• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in dePraja

Telaah Kritis 100 Hari Lebih Kinerja Sekda Garut, Ini Kata Praktisi Pendidikan

bydejurnalcom
Jumat, 18 Juni 2021
Reading Time: 3 mins read
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, H. Nurdin Yana. (Foto : Undang/dejurnal.com).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, H. Nurdin Yana. (Foto : Undang/dejurnal.com).

ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Salah satu
Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Garut yang juga Dosen STIE Yasa Anggana, Susilawati, SPd, MPd menilai secara pribadi selama 100 hari lebih kinerja Sekda Garut sudah terlihat.

“Karena memang orangnya jiwa bekerja dan punya konsep, dan pak Sekda sekarang tidak jaga imej tetep seperti dulu, masih menyapa kalau ketemu dengan yang sudah kenal, orangnya kalau ada undangan selalu hadir dan memposisikan diri jadi pelayan masyarakat,” ungkap wanita yang lebih dikenal dengan panggilan Susi Sabion.

Sementara berkaitan Dewan Pendidikan, Susi mengungkapkan Sekda selama 100 hari ini melakukan sinergi utamanya dalam upaya peningkatan Pendidikan di Kabupaten Garut . “Alhamdullah bersinergi untuk berdiskusi IPM Garut ke depan agar meningkat,” ujarnya.

BacaJuga :

Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Menurut wanita pemegang salah satu Komisaris di PT. Sabion Multi Karya yang bergerak di bidang jasa dan ketenagalistrikan, berpendapat bahwa Nurdin Yana layak jadi Sekda dan pilihan yang tepat saat Garut dalam situasi pandemi covid-19.

“Beliau (Sekda) selalu hadir di berbagai acara, insya allah Sekda dibawah pimpinan H. Nurdin Yana bisa peka terhadap permasalahan yang ada di kabupaten Garut,” ujarnya.

Susi mengatakan, Sekda sekarang harus fokus terhadap tupoksinya dan tidak tergiur dengan hingar bingar politik di tahun mendatang.

“Sehingga problem yang timbul bisa dicarikan solusi jangan lamabat, persoalan di Garut banyak, jangann sampai berhenti di tengah, jabatan sekda sangat strategis untuk garut lebih baik,” ucapnya.

Kekhawatiran Susi, jika Sekda terganggu syahwat politik tentu akan mengganggu kondusifitas politik di Kabupaten Garut.

“Justru itu kalau Sekda sudah tertular syahwat politik, bakal tidak kondusif Garut, lauk buruk milu mijah ceuk sunda mah,” ujarnya sambil tertawa.

Di sisi lain, keberadaan Sekda sekarang harus netral dan fokus untuk peningkatan IPM kabupaten Garut yang jauh ketinggalan baik dari sisi ekonomi, pendidikan dan kesehatan.

“Dan Sekda harus mengayomi semua SKPD dengan tidak pandang bulu,” tandasnya.

Susi menghimbau, biar tidak timbul konflik dari sekarang, Sekda harus diberi masukan dari warga Garut, masukan dari berbagi elemen dan masukan dari siapapun untuk Garut lebih baik.

“Kalau sudah melenceng dari fungsi dan tugas Sekda, kan repot,” pungkasnya.

Pandangan berbeda datang dari Ketua Serikat Guru Indonesia (SEGI) Kabupaten Garut, Dr. Apar Rustam Efendi, yang menilai dalam kurun waktu 100 hari lebih kinerja Sekda Garut, kurang respon cepat terhadap dugaan penyalahgunaan wewenang pejabat Dinas Pendidikan.

“Kebetulan dalam 100 hari kerja ini, kita sedang menyoroti kinerja pejabat Dinas Pendidikan, ya kasuistik saja menilai,” ujarnya.

Menurut Ketua Segi Garut, Sekda pejabat tertinggi ASN, ketika ramai terkait pemotongan zakat TPG, ada dugaan penyalahgunaan wewenang pejabat Disdik, Sekda Garut mestinya merespon cepat.

“Dari awal muncul isu potongan zakat TPG sampai pada pasca audiensi Segi, ini kan sudah terang benderang,” paparnya.

Ditambah, lanjut Apar, telah nyata ada guru yang memberikan kesaksian, dipotong tanpa pemberitahuan apalagi kesediaan atau kuasa pemotongan. “

“Sekda mestinya melakukan langkah klarifikasi diikuti penindakan sesuai amanat PP 11 tahun 2017 tentang disiplin ASN,” tandasnya.

Dalam hal ini, Ketua Segi mengkritisi kompetensi dasar penilaian terhadap Sekda dimana nilai kuantitatif yang diperoleh ketika seleksi musti dideskripsikan secara kualitiatif.

“Jika Anda menyimak video tentang komentar Sekda terhadap penetapan kuota PPPK Kabupaten Garut, ini menunjukkan kompetensinya,” cetusnya.

Intinya, lanjut Apar, dalam kurun waktu 100 hari lebih ini, kinerja Sekda kurang adaptif terhadap dinamika aturan kepegawaian. “Dan saya berharap, Sekda Garut bisa lebih memahami dinamika ini agar bisa bekerja lebih baik lagi,” pungkasnya.***Raesha

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

63 Warga Desa Nanjung Positif Covid-19, Kades : Jangan Kendor Jalankan Prokes

Next Post

Antusias Masyarakat Cikarang Timur Divaksinasi Relatif Tinggi

Related Posts

PT.Dahana Siap Produksi Bom BNT-250 Untuk TNI AU Siap Mengudara
Nasional

PT.Dahana Siap Produksi Bom BNT-250 Untuk TNI AU Siap Mengudara

Sabtu, 21 Februari 2026
Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan
deNews

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan

Sabtu, 21 Februari 2026
Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan
deNews

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

Sabtu, 21 Februari 2026
Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎
deNews

Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎

Jumat, 20 Februari 2026
deNews

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

Jumat, 20 Februari 2026
Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa
deNews

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Jumat, 20 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019

Cerita Warga : Situs Makam Tumenggung Ardikusumah di Garut Disebut Makam Astana Kalong

Jumat, 30 Juni 2023

KabarDaerah

Ini Pesan Asda I Kepada Kepala Dinas Pendidikan Garut di Gelaran Sertijab

Senin, 27 Desember 2021

Tamburagasana Galuh Komik Kompilasi Karya Guru Ciamis Pecahkan Rekor MURI

Minggu, 19 Juni 2022

Sitorus : Nurdin Yana “The God Father”, Pantas Jadi Sekda Garut

Minggu, 31 Januari 2021

Hari 8 PSBB Purwakarta, Penambahan Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19

Rabu, 13 Mei 2020

Garut Krisis Kepala Sekolah Dasar, Anggaran Buat Peningkatan SDM Minim?

Minggu, 3 Oktober 2021

Jasa Tirta II Purwakarta Gotong Royong Bersihkan Waduk Jatiluhur Dari Sampah Dan Eceng Gondok

Kamis, 16 April 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste