• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Dikukuhkan Sebagai Warga Kehormatan PSHT Pusat Madiun, La Nyala Ajak Pendekar Silat Beri Kontribusi Bagu Indonesia

bydejurnalcom
Minggu, 17 Oktober 2021
Reading Time: 4 mins read
Dikukuhkan Sebagai Warga Kehormatan PSHT Pusat Madiun, La Nyala Ajak Pendekar Silat Beri Kontribusi Bagu Indonesia
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Madiun – Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti mengadakan kunjungan kerja ke Kota Madiun, Jawa Timur, Minggu (17/10/2021). Kehadiran La Nyalla juga didampingi Dr. Rizal E Halim yang merupakan Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN).

Tampak kehadiran 2 tokoh nasional tersebut disambut oleh Mas R. Murdjoko selaku Ketua Umum PSHT Pusat Madiun, H. Mas Issoebiantoro selaku Ketua Dewan Pusat PSHT Pusat Madiun, Walikota Madiun H. Maidi bersama H. Heri Wuryanto selaku Wakil Bupati Madiun serta AKBP Dewa Putu Eka Darmawan selaku Kapolres Kota Madiun serta Tono Suharyanto selaku Sekertaris umum PSHT Pusat Madiun/Ketua IPSI Kota Madiun.

Pada kesempatan itu Mas R. Murdjoko berharap kepada La Nyala Mataliti dan Rizal E Halim bersedia untuk menjadi dewan pembina PSHT Pusat Madiun. “Karena padatnya acara maka untuk Surat pengukuhan sebagai dewan pembina akan dikirim ke Jakarta,” jelas Mas R. Murdjoko.

BacaJuga :

UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis

SELAMAT JALAN BANG RACHMAN S. HAKIM, NAMAMU MUNGKIN TELAH TIADA DI RUANG REDAKSI, TETAPI JEJAK PERJUANGANMU AKAN ABADI

Yudha Soroti 132 Ribu Peserta BPJS Garut Dinonaktifkan, Desak Perbaikan Data Sebelum Warga Miskin Jadi Korban

Sedangkan Dr Rizal E Helmi memaparkan bahwa pihaknya tetap Ingin Organisasi (PSHT) ini tetap eksis di pentas nasional dan internasional. “Dengan menanamkan nilai-nilai kebaikan yang telah di pupuk oleh pendiri PSHT dan harus kita teruskan dan kembangkan kedepannya,” harap Dr Rizal E Helmi.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Organisasi PSHT karena talah mengukuhkan dirinya menjadi warga kehormatan PSHT. “Kami akan berusaha untuk ikut membantu membesarkan Organisasi ini, akan selalu mendukung kegiatan Organisasi PSHT termasuk Program Walikota madiun untuk melaksanakan Konferensi Pencak silat seluruh dunia,” jelasnya.

Sedangkan dalam Orasi Wawasan Kebangsaan La Nyalla Mahmud Mattalitti memaparkan sejarah lahirnya PSHT yang sudah melahirkan para pendekar yang ikut berjuang untuk merintis kemerdekaan RI. “Para Pendekar PSHT ini mempunyai Sumbangaih yang sangat besar bagi Kemerdekaan RI,” katanya.

Lebih lanjut La Nyalla menjelaskan bahwa kata-kata bijak dan Falsafah PSHT mempunyai makna dalam kehidupan yang sangat dalam. “Maka kita harus tetap berpedoman pada Falsafah Para Pendiri PSHT terdahulu. Bahwa Sangat bangga menjadi Bagian Keluarga Besar Organisasi PSHT Pusat Madiun,” tambahnya.

La Nyalla juga menyampaikan beberapa hal yang menurutnya penting untuk diingat dan dihayati Warga PSHT. Pertama mengenai sejarah lahirnya PSHT. “Karena hanya dengan mengingat sejarah, kita akan tetap memiliki semangat juang dan dedikasi untuk kebesaran organisasi ini,” ujarnya.

PSHT tercatat berdiri tahun 1922. Tetapi, cikal bakal PSHT telah lahir sejak tahun 1903. Saat Ki Ageng Ngabehi Surodiwiryo meletakkan dasar gaya pencak silat Setia Hati di Kampung Tambak Gringsing, Surabaya.

Oleh muridnya, Ki Hajar Harjo Utomo, pencak silat itu diteruskan di Madiun pada tahun 1922 dengan mendirikan perguruan Pentjak Sport Club atau PSC, kemudian diganti nama menjadi Pemuda Sport Club, yang singkatannya juga sama, yaitu PSC. “Sebenarnya penggunaan nama Pemuda Sport Club adalah sebuah siasat saja. Untuk menghindari kecurigaan Penjajah Belanda saat itu, sehingga kata ‘Pentjak’ diganti dengan ‘Pemuda’,” kata La Nyalla.

Akhirnya, Ki Hajar Harjo Utomo leluasa mengajarkan ilmu bela diri kepada rakyat dan pemuda-pemuda di Madiun saat itu. Padahal, ilmu bela diri saat itu hanya bisa diajarkan kepada mereka yang berstatus bangsawan saja. “Sumbangsih luar biasa pendiri PSHT inilah yang melahirkan pendekar di kalangan rakyat kebanyakan dan merupakan cikal-bakal para pejuang kemerdekaan. Meskipun tujuan mulia itu harus ditebus dengan pengorbanan oleh Ki Hajar Harjo Utomo, yang ditangkap dan diasingkan Belanda ke Jember, kemudian dipindah ke Cipinang dan Padangpanjang,” tandasnya.

Dia juga menyampaikan beberapa hal yang menurutnya penting untuk diingat dan dihayati Warga PSHT. Pertama mengenai sejarah lahirnya PSHT. “Karena hanya dengan mengingat sejarah, kita akan tetap memiliki semangat juang dan dedikasi untuk kebesaran organisasi ini,” imbuhnya.

PSHT tercatat berdiri tahun 1922. Tetapi, cikal bakal PSHT telah lahir sejak tahun 1903. Saat Ki Ageng Ngabehi Surodiwiryo meletakkan dasar gaya pencak silat Setia Hati di Kampung Tambak Gringsing, Surabaya. Oleh muridnya, Ki Hajar Harjo Utomo, pencak silat itu diteruskan di Madiun pada tahun 1922 dengan mendirikan perguruan Pentjak Sport Club atau PSC, kemudian diganti nama menjadi Pemuda Sport Club, yang singkatannya juga sama, yaitu PSC.

“Sebenarnya penggunaan nama Pemuda Sport Club adalah sebuah siasat saja. Untuk menghindari kecurigaan Penjajah Belanda saat itu, sehingga kata ‘Pentjak’ diganti dengan ‘Pemuda’,” ujar La Nyalla.

Akhirnya, Ki Hajar Harjo Utomo leluasa mengajarkan ilmu bela diri kepada rakyat dan pemuda-pemuda di Madiun saat itu. Padahal, ilmu bela diri saat itu hanya bisa diajarkan kepada mereka yang berstatus bangsawan saja.

“Sumbangsih luar biasa pendiri PSHT inilah yang melahirkan pendekar di kalangan rakyat kebanyakan dan merupakan cikal-bakal para pejuang kemerdekaan. Meskipun tujuan mulia itu harus ditebus dengan pengorbanan oleh Ki Hajar Harjo Utomo, yang ditangkap dan diasingkan Belanda ke Jember, kemudian dipindah ke Cipinang dan Padangpanjang,” katanya.

Melihat sejarah panjang tersebut, lanjut LaNyalla, berarti PSHT telah memberi kontribusi penting bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia. Karena cikal-bakal pejuang perintis kemerdekaan bangsa ini, salah satunya adalah pendekar-pendekar PSHT, yang dididik langsung oleh pendiri PSHT, Ki Hajar Harjo Utomo. Hal kedua yang disampaikan LaNyalla adalah kebanggaan sebagai Warga PSHT. Karena tercatat memiliki 15 juta pengikut baik di Indonesia maupun di luar negeri.

“Ini menunjukkan bahwa PSHT sebuah perguruan yang sangat besar dan memiliki magnet yang sangat kuat sehingga banyak diminati dan diikuti oleh puluhan juta pengikut,” ungkapnya.

Poin ketiga, kata LaNyalla, PSHT dikenal memiliki banyak sekali falsafah kehidupan. Semuanya tertulis dalam kumpulan kalimat bijak Warga PSHT. Kalimat-kalimat tersebut, hingga hari ini, menjadi prinsip hidup setiap Warga PSHT secara turun temurun.

“Yang saya tahu, sedikitnya ada 30 kalimat bijak yang menjadi falsafah bagi Warga PSHT, dimana falsafah yang terkandung dalam kalimat-kalimat bijak tersebut, hingga kini masih menjadi pegangan dan diamalkan oleh Warga PSHT secara turun temurun. Ini harus terus dipegang teguh,” tegasnya.

Terakhir Senator asal Jawa Timur itu menyoroti dinamika organisasi, terutama menyangkut dualisme kepengurusan PSHT. LaNyalla meminta sebaiknya hal itu disikapi dengan dewasa dan pikiran yang jernih. “Jangan terbawa emosi. Karena kemarahan hanya akan merugikan kita sendiri. Yakin saja, bahwa kebenaran bisa disalahkan, tetapi kebenaran tidak akan bisa dikalahkan. Sejalan dengan ajaran luhur Warga PSHT, bahwa ‘Sing Resik, Uripe Bakal Mulyo’, atau yang bersih hidupnya akan mulia,” harapnya.***(Muh Nurcholis)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Pemkab Karawang Gelar Maulid Nabi Dipadukan Milad Karawang ke-400 Hijriyah

Next Post

Pelantikan DPD Himpunan HMP Garut Disaksikan Kepala Diskop UMKM

Related Posts

LT-3 Pramuka Kabupaten Bandung 2026, Saeful Bachri Tekankan Lima Pilar Pembentukan Karakter Penggalang
deNews

LT-3 Pramuka Kabupaten Bandung 2026, Saeful Bachri Tekankan Lima Pilar Pembentukan Karakter Penggalang

Jumat, 9 Oktober 2026
PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis,  Kesepakatan 10 Partai Dinanti
deNews

PKB Respons Positif Asep Rahmat Masuk Bursa Wabup Ciamis, Kesepakatan 10 Partai Dinanti

Jumat, 9 Oktober 2026
Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah  Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh
dehukum

Kepala KemenHAM Jabar Tegaskan Persyaratan Tempat Ibadah Cikopo Purwakarta Sudah Ditempuh

Jumat, 9 Oktober 2026
UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis
deNews

UPTD PPA Ciamis Hadir, Korban Kekerasan Bisa Mengadu Gratis

Jumat, 9 Oktober 2026
SELAMAT JALAN BANG RACHMAN S. HAKIM, NAMAMU MUNGKIN TELAH TIADA DI RUANG REDAKSI, TETAPI JEJAK PERJUANGANMU AKAN ABADI
deNews

SELAMAT JALAN BANG RACHMAN S. HAKIM, NAMAMU MUNGKIN TELAH TIADA DI RUANG REDAKSI, TETAPI JEJAK PERJUANGANMU AKAN ABADI

Jumat, 9 Oktober 2026
Yudha Soroti 132 Ribu Peserta BPJS Garut Dinonaktifkan, Desak Perbaikan Data Sebelum Warga Miskin Jadi Korban
deNews

Yudha Soroti 132 Ribu Peserta BPJS Garut Dinonaktifkan, Desak Perbaikan Data Sebelum Warga Miskin Jadi Korban

Jumat, 9 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019
Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

KabarDaerah

Ketua DPRD Kabupaten Bandung, H. Sugianto

Anggota DPRD Ikut Mendamping Cabup Kampanye Harus Kantongi Izin Cuti

Jumat, 16 Oktober 2020

Spirit Kemandirian Kartini Untuk Melanjutkan Purwakarta Istimewa

Rabu, 21 April 2021

Didi Sukardi Sponsori Gelaran Bola Volly Banjarsari

Minggu, 15 Mei 2022

Terima Keluhan Warga Terdampak Banjir Diduga Akibat Pembangunan Perumahan, Pemdes Ciheulang Gelar Musyawarah

Jumat, 23 Mei 2025
Foto : Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Tinjau Penyaluran MBG di SMAN 1 Ciamis. Senin (14/04/2025)

Nostalgia Saat Herdiat Tinjau Launching MBG SMAN 1

Senin, 14 April 2025
H. Yanto Setianto

Anggota Legislatif Harus Pisahkan Kepentingan DPRD Dengan Suksesi Cabup-Cawabup Pilkada

Rabu, 30 September 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste