudah habis masa jabatannya dan proses hukum juga sudah berjalan, ” paparnya.

Tatkala disinggung tentang rekomendasi Irda yang tidak melakukan pemberhentian sementara untuk memperlancar pencairan dana desa yang notabene harus dipergunakan untuk pembangunan di Desa. Ia juga mengaku tidak habis pikir karena itu tidak dilakukan oleh instansi yang sudah melakukan pemeriksaan khusus tersebut.

“Saya sendiri tidak bisa menjelaskan alasannya kenapa karena memang ada bidang lain di instansi ini yang harus memberikan jawabannya, ” imbuhnya.

Mantan Kades Cimacan, Dadan Supriatna sempat menjanjikan awak media untuk bertemu langsung. Namun begitu sampai di kediamannya, mendadak membatalkan jadwal pertemuannya.

“Kalau mau ke rumah jangan dulu sekarang. Saya ada terima telpon dari rekan untuk bertemu sekarang, ” jawabnya melalui layanan aplikasi perpesanan.

Hingga berita ini di turunkan, Kades Cimacan belum bisa ditemui, berkali-kali dihubungi melalui sambungan telepon namun tak diangkat, demikian juga layanan aplikasi perpesanan tak dibalas.***Rikky Yusup

Anda bisa mengakses berita di Google News

Baca Juga

JANGAN LEWATKAN

TERPOPULER

TERKINI