• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Selasa, Juni 23, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in OpiniKita

Pentingnya Jurnalisme Sains Ditengah Pandemi Covid-19

bydejurnalcom
Rabu, 10 Maret 2021
Reading Time: 3 mins read
ShareTweetSend

Oleh : H. RM. Riesta Yutaka, SH.

WABAH Pandemi COVID-19 telah menimbulkan dua bentuk perasaan atau ekstriminitas bathin yaitu Kecemasan dan Ketidakpedulian. Media massa yang mampu menjembatani antara kebijakan pemerintah dan sikap positif masyarakat di tengah pandemi yang masih terus memuncak, namun pemerintah seperti kehilangan arah dalam memilih medium komunikasi massa. Pemerintah memilih menggunakan “influencer” daripada media massa sebagai arus utama.

Sebagaimana disampaikan Juru Bicara Kepresidenan mengatakan aktor digital sebagai key opinion leaders merupakan aktor penting dalam masyarakat berjaringan di tengah perkembangan era transformasi dan demokrasi digital saat ini. Salah satu key opinion leader yang disebut adalah influencer.

BacaJuga :

Peringati Bulan Bung Karno, Rumah Juang dan Kelurahan Pataruman Gelar Donor Darah, Layanan Kesehatan Gratis, dan Adminduk untuk Masyarakat

Bupati Garut Terima Aspirasi LSM Libas, Tekankan Keseimbangan Antara Pembangunan dan Konservasi Lingkungan

Ekonomi Ciamis Tumbuh 5,37 Persen, 1.486 Petugas Sensus Turun ke Lapangan

Dalam konteks pemerintahan demokrasi, mengatakan kelas menengah yang aktif di dunia digital selalu dibutuhkan sebagai jembatan komunikasi kebijakan pemerintah dengan seluruh warga.
Penggunaan penggunaan media massa sebagai instrumen pemerintah dalam komunikasi massa, terutama untuk membangun kepercayaan terhadap kebijakan penanggulangan COVID-19.

Hemat penulis, media massa jauh lebih dapat dipercaya, dipertanggungjawabkan, dan mempunyai daya jangkau yang lebih luas dalam penyebaran pesan dibandingkan influencer. Selain itu, aspek keterbukaan data publik melalui media massa juga bisa menegaskan transparansi dari pemerintahan serta melihat pentingnya hubungan antar-muka media massa dan lembaga penelitian dalam jurnalisme sains.

Interaksi ini akan meningkatkan kredibilitas media massa dan membangun komunikasi sains dengan ruang publik, khususnya penanganan di tengah pandemi yang berbasis otoritas ilmiah.
Komunikasi massa di tengah munculnya media baru pun menjadi ajang pertarungan antara media massa arus utama dan media sosial.

Dalam lanskap media era internet, saluran komunikasi massa, seperti stasiun TV, radio, dan surat kabar, tidak lagi menjadi sumber informasi yang dominan untuk khalayak. Sebaliknya, khalayak sering menggunakan media sosial sebagai saluran media baru atau komunitas virtual untuk pertukaran informasi dan membangun hubungan. Peran influencer dengan menggunakan saluran media sosial dan menawarkan berbagai hal unik bagi pengguna media baru dan pengiklan sebagai pilihan informasi alternatif.

Sistem media telah berkembang dalam beberapa dekade terakhir. Hal itu menciptakan lebih banyak kesempatan bagi peneliti untuk memiliki pengalaman dengan jurnalisme. Keuntungan bagi jurnalisme sains. mengadaptasi komunikasi media menjadi penting bagi komunikasi dua arah. Ilmuwan menjadi lebih bersedia untuk berbicara, lebih siap untuk memenuhi tuntutan jurnalistik, dan tidak mudah tersinggung tentang penyederhanaan jurnalistik, rekontekstualisasi, dan bahkan ketidak akuratan dalam detail pemberitaan.

Ilmuwan perlu belajar untuk berinteraksi secara efisien dengan media. Hal  ini mungkin akan membuat  pekerjaan jurnalis sains lebih mudah dalam banyak hal. Wartawan dapat mengharapkan pengetahuan dan profesionalisme tingkat tinggi para peneliti sebagai sumber yang berharga untuk jurnalisme sains. Namun, sumber otoritas ilmiah juga mungkin menjadi lebih ahli dalam mengejar tujuan strategis dan meningkatkan kendali atas cakupan sains.

Akhirnya, penulis berharap tentunya jurnalisme sains agar mampu dan mau melihat ke belakang layar yang menghubungkan sains dan masyarakat sebagai peningkatan pendidikan publik.  Para jurnalis diharapkan dapat menjembatani komunikasi sains-publik sehingga jurnalisme sains mampu menerjemahkan bahasa sains yang kompleks, serta menjadi bahasa yang mudah dipahami masyarakat. Tentunya hal itu dilakukan dengan tetap menjaga akurasi substansi informasi agar dapat menjadi referensi pemerintah dalam mengambil kebijakan dan dalam meredakan kecemasan dan Ketidakpedulian publik.(*)

*) Penulis Ketua Komunitas BIRBAKUM, tinggal di Kabupaten Garut.

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Sosialisasi P4GN,Sekaligus Anggota Kodim Purwakarta Dites Urine

Next Post

Baznaz Garut Raih Penghargaan Dalam Acara BASS

Related Posts

SMK 1 Pasundan Garut: Pilihan Sekolah Ketika Tak Lolos PCMB, Ini Keunggulannya
deNews

SMK 1 Pasundan Garut: Pilihan Sekolah Ketika Tak Lolos PCMB, Ini Keunggulannya

Selasa, 23 Juni 2026
Direktur RSUD Ciamis Dorong Warga Aktif Jadi Peserta BPJS Kesehatan, Jangan Tunggu Sakit atau Program Bantuan
deNews

Direktur RSUD Ciamis Dorong Warga Aktif Jadi Peserta BPJS Kesehatan, Jangan Tunggu Sakit atau Program Bantuan

Selasa, 23 Juni 2026
Operasi Katarak Gratis HUT Ciamis ke-384, 108 Warga Kembali Melihat di RSUD Ciamis
deNews

Operasi Katarak Gratis HUT Ciamis ke-384, 108 Warga Kembali Melihat di RSUD Ciamis

Selasa, 23 Juni 2026
Peringati Bulan Bung Karno, Rumah Juang dan Kelurahan Pataruman Gelar Donor Darah, Layanan Kesehatan Gratis, dan Adminduk untuk Masyarakat
deNews

Peringati Bulan Bung Karno, Rumah Juang dan Kelurahan Pataruman Gelar Donor Darah, Layanan Kesehatan Gratis, dan Adminduk untuk Masyarakat

Selasa, 23 Juni 2026
Bupati Garut Terima Aspirasi LSM Libas, Tekankan Keseimbangan Antara Pembangunan dan Konservasi Lingkungan
deNews

Bupati Garut Terima Aspirasi LSM Libas, Tekankan Keseimbangan Antara Pembangunan dan Konservasi Lingkungan

Selasa, 23 Juni 2026
Ekonomi Ciamis Tumbuh 5,37 Persen, 1.486 Petugas Sensus Turun ke Lapangan
deNews

Ekonomi Ciamis Tumbuh 5,37 Persen, 1.486 Petugas Sensus Turun ke Lapangan

Selasa, 23 Juni 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019
Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

KabarDaerah

Berawal Saling Ejek di Medsos Berujung Tawuran di Subang, Satu Orang Tewas

Rabu, 17 September 2025

Deni Suherlan, Sekda Kabupaten Garut Meninggal Dunia di Rumah Dinasnya

Senin, 11 Mei 2020
Pembangunan Los sebanyak 14 unit yang dihentikan oleh UPT Wil. XIII Samarang.

Ada Pembangunan Los di Ruang Terbuka Hijau Pasar Wisata Samarang, “Proyek Siluman”?

Senin, 24 Mei 2021

Rombongan Touring Demokrasi KPU Jabar Disambut Hangat KPU Ciamis

Senin, 4 November 2024

Dishub Ciamis Percepat PAD Lewat Penertiban Jukir dan Pemanfaatan Aset Terbengkalai

Rabu, 7 Mei 2025

Jasa Tirta II Dukung Program Percepatan  Vaksinasi Bersama BUMN

Rabu, 14 April 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste