• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Februari 25, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in GerbangDesa

Rangkap Jabatan Sekmat Cugenang Jadi BPD Cibulakan Menuai Sorotan, Pemerhati : Tidak Etis !

bydejurnalcom
Kamis, 27 Mei 2021
Reading Time: 2 mins read
Rangkap Jabatan Sekmat Cugenang Jadi BPD Cibulakan Menuai Sorotan, Pemerhati : Tidak Etis !
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Jabatan Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Cugenang yang dipegang oleh Neng Didi menuai sorotan sejumlah kalangan. Pasalnya, saat bersamaan dirinya juga menduduki posisi BPD Cibulakan.

Celakanya Kepala Desa Cibulakan Baden Zaki Rahman merupakan kakak kandungnya sehingga berpotensi adanya konflik kepentingan.

Menurut pemerhati BPD, Solihin menyebutkan jika posisi BPD saat ini mempunyai tugas strategis selain menyalurkan aspirasi masyarakat juga pengawasan terhadap kinerja Kades. Belum lagi BPD juga memiliki posisi untuk melakukan fungsi kontrol dengan check and balances.

BacaJuga :

Tarling Perdana Ramadhan 2026, Bupati Herdiat Tegaskan Komitmen Sosial di Tengah Tantangan Anggaran

116 Personel Polres Purwakarta Jalani Tes Urine, Hasil Seluruhnya Negatif

PWI Pusat Buka Puasa Bersama Yatim Piatu, Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial

“Jadi BPD itu harusnya melakukan fungsi pengawasan serta menyalurkan aspirasi masyarakat sebagaimana diatur dalam UU Desa. Tentunya efektifitas kerjanya sangat menentukan maju mundurnya pemerintahan desa, ” ujar pria yang pernah menjadi BPD 3 periode ini.

Apa yang terjadi di Desa Cibulakan, sambung Solihin, sangat miris karena jabatan BPD yang dipegang Neng Didi saat ini juga bersamaan dengan posisinya sebagai Sekmat Cugenang. Bagaimanapun juga kondisinya ini berpotensi menimbulkan konflik kepentingan karena relasi kakak-adik yang notabene Kades-BPD dan Kades-Sekmat.

“Kesimpulan nya tidak etis aja jika BPD dan Sekmat itu adik terus kakaknya Kades. Sekmat itu mempunyai tugas eveluasi sekaligus supervisi mengenai pengelolaan dana desa dan lainnya. Disisi lain juga seorang adik pasti akan melindungi kakak sebagai bagian dinasti keluarganya. Lalu neng didi itu keterwakilannya mewakili apa saat ini apakah birokrat atau masyarakat, bukankah jabatan seseorang melekat ketika membaur dalam dinamika masyarakat, ” tukasnya saat ditemui di kediamannya, Kamis (26/05/2021).

Terpisah dihubungi melalui sambungan telepon, Neng Didi berkilah jika dirinya bersikap profesional dalam mengemban tugas BPD Cibulakan sekaligus Sekmat Cugenang kendati ada hubungan darah dengan Kakak kandungnya sebagai Kades. Ia juga mengaku tidak ambil pusing dengan pihak tertentu yang menuduhnya mengendalikan Kades.

“Saya ini perwakilan warga mewakili kadus 3 karena tidak ada yang mendaftar waktu itu walaupun tahu Kakak saya sudah jadi Kades. Motivasi saya untuk membangun Desa Cibulakan. Tugas pembinaan kecamatan ke desa tidak ada hambatan sama sekali. Begitupun dengan posisi saya sebagai BPD karena saya anggota dan menolak jadi Ketua walaupun pernah ditawari, ” paparmya.

Ditemui di ruang kerjanya, Kades Cibulakan Baden Zaki Rahman membenarkan jika dirinya belum berpengalaman dalam pemerintahan. Sehingga tidak berlebihan jika dirinya mempersilahkan adiknya untuk menjadi anggota BPD.

“Apa yang saya lakukan itu jalan lurus karena saya memang betul belum berpengalaman dalam pemerintahan. Apa salahnya kalau emang adik saya memberikan arahan yang benar kepada saya, ” dalihnya seraya menyebut jika dirinya mengaku tak ada konflik kepentingan dengan posisi adiknya saat ini.

Di tempat berbeda, salah seorang warga yang enggan disebut namanya mengaku heran kenapa orang yang belum berpengalaman dicalonkan jadi Kades. Kondisi tersebut jelas mengundang pihak lain untuk masuk mengendalikan agenda pemerintahan desa.

“Sudah bukan rahasia umum lagi jika posisi Neng Didi itu sangat beperan penting di pemerintah Desa Cibulakan. Kalau masyarakat ditanya, saya yakin jawaban nya sama kenapa Kades yang belum berpengalam harus dicalonkan dulunya. Kalaupun masyarakat diam karena mungkin takut aja sebab posisi adik kakak itukan strategis. Takut atuh kalau kritik nanti dikira mau menjatuhkan,,” timpalnya.***Rik/Arkam

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Pembangunan 14 Kios Pasar Wisata Samarang Tak Berijin, Camat : Ya.. Kita Kecolongan

Next Post

Danrem 062/Tn Ikuti Rakornis TMMD ke 111 Melalui Vidcon

Related Posts

Kapolda Jabar Terbitkan Maklumat Larangan Petasan hingga Sahur on the Road Selama Bulan Ramadhan 14447
deNews

Kapolda Jabar Terbitkan Maklumat Larangan Petasan hingga Sahur on the Road Selama Bulan Ramadhan 14447

Rabu, 25 Februari 2026
Ribuan SIM Card dan 55 Ponsel Disita Polda Jabar Dalam Pengungkapan Promosi Judol
deNews

Ribuan SIM Card dan 55 Ponsel Disita Polda Jabar Dalam Pengungkapan Promosi Judol

Rabu, 25 Februari 2026
Siswa Siswi SMPN 1 dan SMAN 10 Mulai Masuk Sekolah, Polsek Leuwigoong Siaga Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Lancar dan Aman di Jam Rawan
deNews

Siswa Siswi SMPN 1 dan SMAN 10 Mulai Masuk Sekolah, Polsek Leuwigoong Siaga Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Lancar dan Aman di Jam Rawan

Selasa, 24 Februari 2026
Tarling Perdana Ramadhan 2026, Bupati Herdiat Tegaskan Komitmen Sosial di Tengah Tantangan Anggaran
deNews

Tarling Perdana Ramadhan 2026, Bupati Herdiat Tegaskan Komitmen Sosial di Tengah Tantangan Anggaran

Senin, 23 Februari 2026
116 Personel Polres Purwakarta Jalani Tes Urine, Hasil Seluruhnya Negatif
Hukum dan Kriminal

116 Personel Polres Purwakarta Jalani Tes Urine, Hasil Seluruhnya Negatif

Senin, 23 Februari 2026
PWI Pusat Buka Puasa Bersama Yatim Piatu, Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial
Nasional

PWI Pusat Buka Puasa Bersama Yatim Piatu, Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial

Senin, 23 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

Jadi Inspektur Upacara, Bupati Marwan Mohon Maaf Atas Kekurangan dan Kekhilafan Selama Memimpin Kabupaten Sukabumi

Selasa, 18 Februari 2025

Kobarkan Semangat, Dahana Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-97

Selasa, 28 Oktober 2025

Makam Astana Gede “Tunggul Rahayu ” Purwakarta Dijadikan Percontohan Untuk Kabupaten Bandung Barat

Jumat, 5 Juni 2020

EP Guru Madrasah Kena Kasus Cabul, Orang Yang Kenal Seakan Tak Percaya

Kamis, 28 Mei 2020

Terkait Penambahan TPS, KPU Kabupaten Bandung Minta Anggaran Pilkada Ditambah

Jumat, 19 Juni 2020

Petugas Gabungan Sosialisasikan Penerapan PPKM Darurat di Purwakarta

Jumat, 2 Juli 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste