Senin, 22 April 2024
BerandadeNewsTinjau Lokasi Goyang Gempa, H. Marwan Serahkan Sejumlah Bantuan

Tinjau Lokasi Goyang Gempa, H. Marwan Serahkan Sejumlah Bantuan

Dejurnal.com, Kab. Sukabumi – Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami meninjau sejumlah lokasi bencana gempa di Kabupaten Sukabumi, mulai dari Kampung Jayanegara, Desa/Kecamatan Kabandungan hingga Kampung Nanggerang, Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal.

Selain meninjau kondisi rumah yang rusak H. Marwan Hamami juga meninjau SDN Jayanegara yang ambruk akibat gempa.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Sukabumi menyerahkan sejumlah bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana di antaranya makanan siap saji, matras, perlekapan bayi, dan paket sekolah, paket sembako serta kebutuhan lainnya.

H. Marwan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi sudah berupaya secepat mungkin dalam menangani bencana. Hal itu termasuk mengevakuasi penduduk agar tidak menempati bangunan yang terdampak bencana.

“Sejak semalam sudah mengevakuasi penduduk dari lokasi bencana. Termasuk menyiapkan kebutuhan makanan,” ujarnya, Rabu (11/3/2020).

Terkait evakuasi bangunan yang rusak, Pemkab Sukabumi sudah mengupayakan sejumlah alat berat. Terutama yang ada di Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

“Alhamdulillah, selain BPBD dan Dinsos, sejumlah relawan banyak yang turut serta membantu,” ucapnya.

Menurutnya, terdapat beberapa kecamatan yang terdampak bencana gempa berkekuatan 5.0 Magnitudo. Hal itu mulai dari Kecamatan Kabandungan, Kalapanunggal, Parakansalak, Cikidang, dan Warungkiara.

“Gempa kali ini tidak terlalu besar jika dibandingkan tahun lalu, namun dampaknya begitu besar,” ungkapnya.

Maka dari itu, bupati meminta masyarakat untuk menjauhi bangunan dari tempat beresiko tinggi. Termasuk menyesuaikan struktur pembangunan yang sesuai dengan keamanan kontruksi bangunan

Saat ini Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah menyediakan posko pengungsian. Selain itu, Pemkab Sukabumi berencana membangun huniam sementara. “Nanti kita coba bikin hunian sementara, namun mencari lokasi yang memungkinkan. Sementara waktu bisa di posko ataupun pindah ke keluarga terdekat,” paparnya.

Tidak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan berupaya menyesuaikan anggaran untuk membantu warga dengan anggaran yang di miliki

Sementara itu untuk sekolah yang rusak sebagai langkah antisipasi akan dibangun tenda dari batalyon. Sehingga, siswa dapat terus belajar.

“Hari ini diliburkan, nanti akan meminta tenda untuk mereka belajar,” paparnya.

Berdasarkan data sementara dari BPBD Kabupaten Sukabumi, terdapat 465 bangunan yang rusak akibat gempa. Jumlah tersebut terbagi menjadi 60 rumah rusak berat, 150 rusak sedang, dan 255 rusak ringan. Selain itu, terdapat 19 bangunan lain yang rusak seperti musala dan sekolah. Jumlahnya kerugian akibat bencana tersebut sebanyak Rp578.000.000. Akibatnya, sebanyak 1032 jiwa dari 547 KK terdampak.***Aldy

Anda bisa mengakses berita di Google News

Baca Juga

JANGAN LEWATKAN

TERPOPULER

TERKINI