• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Januari 11, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in GerbangDesa

Rangkap Jabatan Sekmat Cugenang Jadi BPD Cibulakan Menuai Sorotan, Pemerhati : Tidak Etis !

bydejurnalcom
Kamis, 27 Mei 2021
Reading Time: 2 mins read
Rangkap Jabatan Sekmat Cugenang Jadi BPD Cibulakan Menuai Sorotan, Pemerhati : Tidak Etis !
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Jabatan Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Cugenang yang dipegang oleh Neng Didi menuai sorotan sejumlah kalangan. Pasalnya, saat bersamaan dirinya juga menduduki posisi BPD Cibulakan.

Celakanya Kepala Desa Cibulakan Baden Zaki Rahman merupakan kakak kandungnya sehingga berpotensi adanya konflik kepentingan.

Menurut pemerhati BPD, Solihin menyebutkan jika posisi BPD saat ini mempunyai tugas strategis selain menyalurkan aspirasi masyarakat juga pengawasan terhadap kinerja Kades. Belum lagi BPD juga memiliki posisi untuk melakukan fungsi kontrol dengan check and balances.

BacaJuga :

Beres Raih S.I.Kom di UNPAD Dalang Khanha Ingin Terus Lestarikan dan Kembangkan Wayang Golek

Awal Tahun, FORKI Ciamis Gelar Satria Galuh Karate Open 2026 di GGT

Matangkan Rencana Peringatan HPN dan Seminar Jurnalis Anti Korupsi, JPJ Tancap Gas di Awal Tahun 2026

“Jadi BPD itu harusnya melakukan fungsi pengawasan serta menyalurkan aspirasi masyarakat sebagaimana diatur dalam UU Desa. Tentunya efektifitas kerjanya sangat menentukan maju mundurnya pemerintahan desa, ” ujar pria yang pernah menjadi BPD 3 periode ini.

Apa yang terjadi di Desa Cibulakan, sambung Solihin, sangat miris karena jabatan BPD yang dipegang Neng Didi saat ini juga bersamaan dengan posisinya sebagai Sekmat Cugenang. Bagaimanapun juga kondisinya ini berpotensi menimbulkan konflik kepentingan karena relasi kakak-adik yang notabene Kades-BPD dan Kades-Sekmat.

“Kesimpulan nya tidak etis aja jika BPD dan Sekmat itu adik terus kakaknya Kades. Sekmat itu mempunyai tugas eveluasi sekaligus supervisi mengenai pengelolaan dana desa dan lainnya. Disisi lain juga seorang adik pasti akan melindungi kakak sebagai bagian dinasti keluarganya. Lalu neng didi itu keterwakilannya mewakili apa saat ini apakah birokrat atau masyarakat, bukankah jabatan seseorang melekat ketika membaur dalam dinamika masyarakat, ” tukasnya saat ditemui di kediamannya, Kamis (26/05/2021).

Terpisah dihubungi melalui sambungan telepon, Neng Didi berkilah jika dirinya bersikap profesional dalam mengemban tugas BPD Cibulakan sekaligus Sekmat Cugenang kendati ada hubungan darah dengan Kakak kandungnya sebagai Kades. Ia juga mengaku tidak ambil pusing dengan pihak tertentu yang menuduhnya mengendalikan Kades.

“Saya ini perwakilan warga mewakili kadus 3 karena tidak ada yang mendaftar waktu itu walaupun tahu Kakak saya sudah jadi Kades. Motivasi saya untuk membangun Desa Cibulakan. Tugas pembinaan kecamatan ke desa tidak ada hambatan sama sekali. Begitupun dengan posisi saya sebagai BPD karena saya anggota dan menolak jadi Ketua walaupun pernah ditawari, ” paparmya.

Ditemui di ruang kerjanya, Kades Cibulakan Baden Zaki Rahman membenarkan jika dirinya belum berpengalaman dalam pemerintahan. Sehingga tidak berlebihan jika dirinya mempersilahkan adiknya untuk menjadi anggota BPD.

“Apa yang saya lakukan itu jalan lurus karena saya memang betul belum berpengalaman dalam pemerintahan. Apa salahnya kalau emang adik saya memberikan arahan yang benar kepada saya, ” dalihnya seraya menyebut jika dirinya mengaku tak ada konflik kepentingan dengan posisi adiknya saat ini.

Di tempat berbeda, salah seorang warga yang enggan disebut namanya mengaku heran kenapa orang yang belum berpengalaman dicalonkan jadi Kades. Kondisi tersebut jelas mengundang pihak lain untuk masuk mengendalikan agenda pemerintahan desa.

“Sudah bukan rahasia umum lagi jika posisi Neng Didi itu sangat beperan penting di pemerintah Desa Cibulakan. Kalau masyarakat ditanya, saya yakin jawaban nya sama kenapa Kades yang belum berpengalam harus dicalonkan dulunya. Kalaupun masyarakat diam karena mungkin takut aja sebab posisi adik kakak itukan strategis. Takut atuh kalau kritik nanti dikira mau menjatuhkan,,” timpalnya.***Rik/Arkam

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Pembangunan 14 Kios Pasar Wisata Samarang Tak Berijin, Camat : Ya.. Kita Kecolongan

Next Post

Danrem 062/Tn Ikuti Rakornis TMMD ke 111 Melalui Vidcon

Related Posts

Dana Hibah Kepemudaan Rp6,2 Miliar Dispora Garut Disorot GIPS, Kepemimpinan Plt Dinilai Rawan Tata Kelola.
deNews

Dana Hibah Kepemudaan Rp6,2 Miliar Dispora Garut Disorot GIPS, Kepemimpinan Plt Dinilai Rawan Tata Kelola.

Minggu, 11 Januari 2026
Kritik Keras Pembangunan Gedung KDMP di Lapangan Sepak Bola Sutawangi, Kebijakan yang Menuai Kontroversi
OpiniKita

Kritik Keras Pembangunan Gedung KDMP di Lapangan Sepak Bola Sutawangi, Kebijakan yang Menuai Kontroversi

Sabtu, 10 Januari 2026
Orientasi BUMDes untuk Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Kades Marteng Asep Zaenal : Jika Ada Untung  itu  Bonus
deNews

Orientasi BUMDes untuk Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Kades Marteng Asep Zaenal : Jika Ada Untung itu Bonus

Sabtu, 10 Januari 2026
Beres Raih S.I.Kom di UNPAD Dalang Khanha Ingin Terus Lestarikan dan Kembangkan Wayang Golek
deNews

Beres Raih S.I.Kom di UNPAD Dalang Khanha Ingin Terus Lestarikan dan Kembangkan Wayang Golek

Sabtu, 10 Januari 2026
deNews

Awal Tahun, FORKI Ciamis Gelar Satria Galuh Karate Open 2026 di GGT

Sabtu, 10 Januari 2026
Matangkan Rencana Peringatan HPN dan Seminar Jurnalis Anti Korupsi, JPJ Tancap Gas di Awal Tahun 2026
deNews

Matangkan Rencana Peringatan HPN dan Seminar Jurnalis Anti Korupsi, JPJ Tancap Gas di Awal Tahun 2026

Sabtu, 10 Januari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Resonansi : Tak Ada Pemotongan TPG, Betapa Bahagianya Para Guru

Kamis, 1 Juli 2021

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

Bupati dan Wabup Garut Menerima Kunjungan Wamendagri Terkait Penataan Humanis PKL

Jumat, 21 Maret 2025
Hajat Lembur, tradisi menyambut musim hujan di Desa Sukanagara.

Potensi Seni dan Budaya Desa Sukanagara Perlu Dikembangkan

Jumat, 6 November 2020

Caringin Jadi Tuan Rumah Peringatan HUT Perhubungan Nasional dan Menara Suar Garut

Jumat, 26 September 2025

Upaya Penguatan Kapasitas UMKM di Tiga Desa PT Geo Dipa Energi Gelar Pelatihan

Selasa, 1 Juni 2021

Terkait CSR Peternakan Ayam Manggis, Tak Seorang Pun Mengaku Terima Signifikan

Sabtu, 9 November 2019

SMSI Indramayu Gelar Lokakarya “Kebijakan Pemerintah Terhadap Media Siber”

Minggu, 12 Februari 2023

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste