• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Januari 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Demi Bayi Covid-19 Asal Situsaeur, Mulyono Khadafi Beberkan Pelayanan Satgugas Covid-19 Garut

bydejurnalcom
Jumat, 12 Juni 2020
Reading Time: 3 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Ketua Relawan Pendamping Stop Corona Kab. Garut, Mulyono Khadafi, merasa letih dengan kondisional yang ada sehingga harus membongkar kebobrokan kinerja Satuan Gugus Tugas Covid -19 Garut, yang dianggap tidak peduli atas nasib seorang bayi yang diduga terkena dampak Penyebaran Virus Corona Disieases / Covid -19.

Saat ditemui dilingkup Setda diruangan Asisten Daerah I Kab. Garut, Mulyono Khadafi yang dikenal Mang Mul ini mempertanyakan, Mana Garut yang dikenal Kota Santri , Kota Ramah dan Sayang Anak, Bunda Berprestasi, ini sebuah kebobrokan kinerja Pemda Kab. Garut,.

BacaJuga :

Meriahkan Kebersamaan Syukuran Hajat Lembur ‘Sayuran Sauyunan’ di Desa Girimulya Kecamatan Pacet

Alusmanis 75 Rayakan 50 Tahun dengan Aksi Nyata Tanam Pohon di Bantaran Sungai Cipalih

27 Desa dan Kelurahan Ciamis Dapatkan Stimulus Anugerah Sri Baduga 2025, PPDI Apresiasi dengan Catatan Kritis

“Aku akan bongkar semua, karena ini urusannya nyawa orang, sumpah aku rela matipun dan mau dianggap apapun demi sebuah kata keadilan dan memperjuangkan hak dan nyawa orang,” ungkapnya sambil berlinang air mata.

Mulyono merasa tidak kuasa menahan penderitaan dan tidak ada keadilan yang dialami oleh satu keluarga AA, salah satu masyarakat Desa Situsaeur Kec. Karangpawitan Kab Garut yang terkena dampak langsung Covid -19. Berawal AA dinyatakan Pasien Covid -19 di rawat di RS MADINA saat ini Isolasi Mandiri diketahui milik Bupati Garut, sementara ibu bayi di Isolasi di RSUD yang melahirkan juga di isolasi diruang Puspa RSUD dr. Slamet Garut mendapat dampingan Tim Relawan Stop Corona dan Relawan Rumah Singgah Binaan Mulyono Khadafi bersama GAS – LSM FSMI Kab. Garut ini.

“Aku bisa bertahan jika yang aku tangani orang dewasa, soal yang aku tanggani saat ini anak bayi sejak kelahirannya bersama Relawan Rumah Singgah belum dikasih nama ini. Membuat aku bingung, sedih,…aku dibuat tidak berdaya karena anak ini nangis terus pasalnya bayi ini terpisah dari kedua orang tuanya, sementara Satuan Gugus Tugas Covid -19 Pemda Kab. Garut dalam penangan Covid -19 yang konon katanya Ratusan Miliyar Anggarannya mana bulsit. Aku bongkar kebobrokan semua ini, karena aku sudah cape dibolak balik aturan yang tidak jelas, aku hanya minta keadilan atas hak warga masyarakat yang diatur oleh Undang – Undang dan Standar Protokol kedaruratan Kesehatan, mana buktinya.. yang ada jadi ajang bancakan, ini urusan nyawa orang kok seperti dijual belikan Program, apalagi Dinsos masa anak bayi dikasih beras paket sembako, gila kan, aku coba ke perlindungan ibu dan anak harus kasih susu dan dot, aku butuh buat nenangin bayi saja begitu susah mana uang ratusan milyar tersebut, apa ini bukan sebuah kebobrokan?” paparnya kepada dejurnal.com, Kamis (11/6/2020).

Sementara Sekjen LSM FSMI Tedi Koswara didampingi dari Keluarga GAS Garut mengatakan di ruang yang sama bahwa dirinya sangat sedih dan miris melihat ini.

“Maaf kami sudah berusaha dengan baik tadinya anggaran bantuan yang buat kegiatan lembaga kami jika tidak ada kepedulian dari pemerintah atas korban Covid -19 ini, namun sayang anggaran tersebut sudah ada yang ambil bukan haknya, dan kami juga dalam kesempatan ini juga meminta hak kami dan pelurusan dari Pak Asda I untuk berkordinasi dengan Kesbangpol Pemda Kab. Garut, berdasarkan arahan dan petunjuk Pak Bupati, saya berharap semua ini harus menjadi pelajaran semua pihak, dan lebih peduli akan sesama, apalagi dalam kondisi sulit akibat Pandemi Covid -19 ” Ujarnya.

Asda I Nurdin Yana melihat kondisi yang ada langsung melakukan komunikasi dengan berbagai pihak RSUD dr. Slamet RS MADINA dengan Tim Gizi dari Dinas Kesehatan Kab. Garut, mempertemukan Pasutri Covid -18 dan Bayi. Dan akhirnya
Molyono yang begitu etika terhadap sikap Asda I, sambil teriak mengatakan Takbir akhirnya mulai tenang.

Sementara setelah ada pertemuan dan arahan serta petunjuk teknis, Sri Prihatini selaku Kasi Kesehatan Kekuarga dan Gizi Dinas Kesehatan Kab. Garut menjelaskan.

“Untuk kondisinya Alhamdulillah sih sudah sehat, mudah-mudahan seterusnya sehat kita tinggal menunggu hasil Swab-nya, Ibunya mudah-mudahan bisa isolasi di rumah secara baik untuk perawatan bayinya, nanti mudah-mudahan bisa ada yang membantu merawat dan kita nanti dari Puskesmas,” jelasnya.

Sri Prihatini menuturkann lebih lanjut bahwa pihaknya akan terus memantau, dan dengan adanya penjelasan dari semua pihak termasuk dari kita ( Dinkes ), dari Puskesmas juga.

“Mudah-mudahan ini tidak akan terjadi lagi karena yang namanya sakit kan siapa yang mau sih kalau kondisi seperti ini dan ini semuanya harus bisa menerima dengan baik,mudah-mudahan nanti masyarakat bisa menerima dengan baik karena apalagi hasilnya sekarang kan sudah negatif,” Lirihnya.

Mensoal apakah ini merupakan kelalaian dan ketidak pedulian Satgas Covid -19 Kab. Garut baik Puskesmas Kecamatan Karangpawitan, Sri mengatakan dengan pendek seolah enggan kasus ini melebar.

“Ya, sebetulnya kita harus memang kerja sama ya antara pemerintah dan masyarakat karena dengan kondisi seperti ini, bahwa masyarakat juga harus Pro aktif semuanya untuk mendukung program yang sudah dilaksanakan oleh pemerintah, sesuai undang undang kesehatan dengan kondisi seperti ini nanti semuanya cepat pulih, dukungan masyarakat yang kuat dengan protokol kesehatannya tetap terus dilaksanakan ini semuanya Insya Allah bisa berjalan dengan baik ” Pungkas Sri Prihatini Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinkes Kabupaten Garut.***Yohaness.

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Atasi Sampah, Ini Gagasan Sederhana Pemdes Kertajaya Namun Bermanfaat Bagi Lingkungan

Next Post

Pemdes Loji Simpenan Distribusikan Ratusan BST Pada Warga Penerima Manfaat

Related Posts

Pedagang Lokasana Pertanyakan Data Dishub, Klaim 299 Pengunjung Dinilai Tak Sesuai Fakta Lapangan
deNews

Pedagang Lokasana Pertanyakan Data Dishub, Klaim 299 Pengunjung Dinilai Tak Sesuai Fakta Lapangan

Senin, 5 Januari 2026
Kontroversi Gate Parkir Taman Lokasana, Dishub Ciamis Janji Evaluasi dan Cari Solusi Bersama Pedagang
deNews

Kontroversi Gate Parkir Taman Lokasana, Dishub Ciamis Janji Evaluasi dan Cari Solusi Bersama Pedagang

Senin, 5 Januari 2026
Budaya

Dalang Khanha Giri Harja 2 Putu di Bulan Perdana 2026 Baru Punya Tiga Agenda Manggung

Senin, 5 Januari 2026
Meriahkan Kebersamaan Syukuran Hajat Lembur ‘Sayuran Sauyunan’ di Desa Girimulya Kecamatan Pacet
deNews

Meriahkan Kebersamaan Syukuran Hajat Lembur ‘Sayuran Sauyunan’ di Desa Girimulya Kecamatan Pacet

Senin, 5 Januari 2026
Alusmanis 75 Rayakan 50 Tahun dengan Aksi Nyata Tanam Pohon di Bantaran Sungai Cipalih
deNews

Alusmanis 75 Rayakan 50 Tahun dengan Aksi Nyata Tanam Pohon di Bantaran Sungai Cipalih

Minggu, 4 Januari 2026
27 Desa dan Kelurahan Ciamis Dapatkan Stimulus Anugerah Sri Baduga 2025, PPDI Apresiasi dengan Catatan Kritis
GerbangDesa

27 Desa dan Kelurahan Ciamis Dapatkan Stimulus Anugerah Sri Baduga 2025, PPDI Apresiasi dengan Catatan Kritis

Minggu, 4 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Peternakan Ayam Manggis Tepis Tudingan Perusahaan Tak Salurkan CSR

Senin, 4 November 2019
Kolase : Pekerjaan Proyek Irigasi Cipalasari.

Hasil Uji Lab Pasir Merah Tak Bagus, Dinas PU Kabupaten Sukabumi Patut Evaluasi Proyek Irigasi Cipalasari

Rabu, 1 September 2021

KabarDaerah

Di Rapat Paripurna, DPRD Garut Tetapkan Peraturan tentang Kode Etik, Tata Beracara BK

Kamis, 6 November 2025
Foto : Ist/ Dedis Karyawan Pembuat Wa yang membuat gaduh di PHK telah di PHK

PT. PLN ULP Ciamis dan PT. Santosa Asih Jaya PHK Karyawan Indisipliner

Sabtu, 30 November 2024

Kades Berkah : Pengelola Curug Sentral Miliki Kewajiban Perlindungan Asuransi Terhadap Korban Remaja Tenggelam

Jumat, 12 Mei 2023

Ketua DPRD dan Ketua DPD PDIP Subang Mendoakan Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Cepat Terungkap

Rabu, 15 September 2021

H. Dedi Sutardi, Anggota DPRD Purwakarta Fraksi PKS Gelar Reses Masa Sidang III di Desa Payindangan

Sabtu, 20 Agustus 2022

Sedekah Bumi Kampung Cilodor Kabandungan, Sekda : Jaga dan Lestarikan Warisan Leluhur

Minggu, 20 April 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste