Selasa, 28 Mei 2024
BerandadeNewsBadaka Prihatin 95 Persen Kelurahan Pasawahan Tergenang Banjir, Lurah Butuh Perahu...

Badaka Prihatin 95 Persen Kelurahan Pasawahan Tergenang Banjir, Lurah Butuh Perahu Kecil

Dejurnal.com, Bandung – Lurah Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Mamet Selamet M.Si mengaku, saat ini ia membutuhkan perahu kecil yang simpel dapat menelusuri gang guna mengevakuasi atau memasok bantuan kepada warganya yang terkena banjir.

Hal itu disampaikan Mamet kepada dejurnal.com di kantotnya, saat salah satu anggota DPRD Kabupaten Bandung, H. Dadan Konjala,SH melakukan monitoring terhadap warga korban banjir di RW 02, Jumat (3/4/2020).

Menurut Mamet, banjir yang terjadi kali itu merupakan banjir terbesar sejak 12 tahun terakhir. Imbasnya, biasanya hanya RW 01 dan 02.yang terkena banjir, sekarang dari 15 RW yang ada di Kelurahan Pasawahan sebanyak 6 RW tergenang banjir, malahan sampai saat ini di RW 01 genangan air setinggi antara 50-100 cm masih tergenang.

Sebab itulah perahu kecil sangat dibutuhkan.

“Saya harap kepada dinas terkait, bisa memperhatikan kebutuhan warga kami. Perahu kecil dari bahan apa saja yang penting bisa dipakai masuk ke gang-gang,” kata Mamet.

Ia juga mengapresiasi anggota DPRD yang turun memantau dan sekaligus memberi bantuan sembako. Mamet sangat yakin bantuan tersebut bisa membantu warga.

Sementara Ketua RW 02 kelurahan setempat, Arris Nugraha Wibawa mengaku, sebanyak 4 RT yang berada di RW 02 hampir 95 % terkena banjir dengan ketinggian air antara 50 cm -200 cm.

“Hampir 95% warga kami terkena banjir. Biasanya sebagian RT dan RW, tapi kali ini hampir semua,” kata Arris saat meninjau dapur umum di salah satu rumah warga.

Arris mengaku, dapur umum tersebut dibiayai dari kas RW dan dari donatur. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada anggota DPRD H. Dadan Konjala dan Paguyuban Badaka yang turun ke lapangan langsung dengan ketuanya Dariel Fadhlilah Konjala untuk memantu keberadaan dapur umum dan memberikan bantuan sembako bagi warga korban banjir.

Terkait sosialisasi pencegahan wabah covid-19, Arris mengaku senada dengan lurah, sebelum banjir sudah dilakukan penyemprotan disimfektan dan himbauan kepada warga agar tidak melakukan kerumunan. Namun jadi dilema karena ketika datang banjir mau tidak mau harus melakukan evakuasi dan saling membantu sehingga kerumunan sulit dihindari. Namun ia berharap warga tetap sehat dan semangat.

Dampak Ekonomi ke Masyrakat Buruh

Sebelumnya Badaka juga memberi bantuan sembako pada korban banjir di beberapa RW di Desa Cilampeni.

Di RW 02 Desa Cilampeni Kecamatan Katapang, Dadan Konjala dan Badaka memberi bantuan sembako kepada korban banjir dan beberapa warga buruh yang dirumahkan oleh perusahaan yang ada di Desa Cilampeni imbas dari wabah corona.

Dadan Konjala mengaku, prihatin dengan banjir kali ini. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan banjir yang meluas, sementara wabah juga harus diwaspadai. Sebagai dewan ia bersama anggota lainnya sudah melakukan upaya-upaya untuk penanggulangan banjir. Secara pribadi pun Dadan mengaku harus peduli.
***Sopandi

Anda bisa mengakses berita di Google News

Baca Juga

JANGAN LEWATKAN

TERPOPULER

TERKINI