• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Maret 8, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Soroti Nasib Pekerja Saudi Asal Pameungpeuk, Ini Kata Aktifis Garut

bydejurnalcom
Rabu, 7 April 2021
Reading Time: 2 mins read
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Beberapa aktifis Garut bersuara memberikan tanggapan terkait adanya Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Pameungpeuk yang bekerja di Saudi dan sedang berharap uluran tangan dari Pemerintah Kabupaten Garut untuk bisa pulang kampung halamannya.

Salah satunya datang dari aktifis jurnalis Sitorus yang merasa jengah dengan tingkah laku pejabat publik di lingkup Pemda Kabupaten Garut, di saat kondisi warga masyarakatnya dalam kesulitan minta tolong selalu jadi alasan anggaran terbatas bahkan hampir habis tidak bisa bantu.

“Eh giliran untuk perjalanan dinas keluar provinsi ada, luar biasa ini, seolah tidak peduli atas apa yang terjadi dengan masyarakatnya, mau mati kelaparan sekalipun,” Tegasnya.

BacaJuga :

Kuasa Hukum YBHM, Dadan Nugraha : Klaim Kepemilikan Melalui Prosedur Administratif Tak Menghapus Status Wakaf

Polemik YBHM Garut : Kuasa Hukum Toni Kusmanto Tegaskan Kliennya Memperoleh Kepemilikan Tanah Melalui Prosedur Hukum yang Berlaku

Narasi Sengketa Wakaf YBHM Garut Dinilai Sarat Politisasi Serta Berpotensi Menjadi Isu SARA

Dikatakan Sitorus, sebagai masyarakat Garut dirinya sangat kecewa kepada Bupati Garut H. Rudy Gunawan SH., MH., MP., yang luar biasa hebat ketika teriak dan tegur keras Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) habis-habisan, seolah begitu bobrok kinerjanya.

“Faktanya saat ada warga kesulitan tidak peduli, malah lebih baik melakukan Perjalanan Dinas ke Bali bersama rombongan Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Garut, padahal saat ini masih dalam Pandemi Covid-19. Hebatkan, habisin aja buat jalan-jalan biarin warga masyarakat dalam kesulitan bahkan kelaparan juga, yang penting bisa jalan jalan dan sudah dua kali jadi Bupati,” Ungkapnya.

Sitorus mengatakan, ketika tahu ada warga Garut sebagai pekerja migran Indonesia di Saudi yang menerima tindak kekerasan dari majikannya hingga ngesot, harusnya Bupati langsung peka karena ini menyangkut nyawa.

“Bahkan pihak keluarga telah meminta bantuan untuk pemulangan kepada Pemkab Garut melalui Dinas Sosial, kendati dijawab dengan
minimnya anggaran sehingga bisa jadi tipis harapan untuk bisa minta tolong ke Pemkab Garut, apa harus minta tolong ke bupati kabupaten tetangga?” tuturnya.

Fakta seperti inilah, lanjut Sitorus, yang tidak bisa dipungkir, wajar dan pantas jika nanti ada mosi tidak percaya dari masyarakat, bahwa pejabat Garut hanya bisa untuk menghambur hamburkan uang negara. “Namun tidak peduli kondisi masyarakatnya,” Pungkasnya.

Hal senada datang dari Ketua Forum Pemuda Peduli Garut (FPPG) Asep Nurjaman yang menilai bahwa kepedulian Pemkab Garut terhadap pekerja migran indonesia (PMI) masihlah minim.

“Ini tercermin dari anggaran yang dialokasikan untuk perlindungan Pekerja Mirgan Indonesia (PMI) dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2021 sangat minim juga,” ujarnya.

Menurut Asep, Pemkab Garut masih setengah hati mengalokasikan anggaran untuk perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

“Alokasi yang ada di Dinas terkait terkesan hanya asal ada dananya dan hanya sekadar memenuhi kewajiban tanpa melihat proporsi,” kata Asep Nurjaman, Selasa (6/4/2021).

Menurut dia, minimnya anggaran perlindungan PMI di luar negeri dapat dilihat dari anggaran di Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Sosial Kabupaten Garut yang sangat minim sekali serta asal asalan dalam melindungi pekerja migran indonesia.

“Padahal secara faktual kasus pekerja ternyata banyak terjadi, dan ini menyangkut nyawa tentu harus ada perhatian serius dari pemerintah Kabupaten Garut,” pungkasnya.***Red

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: GarutpameungpeukPekerja Migran Indonesia
Previous Post

Temui Petani Ponorogo, Gubernur Khofifah Jelaskan Jatim Tak Perlu Beras Impor

Next Post

Pembina Perjuangan Ojeg Online Karawang Minta Pemkab Siapkan Regulasi Peluang Kerja

Related Posts

Kadispora Garut Asep Mulyana Apresiasi Giat Sosial KNPI Bersama Insan Pers
dePraja

Kadispora Garut Asep Mulyana Apresiasi Giat Sosial KNPI Bersama Insan Pers

Jumat, 6 Maret 2026
Bupati Garut Lantik Dua Kepala Dinas serta 40 ASN Dalam Jabatan Struktural dan Fungsional
dePraja

Bupati Garut Lantik Dua Kepala Dinas serta 40 ASN Dalam Jabatan Struktural dan Fungsional

Jumat, 20 Februari 2026
Pesisir Pantai Garut Ditetapkan Sebagai Kawasan Rawan Bencana Tsunami, Kalak BPBD : Upaya Mitigasi Aktif dan Berkelanjutan Terus Dilakukan
deNews

Pesisir Pantai Garut Ditetapkan Sebagai Kawasan Rawan Bencana Tsunami, Kalak BPBD : Upaya Mitigasi Aktif dan Berkelanjutan Terus Dilakukan

Rabu, 21 Januari 2026
Kuasa Hukum YBHM, Dadan Nugraha : Klaim Kepemilikan Melalui Prosedur Administratif Tak Menghapus Status Wakaf
deNews

Kuasa Hukum YBHM, Dadan Nugraha : Klaim Kepemilikan Melalui Prosedur Administratif Tak Menghapus Status Wakaf

Kamis, 15 Januari 2026
Polemik YBHM Garut : Kuasa Hukum Toni Kusmanto Tegaskan Kliennya Memperoleh Kepemilikan Tanah Melalui Prosedur Hukum yang Berlaku
deNews

Polemik YBHM Garut : Kuasa Hukum Toni Kusmanto Tegaskan Kliennya Memperoleh Kepemilikan Tanah Melalui Prosedur Hukum yang Berlaku

Kamis, 15 Januari 2026
Narasi Sengketa Wakaf YBHM Garut Dinilai Sarat Politisasi Serta Berpotensi Menjadi Isu SARA
deNews

Narasi Sengketa Wakaf YBHM Garut Dinilai Sarat Politisasi Serta Berpotensi Menjadi Isu SARA

Kamis, 15 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Quo Vadis Bupati Garut, Kadisdikmu Bikin Para Guru Meringis

Minggu, 2 Mei 2021

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

KabarDaerah

Kapolda Jabar dan Pangdam III/Siliwangi Kunjungi Keluarga Korban Ledakan di Cibalong Garut

Selasa, 13 Mei 2025

Tujuh Pasangan Mesum Diamankan Satpol PP Kabupaten Bandung Saat Berduaan di Kamar Hotel

Kamis, 13 Maret 2025

Sengketa Lahan Hambat Hak Belajar Siswa, Pemkab Garut Didesak Hadir Berikan Solusi

Senin, 12 Januari 2026

Bupati Rudy Perintahkan Satpol PP Berjaga Di Perbatasan Garut

Sabtu, 21 Maret 2020

Buntut Dugaan Penghinaan Terhadap Wartawan, Salah Satu Kabid Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Diadukan Ke Polisi

Rabu, 7 Oktober 2020

Warga Berhasil Gagalkan Upaya Pencurian Kendaraan R4, Polsek Banjarwangi Amankan Pelaku

Kamis, 3 April 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste