• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Juli 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Regional

Ada Angka Tertentu Di Kemasan Bansosprov, Pemprov Jabar Dinilai Tidak Melek Politik

bydejurnalcom
Selasa, 20 Oktober 2020
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

dejurnal.com, Bandung –
Pendistribusian bantuan sosial (Bansos) dari Pemprov Jawa Barat ke masyarakat Kabupaten Bandung yang terdampak pandemi Coovid-19 menjadi persoalan. Pasalnya, kemasan atau pembungkus Bansos berisi paket sembako tersebut memuat angka tertentu yang dinilai cukup sensitif. Terlebih, pendistribusian Bansos tersebut dilakukan pada masa tahapan kampanye Pilkada Serentak 2020.

Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon NU Pasti Sabilulungan (Kurnia Agustina-Usman Sayogi), Cecep Suhendar menyayangkan langkah yang diambil Pemprov Jabar. Ia menilai Pemprov Jabar tidak melek politik.

“Dengan adanya konten numerik di kemasa Bansos tersebut tentu kami merasa dirugikan. Sangat disayangkan Pemprov Jabar tidak melek Pilkada,” ujar Cecep Suhendar saat dihubungi via telepon, Selasa (20/10/2020).

BacaJuga :

Dalih Tutup Pemberitaan, Empat Oknum yang Mengaku Wartawan Diciduk Satreskrim Polres Ciamis

Dua Orang Tersangka Dugaan Pengeroyokan di Kecamatan Cisurupan Berhasil Diamankan Sat Reskrim Polres Garut

Rampak Bedug Baregbeg Bawa Semangat Pelestarian Budaya di PORSADIN VIII

Dikatakan Cecep, segala bentuk simbol baik gambar, angka, atau bahkan yang lainnya yang menyangkut Pilkada akan menjadi sensitif. Cecep meyakini, seluruh tim pemenangan pasangan calon kepala daerah di 8 kota/kabupaten juga merasa dirugikan dengan pendistribusian Bansos tersebut dengan kemasan yang memuat numerik.

“Saya rasa bukan hanya di Kabupaten Bandung saja yang merasa dirugikan. Tim pemenagan di daerah lain pasti juga demikian (dirugikan). Apalagi Bansos ini fasilitas dari pemerintah yang memang dibutuhkan masyarakat di tengah pandemi,” kata dia.

Cecep sendiri tak mempermasalahkan masalah pendistribusian Bansos tersebut. Ia justru mendukung bahwa Bansos harus segera didistribusikan kepada warga Jawa Barat yang terdampak pandemi Covid-19. Namun, yang ia persoalkan adalah kemasan Bansos yang justru akan menguntungkan paslon tertentu.

“Kami meminta agar bungkus ditarik kembali dan diganti atau direvisi segera. Sekalian saat menarik pembungkus, distributornya harus menjelaskan secara rinci bahwa itu bukan dari paslon tertentu, tapi murni bantuan pemerintah. Kalau tidak direvisi atau ditarik kembali bungkusnya kami akan laporkan ke Bawaslu,” kata dia.

Sementara itu, Anggota Tim Pemenangan Pasangan Calon Dahsyat (Yena Iskandar Masoem-Atep), Hen Hen Asep Suhendar juga mengatakan hal yang senada. Ia menyebut Bansos tersebut sangat merugikan pasangan Dahsyat. Sebab, bisa jadi masyarakat di Kabupaten Bandung menerjemahkan Bansos tersebut berasal dari salah satu paslon.

“Bukan hanya menyayangkan, tapi menyesalkan sekali. Penggunaan numerik di bungkus Bansos juga kan sensitif sekali, apalagi ini masa tahapan kampanye. Bisa-bisa menguntungkan paslon lain,” kata dia.

Hen Hen meminta agar Pemprov Jawa Barat kembali menarik bungkus Bansos yang sudah terlanjur didistribusikan. Bansos yang belum didistribusikan, kata dia, sebaiknya diganti dengan bungkus yang baru dan tidak memunculkan keambiguan.

“Apalagi ada tulisan ‘Kita Pasti Menang’. Tujuannya apa? itu tidak etis sekali. Bansos memang harus didistribusikan. Tapi, kan, harus peka juga. Jangan pakai bungkus yang seperti itu. Untuk kata-katanya, kan, bisa disiasati dengan kata-kata lainnya,” kata dia.

Oleh sebab itu, Hen Hen akan segera mengkomunikasikan dengan Tim Pemenangan Dahsyat ihwal penemuan adanya Bansos yang dibungkus dengan konten-konten yang dinilai cukup sensitif itu.”Ini kami sedang rapat juga, akan segera dikomunikasikan untuk ambil sikap. Yang jelas, kami minta agar bungkus segera diganti,” kata Hen Hen.***di

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Pasangan NU Jadikan Sektor Pertanian 10 Program Prioritas

Next Post

Teh Nia Terus Ingatkan Masyarakat Patuh Jalankan Protokol Kesehatan

Related Posts

340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat
deNews

340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat

Minggu, 5 Juli 2026
Dukung Sensus Ekonomi 2026, Pemdes Dewasari Ajak Warga Berikan Data yang Akurat
deNews

Dukung Sensus Ekonomi 2026, Pemdes Dewasari Ajak Warga Berikan Data yang Akurat

Minggu, 5 Juli 2026
Bukan Sekadar Seremoni, Harlah FORMAGAT Hadirkan Solusi dan Pelayanan bagi Warga
deNews

Bukan Sekadar Seremoni, Harlah FORMAGAT Hadirkan Solusi dan Pelayanan bagi Warga

Sabtu, 4 Juli 2026
Dalih Tutup Pemberitaan, Empat Oknum yang Mengaku Wartawan Diciduk Satreskrim Polres Ciamis
deNews

Dalih Tutup Pemberitaan, Empat Oknum yang Mengaku Wartawan Diciduk Satreskrim Polres Ciamis

Sabtu, 4 Juli 2026
Dua Orang Tersangka Dugaan Pengeroyokan di Kecamatan Cisurupan Berhasil Diamankan Sat Reskrim Polres Garut
deNews

Dua Orang Tersangka Dugaan Pengeroyokan di Kecamatan Cisurupan Berhasil Diamankan Sat Reskrim Polres Garut

Sabtu, 4 Juli 2026
Rampak Bedug Baregbeg Bawa Semangat Pelestarian Budaya di PORSADIN VIII
deNews

Rampak Bedug Baregbeg Bawa Semangat Pelestarian Budaya di PORSADIN VIII

Sabtu, 4 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

Kades Cimaragas : Isu Penggerebegan dan Wanita Simpanan Tidak Benar !

Senin, 22 Juli 2019
Foto : Muswil VIII wilayah 16 RAPI Ciamis dan Bimbingan Organisasi di Aula gedung DPRD Ciamis. Sabtu (19/04/2025)

RAPI Ciamis Gelar Muswil VIII dan Bimbingan Organisasi: Perkuat Sinergi Komunikasi Darurat dan Sosial di Era Digital

Sabtu, 19 April 2025

Babak Baru PAN Ciamis, Komar Hermawan Mantapkan Konsolidasi, Bidik Peran Lebih Besar untuk Rakyat

Minggu, 21 Desember 2025
Spanduk Desa Sukaluyu yang menjadi pro dan kontra.

Tolak Minta Maaf Terkait Tulisan di Spanduk, Kades Sukaluyu : Itu Kampanye Lingkungan

Selasa, 27 April 2021

Hari Libur,Secara Humanis Dan Persuasif Petugas Gabungan Terus Gencar Gelar Operasi Yustisi

Minggu, 20 September 2020

385 Desa di Garut Telah Terima Dana Desa Tahap 1, Tercepat di Jawa Barat

Rabu, 2 April 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste