• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, September 14, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Parlementaria

Rd. Yayuk : Bupati Garut Gamang dan Ngawur, Anggaran BTT Puluhan Milyar Tak Jelas Peruntukan

bydejurnalcom
Minggu, 12 April 2020
Reading Time: 3 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Salah satu Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Gerindra Rd. Yayuk Tien Rahayu menilai Penanganan Covid-19 di Kabupaten Garut, terkesan kurang serius, lambat dan tidak tepat sasaran. Pasalnya, hal ini pun kini mulai dipertanyakan dan menjadi sorotan tajam dari berbagai elemen baik masyarakat, media massa, LSM dan Ormas di Kabupaten Garut.

Apa yang menjadi sorotan elemen masyarakat Kabupaten Garut menjadi catatan juga bagi Rd. Yayuk Tien Rahayu selaku anggota DPRD Kabupaten Garut yang memantau langsung di lapangan dengan pola blusukan ke warga masyarakat dan Rd. Yayuk mencurigai adanya penyalahgunaan anggaran pada pelaksanaan Pencegahan Covid-19.

BacaJuga :

Pansus 7 DPRD Kabupaten Bandung Dorong Satpol PP Lebih Humanis, Tak Lagi Represif

Semangat Siswa SDN 3 Muarasanding Warnai Forkab KORMI Garut V, Dukungan dan Doa Mengalir Jelang Pertandingan

Penyertaan Modal Perumda Air Minum Tirta Raharja Harus Jelas, DPRD Soroti Pelayanan Masyarakat

“Sedih rasanya ketika saya terus belusukan ke beberapa titik lokasi memantau langsung, saya cukup merasakan bagaimana kondisi masyarakat saat ini, baik yang saya temui diwilayah permukiman warga limbangan – Selaawi, tukang Ojeg Dunguswiru, Sopir Angkot, Tukang Delaman, Pedagang di Pasar, Para Petani. Sungguh miris rasanya ketika saya sengaja sempatkan bertemu sebagian masyarakat, sedikit berbagi sekemampauan saya,” jelasnya sambil meneteskan air mata kepada dejurnal.com, Sabtu (12/4/2020).

Menurut Rd Yayuk, setelah memantau di beberapa titik sambil memberikan arahan / edukasi agar masyarakat tidak panik terhadap pencegahan dan penanganan Covid-19, sambil membagikan masker bantuan sosial berupa beras -telor dan tambahan bagi lansia uang kadeudeuh, dan cara berprilaku hidup sehat dalam kondisi Pandemik Covid -19, cukup merasakan kegelisaan dan kekecewaan warga masyarakat Kabupaten Garut.

“Saya heran padahal sebelumnya Pemda – DPRD Kab. Garut telah mengadakan Rapat tertutup 29 Maret 2020 berkenaan dalam hal Upaya Tahapan Pencegahan dan Penanganan Covid-19, dengan Nota Pimpinan DPRD Kab. Garut Nomor 171.3 /300 – DPRD/2020, yang bersifat penting tertanggal 30 Maret 2020,” ungkapnya.

Seharusnya, lanjut Rd. Yayu, hal itu menjadi arah kebijakan harmonisasi Pemda Garut terhadap kebijakan Pemerintah Pusat, Pempro Jawa Barat. Sebagai upaya penyempurnaan, dalam rangka melakukan tindakan mitigasi faktor risiko di wilayah Kab. Garut pada situasi Kedaruratan Kesehatan terhadap Masyarakat Garut yang memungkinkan terjadinya kematian.

“Diharapkan selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19, Bupati Garut H. Rudy Gunawan SH., MH., MP., dapat melakukan hal sebagai upaya tindakan mitigasi faktor risiko di wilayah Kab. Garut pada Situasi Kedaruratan Kesehatan Masyarakat, yang kiranya dapat memungkinkan terjadi Karantina Rumah, Karantina Wilayah, Karantina Rumah Sakit dan Pembatasan Sosial Bersekala Besar ( PSBB ), Sebagaimana telah diatur oleh UU Nomor 6 tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan,” Ungkapnya.

Dikatakan Rd. Yayuk Tien Rahayu, semestinya Bupati Garut selaku Ketua Gugus Tugas Pecegahan dan Penanganan Penyebaran Virus Corona / Covid -19 di Kab. Garut, agar terlebih dahulu melakukan kajian didasarkan pertimbangan epidemologis, pengkajian terhadap kesehatan dan faktor tingkat populasi sebar perwilayah bila dimungkinkan melalui sampling Rapid Test Corona / Covid -19, besarnya ancaman efektivitas dukungan sumber daya teknik operasional, pertimbangan ekonomi, sosial, dan budaya, keamanan dengan kajian melibatkan unsur pejabat pemerintah daerah, perwakilan unsur akademik, perwakilan media massa, perwakilan tokoh masyarakat, budayawan, pemerhati kebijakan publik, perwakilan dunia usaha dan unsur lainnya.

“Hasil kajian dijadikan sebagai data siagaan dan dasar penyempurnaan kebijakan dalam pencegahan dan penanganan Covid – 19 di Kabupaten Garut, yang dapat dipahami sampai kepada ukur tingkat RW RT sebagaimana yang telah dipertimbangkan jika diperintahkan oleh pemerintah daerah kepada jajaran Kecamatan desa kelurahan serta merupakan bagian penyusunan program kegiatan dalam serta merupakan APBD Tahun Anggaran 2020 keputusan Menteri Keuangan,” Tegasnya.

Rd. Yayuk Tien Rahayu mengherankan terhadap tindakan Bupati Garut yang tidak mengedepankan kebutuhan pangan warga Garut dan juga merasa aneh sampai saat ini saja masih belum ada bantuan buat warga, baru pendataan, dan ini berdasarkan keterangan dari sebagian warga masyarakat, kini malah bertanya-tanya, kapan turunnya bantuan dari pemerintah itu?

“Sedangkan yang saya tahu pada Rapim itu, Pak Bupati, telah mengajukan anggaran 60 Milyar terkait penanganan Covid-19. Kini yang menjadi pertanyaan anggaran BTT kemarin kemana, dan untuk apanya kita belum tahu,” tandasnya.

Rd. Yayuk pun menuturkan pengalamannya bertemu dengan tukang delman di Kadungora dan Leles, sampai tidak kuat meneteskan airmata, dan bertanya dalam diri.

“Uang segitu besar, dipakai untuk apa dan dikemanakan oleh Bupati?” cetusnya.

Rd. Yayuk berharap Pemkab untuk segera merealisasikan dan memperhatikan warga masyarakat, berpenghasilan terdampak covid-19 seperti sopir angkot, ojeg, tukang delman, tukang dagang yang di sekolah, masyarakat tidak berpenghasilan dan banyak lagi yang termasuk PDP, ODP, OTG.

“Jadi pertanyaannya, masyarakat mana yang di perhatikan oleh Bupati kenapa jadi Bank Emok lebih diperhatikan, wajar dan pantas jika rekan – rekan dari sosial kontrol baik media, ormas, LSM, aktivis dan pemerhati lainnya mempertanyakan kenapa sikap Ketua Gugus Tugas Covid -19 (Bupati Garut) jadi gamang dan ngawur, ini tidak adil rasanya, dan ini perlu sikap tegas dari DPRD Kabupaten Garut,” Pungkas Rd. Yayuk Tien Rahayu, anggota Fraksi Gerinda DPRD Kab. Garut.***Yohaness.

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Ormas Keagamaan LDII Jatiluhur Bagikan 1000 Masker Untuk Pengguna Jalan

Next Post

Ormas Keagamaan LDII Jatiluhur Bagikan 1000 Masker Untuk Pengguna Jalan  Di Jatiluhur

Related Posts

BRI Ciamis Dorong Kemandirian Pangan Desa Lewat Green House Hidroponik KWT Sedap Malam
deNews

BRI Ciamis Dorong Kemandirian Pangan Desa Lewat Green House Hidroponik KWT Sedap Malam

Senin, 14 September 2026
DPRD Garut Bahas Perubahan APBD 2026 dan Nota Pengantar APBD 2027 dalam Rapat Paripurna
deNews

DPRD Garut Bahas Perubahan APBD 2026 dan Nota Pengantar APBD 2027 dalam Rapat Paripurna

Senin, 14 September 2026
Bupati Garut Menghadiri Grand Final SKDG Liga Garut dan Kontes Ternak Tahun 2026 di Pamidangan Lembah Gunung Guntur Anugrah
deNews

Bupati Garut Menghadiri Grand Final SKDG Liga Garut dan Kontes Ternak Tahun 2026 di Pamidangan Lembah Gunung Guntur Anugrah

Senin, 14 September 2026
Pansus 7 DPRD Kabupaten Bandung Dorong Satpol PP Lebih Humanis, Tak Lagi Represif
deNews

Pansus 7 DPRD Kabupaten Bandung Dorong Satpol PP Lebih Humanis, Tak Lagi Represif

Senin, 14 September 2026
Semangat Siswa SDN 3 Muarasanding Warnai Forkab KORMI Garut V, Dukungan dan Doa Mengalir Jelang Pertandingan
deNews

Semangat Siswa SDN 3 Muarasanding Warnai Forkab KORMI Garut V, Dukungan dan Doa Mengalir Jelang Pertandingan

Senin, 14 September 2026
Penyertaan Modal Perumda Air Minum Tirta Raharja Harus Jelas, DPRD Soroti Pelayanan Masyarakat
deNews

Penyertaan Modal Perumda Air Minum Tirta Raharja Harus Jelas, DPRD Soroti Pelayanan Masyarakat

Minggu, 13 September 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

FPPG Tuding Potongan Massal Zakat TPG 2,5% Tanpa Persetujuan Muzaki, Sekda Garut : Saya Akan Tanya Kadisdik

Kamis, 29 April 2021

CSR Manggis, Masyarakat Jamali Kademangan Akan Audiensikan ke DPRD Cianjur

Jumat, 13 Desember 2019

KabarDaerah

Dugaan Pemotongan Dana Pisew Cianjur Oleh Siapa? Pengurus BKAD : Tak Disebut Juga Sudah Pada Tahu

Kamis, 17 September 2020

Puluhan Ribu Paket Bansos Gubernur Jabar Siap Didistribusikan Di Gudang Bulog Garut

Rabu, 13 Mei 2020

Kejari Ciamis Setorkan Rp535,37 Juta Uang Pengganti Korupsi ke Kas Negara

Rabu, 19 Agustus 2026
Foto : pelayanan Disdukcapil Ciamis di hari pertama libur lebaran

Keren, Libur Pertama Lebaran Disdukcapil Ciamis Buka Pelayanan

Jumat, 28 Maret 2025

Diterjang Banjir Bandang Kegiatan Pasar Pamanukan Lumpuh Total

Senin, 8 Februari 2021

PMII Tagih Janji DPRD Ciamis Tandatangi Petisi Tolak UU Omnibus Law

Kamis, 15 Oktober 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste