Senin, 24 Juni 2024
BerandadeHumanitiDiinisiasi DKKG, Artis Komedi Paski Berikan Trauma Healing Bagi Anak Korban Banjir...

Diinisiasi DKKG, Artis Komedi Paski Berikan Trauma Healing Bagi Anak Korban Banjir Bandang Garut

Dejurnal.com, Garut – Ratusan anak-anak beserta orang tua korban banjir bandang Garut tertawa terbahak-terbahak dan terlihat ceria kembali ketika mendengarkan guyonan dan lawakan yang disampaikan artis dari Persatuan Artis Komedia Indonesia (Paski) Kabupaten Garut.

Acara yang diinisiasi Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut (DKKG) bersama Paski dan Barabaja untuk memberikan hiburan kepada anak-anak korban banjir bandang sebagai trauma healing, di Kp. Munjul, Sukawening.

Ketua Paski Kabupaten Garut, Nunuy Oke didampingi Ketua Barabaja, R. Mila mengatakan, dirinya bersama kawan-kawan artis komedi lain merasa bersyukur bisa menghibur anak-anak korban banjir bandang.

“Tidak mudah mengembalikan keceriaan anak-anak yang sempat trauma menghadapi musibah banjir, namun alhamdulillah dengan segala cara mereka akhirnya bisa tertawa,” ujarnya.

Menurut Nunuy, sebagai artis komedian pihaknya tidak bisa memberikan materi berlebih kepada para korban banjir seperti yang lain. “Namun mampu membuat anak-anak kembali ceria dan tertawa bagi kami itu lebih berharga dari materi,” ujarnya.

Sementara Ketua DKKG, H. Irwan Herdiansyah, SE menambahkan, trauma healing yang dilakukan rekan-rekan Paski merupakan sebuah bentuk budaya tanggung jawab masyarakat.

“Meringankan beban psikologis terhadap anak-anak korban banjir bandang pun merupakan bantuan berbentuk moril yang yang tak kalah penting dengan materi,” ujarnya.

Kang Jiwan, panggilan akrab Ketua DKKG berharap kegiatan ini bisa difasilitasi oleh pemerintah atau stake holder yang ada agar bisa terlaksana secara berkesinambungan sampai sotuasi dan kondisi pasca banjir tidak menjadi trauma yang berkepanjangan.

“Seniman dan budayawan Garut yang terakomodir di DKKG siap menjadi pelaku buat pemulihan trauma secara psikologis dengan suguhan suguhan hiburan melalui seni, tontontan yang menjadi tuntunan dan terdapat edukasi betapa pentingnya penerapan nilai budaya untuk mencegah terjadinya bencana,” terangnya.***Raesha

Lihat video terkait :

Anda bisa mengakses berita di Google News

Baca Juga

JANGAN LEWATKAN

TERPOPULER

TERKINI