• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in GerbangDesa

Jalan Beres Tapi Kades Cimacan dan Camat Cipanas Enggan Beberes

bydejurnalcom
Rabu, 1 Juli 2020
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Sejatinya Dana Desa (DD) Cimacan Kecamatan Cipanas Tahun 2019 dicairkan pada bulan Mei 2020 bisa dinikmati masyarakat. Salahsatunya pembangunan jalan lingkungan di Kampung Lemah Duhur hingga kini belum ada titik terang padahal sudah beres. Baik Kades Cimacan maupun Camat Cipanas seolah tak mau beberes (membereskan, red) begitu disinggung mengenai hal itu.Sungguh ironis jika pembangunan jalan lingkungan yang sudah dinikmati masyarakat manfaatnya tapi masih terganjal penyaluran dananya. Sehingga kondisi tersebut mengakibatkan terkatung-katung tanpa adanya kepastian penyelesaian. Hal tersebut bertolak belakang dengan UU Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, jika Kepala Desa berkewajiban untuk menyelesaikan Permasalahan yang ada di wilayahnya. Sehingga posisinya yang cukup strategis tersebut tidak bisa lari dari tanggungjawabnya.Salahsatu tokoh masyarakat setempat yang enggan disebut namanya menyatakan keanehannya jika pemimpin yang baru terpilih secara demokratis tidak mau menyelesaikan permasalahan yang muncul sebelumnya. Mestinya perlu langkah tegas dan terarah dalam waktu cepat bukannya malah mengulur-ulur waktu.

“Dengan adanya pembangunan jalan lingkungan inikan otomatis dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat karena arus lalu lintas jadi lebih lancar dan aktivitas berjalan normal. Harusnya kondisi ini jadi perhatian dan dukungan serius dari pemerintahan desa bukannya malah tidak direspon dengan baik,” katanya.

Terpisah, Kades Cimacan Deden Ismail beralasan saat ini sedang disibukkan kegiatan lain sehingga belum fokus menyelesaikan hal tersebut. Ia berdalih hingga saat ini belum menemukan solusi yang efektif mengenai kondisi yang terjadi di lapangan berkaitan pembangunan jalan lingkungan itu. Namun pihaknya berjanji akan menyelesaikan dengan cara meminta keterangan sejumlah pihak serta tidak menutup kemungkinan untuk mengadakan musyawarah desa.
“Saat ini sedang sibuk dengan kegiatan lain tapi saya berjanji akan menyelesaikan masalah tersebut tapi mohon bersabar dulu karena mesti berhati-hati agar tidak menimbulkan masalah baru,” dalihnya tanpa memerinci
Begitu didesak mengenai kepastian nya karena problem tersebut sudah terjadi lama, mantan Ketua BPD ini hanya meminta publik jika nanti akan diberitahukan jadwal.
“Nanti akan di informasikan lagi. Memang iya pembangunan jalan itu ada dalam Perdes tapi inikan untuk proses cairnya dana tersebut mesti dikaji dulu, ” bebernya.

BacaJuga :

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Polres Subang Ungkap Ibu bunuh anak kandung

Sikap Deden tersebut rupanya mengundang protes dari mantan Kades sebelumnya Dadan Supriatna karena dianggap bertele-tele dan terlalu berlebihan. Sebab DD tahun 2019 itu sempat tertahan lalu prioritas pembangunan itukan untuk kepentingan masyarakat karena mendesak.
“Jika pembangunan sudah dinikmati masyarakat maka tidak ada alasan untuk tidak merealisasikan pencairannya karena itukan tercantum dalam APDES. Jadi tidak perlu naif dan bertele-tele juga menyikapi permasalahan semacam ini. Payung hukumnya sudah jelas dan itukan tinggal di musyawarahkan dengan komponen masyarakatnya,” ungkapnya.

Camat Cipanas, Latif Ridwan mengaku kerap kali berkomunikasi dengan Kades dalam konteks pembinaan. Tidak mudah untuk menyelesaikan kondisi yang terjadi karena harus ada pertemuan antara mantan Kades dan Kades sekarang. Ia menambahkan agar awak media tidak dulu menayangkan berita mengenai Permasalahan ini.
” Tolong agar ini jangan dulu di pubikasikan karena inikan tidak mudah solusinya. Coba bantu saya agar Mantan kades dan kades bertemu untuk membantu membereskan masalah ini,”bebernya.

Di tempat berbeda, Kepala Inspektorat Daerah (Irda) Arif Purnawan menjelaskan terkait Permasalahan yang ada di Desa Cimacan tidak bisa di intervensi pihak mana pun. Selebihnya kondisi yang ada harus diselesaikan dengan mengadakan musyawarah di wilayah tersebut.
“Ranah kita tidak masuk dalam persoalan yang ada di wilayah pemerintahan desa karena mekanismenya itukan bisa melalui musyawarah. Jadi tidak mungkin kita melakukan intervensi karena itu sama saja menyalahi perundang-undangan, ” tegasnya. (Rikky Yusup)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

BPNT Cianjur Diduga Jadi Lahan Bisnis Supplier

Next Post

Konsumsi Narkoba Anak Sekda Karawang Di bekuk Polisi

Related Posts

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan
deNews

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan

Sabtu, 21 Februari 2026
Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan
deNews

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

Sabtu, 21 Februari 2026
Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎
deNews

Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎

Jumat, 20 Februari 2026
deNews

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

Jumat, 20 Februari 2026
Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa
deNews

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Jumat, 20 Februari 2026
Polres Subang Ungkap  Ibu bunuh anak kandung
Hukum dan Kriminal

Polres Subang Ungkap Ibu bunuh anak kandung

Jumat, 20 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

FPPG Kecewa, Audiensi DPRD Terkait Zakat TPG Tak Dihadiri Disdik, Baznas dan BJB

Jumat, 21 Mei 2021
Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

KabarDaerah

Asda 1 Subang, Rahmat Efendi

Pilkades Serentak Subang Bakal Dilaksanakan 19 Desember 2021

Kamis, 15 Juli 2021

Kapolres Purwakarta : Operasi Yustisi Sasaran Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

Selasa, 15 September 2020

Upaya Tingkatkan IPM, DKKG Dorong Pemkab Garut Buat Perda Pemajuan Kebudayaan

Minggu, 7 November 2021

KPU Jabar Sosialiasi Pendidikan Pemilih Pilgub Jabar Bersama DPD XTC Jawa Barat di Garut

Minggu, 29 September 2024

Bisnis Videotron Muka Cianjur Diduga Rugikan Pengusaha Miliaran Rupiah

Senin, 2 November 2020
Camat Margahayu Taty Suharyati dan Kades Sukamenak Taufik.

Gedung UMKM dan Mini Soccer Desa Sukamenak Resmi Mulai Digunakan Per 1 Desember 2025

Minggu, 30 November 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste