Jumat, 19 April 2024
BerandadeNewsPemdes Sayang Cikeruh Harapkan Pemkab dan Pemprov Tangani Banjir Sungai Cikeruh

Pemdes Sayang Cikeruh Harapkan Pemkab dan Pemprov Tangani Banjir Sungai Cikeruh

Dejurnal.com, Sumedang – Sekretaris Desa Sayang Ichsan mewakili Kepala Desa Sayang Dodi Kurnaedi S.Pd.I menjelaskan hal ikhwal kejadian banjir di Desa Sayang pada tanggal 28 Februari 2020 lalu.

Menurut Ichsan banjir melanda 7 RW diantaranya Dusun Satu dan Dusun Dua, yang terparah ada di RW 01 dan RW 07 untuk seluruhnya ada di RW 01, 02, 03, 06, 07, 08 dan Rw 09 kemudian RW 02 dan RW 03.

“Limpasannya beda lagi dari sungai yang berbatasan ya dengan Cipacing terus RW 09 itu akibat luapan penyempitan gorong gorong yang melintasi jln. kolonel Ahmad Syam,” ungkapnya.

Rencananya, lanjut ia, dari PU sudah ada mau perbaikan tahun sekarang untuk gorong gorong itu, untuk RW 08 luapannya muncul dari Perumahan Vinus yang memang salurannya bejalan tidak normal.

“Kalau RW 01, 02, 06, 07 itu murni dari luapan Sungailiat Cikeruh,” katanya.

Ichsan menjelaskan lagi kalau untuk tingkat kebanjiran di RW 01 karena memang ada yang sampai sedada orang dewasa dalamnya karena datarannya rendah kemudian RW 07 juga paling tinggi seperut orang dewasa sampai sedada orang dewasa juga.

“Kalau yang di kampung baru Rw 03 yang berbatasan dengan Cipacing itu sudah laput satu lantai itu lebih parah cuman memang dampaknya tidak banyak, cuma 15 kepala keluarga,” Urainya.

Menurut Ichsan, Bupati Sumedang pernah bilang mau dikeruk dan akan dinormalisasi secepatnya tahun sekarang dan Wakil Gurbernur Jawa Barat juga minta data mau ada penanganan dari Provinsi Jabar dan kemarin kita sudah kirimkan yang memang diperlukan cuma tidak tahu kapan direalisasinya.

“Alhamdulillah untuk bantuan buat korban banjir ke desa kita sangat banyak khususnya dari Kabupaten juga provinsi,” terangnya.

Lalu, papar Ichsan, pabrik Kahatexpun memberi berupa selimut dan beras kemudian di perumahan IKOPIN memberi bantuan juga dari DPC PKS kemudian dari Mahasiswa Unpad terus dari kelompok masyarakat termasuk Kelompok Karang Taruna, bantuan tersebut ada yang berupa uang, barang juga ada yang berupa sandang pangan.

“Seluruh bantuan yang ada kita sudah salurkan kepada pihak korban banjir di desa kami,” Jelasnya.

Ichsan berharap kepada pihak kabupaten juga provinsi untuk menangani masalah banjir yang tidak bisa tertangani oleh pemerintah desa, karena banjir itu berhubungan dengan pembukaan lahan kemudian hak preogratif sungai Cikeruh itu bukan hak desa.

“Makanya kita berharap sebisa mungkin dan secepat mungkin sungai Cikeruh itu untuk bisa diperbaiki dan dinormalisasi kemudian dibuatkan kirmir supaya memang air itu tidak limpas, jadi ada penahannya dan kami mohon secepatnya ada perbaikan,” pungkas Ichsan.***Deri Achonx

Anda bisa mengakses berita di Google News

Baca Juga

JANGAN LEWATKAN

TERPOPULER

TERKINI