• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Kamis, Mei 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Budaya

Jelang Nataru, 15 Persen Calon Pengunjung Agro Wisata PTPN VIII Batalkan Bokingan

bydejurnalcom
Kamis, 9 Desember 2021
Reading Time: 2 mins read
Jelang Nataru, 15 Persen Calon Pengunjung Agro Wisata PTPN VIII Batalkan Bokingan
ShareTweetSend

Dejurnal. com, Bandung – Hampir 15 Persen calon pengunjung argo wisata PTPN VIII terpaksa membatalkan kunjungannya, menjelang perayaan natal dan tahun baru (Nataru), padahal mereka sudah mem-booking jauh-jauh hari.

Menurut Asisten Kepala Bidang Pemasaran Agro Wisata PTPN VIII, Algi Lunardi, hal ini terjadi karena adanya aturan baru PPKM dari pemeritah menjelang Nataru.

“Mungkin karena mereka tahu dimedsos, membaca soal aturan baru Nataru dari pemerintah,” kata Algi, saat ditemui di Rancabali, Kabupaten Bandung, Rabu (8/12/2021).

BacaJuga :

Wisuda STIT Lakbok Dihadiri Wamenkop RI dan Sekda Ciamis, Lulusan Diminta Siap Bersaing

Serap Aspirasi Warga Mekarjaya, H. Imat Rohimat Fokus Dorong Air Bersih, PJU dan Pengelolaan Sampah

Karang Taruna Cihaurbeuti Digembleng Tata Boga, Dinsos Ciamis Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

Karena pembatalan kunjungan itu, kata Algi, terpkasa pihak pengelola agrowisata harus mengembalikan uang mereka.

“Pesanan menjelang nataru, rata-rata konsumen sudah booking satu bulan sebelumnya. Terpaksa mereka cansel karena ada batasan PPKM. Kita kembalikan uang mereka sesuai aturan,” kata Algi.

Jadi, tutur Algi, aturan PPKM menjelag nanaturu sangat berdampak bagi agro wisata..

“Seminggu lalu kita ada vidio konfrens atau zoom mething yang dibuka Gubernur Jabar Bapak RK (Ridwan Kamil), bersama semua pengelola tempat wisata, termasuk dengan aparat, yaitu terkait Inmendagri 62/63 yang dikhususkan menjelang nataru,” kata Algi.

Dalam zoom meething itu, tutur Algi, ada beberapa yang harus disosialisasikan.

“Ada beberapa perubahan aturan dari yang semula, sekarang diperketat lagi. Salah satunya penggunaan barkode peduli lindungi, karena hasil suvei beberapa pejabat pemerintah, itu hanya dipajang saja tidak digunakan secara maksimal. Ini nanti diedukasi oleh Satpol PP dan semua tempat wisata agar menggunakannya lebih baik lagi sebagai data base,” imbuhnya.

Untuk Nataru, ucap Algi, sudah ada Inmendagri, sehingga semua tempat wisata harus mengacu kepada Inmendagri tersehut. Dalam aturan itu sesuai kapasitas, yang diijinkan hanya 50 persen untuk penginapan dan kunjungan.

Menurutnya, di tempat agro wista PTPN VIII terdapat enam objek wisata. Yaitu Gunungmas, Rancabali, Malabar, Ciater, Sukawana dan Tenjoresmi Sukabumi.

Dari enam agro wisata itu, terdapat 103 unit fasilitas cottage atau penginapan dan satu kolam renang di Tirtakamira Malabar.

Dari enam tempat itu, pihak pengelola menargetkanh pendapatan pertahun sesuai RKP, diatas Rp 20 miliar. Namun munculnya pandemi, sangat berdampak terhadap pendapatan, sehingga target tidak tercapai. “Realisasinya dibawah RKP, yaitu hanya sekitar 60j persen,” aku Algi.

Algi mengemukakan, dari enam agrowisata PTPN VIII, yang paling potensial kunjungan wisatanya, yaitu Gunungnas, Puncak, Bogor.
Agro wisata ini selalu dipadati pengunjung karena letaknya yang strategis, dekat dengan Ibu Kota Jakarta atau Jabodetabek. “Kemudian suasananya ketika masuk puncak dari semula panas menjadi dingin, dan kita di sana juga punya potensi alam kebun teh. Dibanding kebun tehj yang lain, puncak punya kebun teh yang luas dan mempunyai daya tarik pengunjung,” kata Algi.

Namun, tambah Algi, dengan kondiai pandemi serta aturan pengetatan dari pemerintan, dampknya sangat terasa sekali.

“Jadi aturan PPKM yang sangat ketat itu sangat berdampak dan kalau dibuka sedikit saja itu bisa kelihatan kunjungan meningkat. Untuk nataru pengunjung yang sudah booking mereka membatalkan dan uangnya harus dikembalikan, pendapatan kita kan jadi hilang, kita rugi,” ujar dia.

Namun, ucap Algi, menghadapi nataru, pihaknya telah melakukan persiapan.

“Termasuk, agro wisata di PTPN VIII ini sudah mendapat sertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability) , kelebihannya kita menjual ke konsumen selain punya alam, juga sertifikat CHSE dari Sukopindo. Namun dalam situasa yang belum normal saat ini kita harus mematuhi aturan prokes, menggunakan masker menjaga jarak dan lainnya,” kata Algi. ***di

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Terbang ke Jakarta, Aliansi D’Ragam Desak Kementerian LH Usut Dugaan Alih Fungsi Lahan Penyebab Banjir Bandang

Next Post

Diterima Gakumdu Kementerian LH, Warga Garut Adukan Dugaan Tindak Pidana Lingkungan Hidup Penyebab Banjir Bandang

Related Posts

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan memimpin acara Sertijab sejumlah pejabat utama Polda Jabar dan pelantikan Kapolrestabes Bandung.
deNews

Kapolda Jabar Lantik Kapolrestabes Bandung Yang Baru, Soroti Dinamika Kota Bandung

Kamis, 21 Mei 2026
Dugaan Kegiatan Desa Tahun 2025 Belum Direalisasikan, Kecamatan Tunggu Hasil Audit Inspektorat
deNews

Dugaan Kegiatan Desa Tahun 2025 Belum Direalisasikan, Kecamatan Tunggu Hasil Audit Inspektorat

Rabu, 20 Mei 2026
AKM TK III Itwasda Polda Jabar, Kombes Pol. Dany Adhari Akbar, S.I.K., memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional THN 2026.
deNews

Polda Jabar Menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Semangat Persatuan dan Pengabdian Ditekankan

Rabu, 20 Mei 2026
Wisuda STIT Lakbok Dihadiri Wamenkop RI dan Sekda Ciamis, Lulusan Diminta Siap Bersaing
deNews

Wisuda STIT Lakbok Dihadiri Wamenkop RI dan Sekda Ciamis, Lulusan Diminta Siap Bersaing

Rabu, 20 Mei 2026
Serap Aspirasi Warga Mekarjaya, H. Imat Rohimat Fokus Dorong Air Bersih, PJU dan Pengelolaan Sampah
Legislator

Serap Aspirasi Warga Mekarjaya, H. Imat Rohimat Fokus Dorong Air Bersih, PJU dan Pengelolaan Sampah

Rabu, 20 Mei 2026
Karang Taruna Cihaurbeuti Digembleng Tata Boga, Dinsos Ciamis Dorong Kemandirian Ekonomi Desa
deNews

Karang Taruna Cihaurbeuti Digembleng Tata Boga, Dinsos Ciamis Dorong Kemandirian Ekonomi Desa

Rabu, 20 Mei 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

Dana CSR Perusahaan Kandang Ayam Manggis Kepada Warga Jamali Belum Signifikan?

Minggu, 3 November 2019

KabarDaerah

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Riki Ganesa (tengah).

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Riki Ganesa : Pembangunan Infrastruktur di Perbatasan Harus Gencar Dilakukan

Senin, 28 April 2025

Pencarian Korban Longsor Arjasari Dihentikan Setelah Sepekan Tak Ditemukan

Kamis, 11 Desember 2025

Seluruh Anggota Legislatif Serta Pegawai Sekretariat DPRD Garut Dirapid Test

Minggu, 17 Mei 2020

Bupati Ciamis Tindak Lanjut Dugaan Keracunan MBG di Kawali, Minta Pengawasan Dapur Lebih Ketat

Jumat, 3 Oktober 2025
Foto : Kepala UPTD Parkir Dishub Ciamis, Desi Iswandi bersama petugas di pintu parkir elektronik Foodcourt alun alun

RTP Alun-Alun Ciamis Resmi Dibuka, Sistem Parkir Elektronik Langsung Jadi Sorotan

Rabu, 16 April 2025

Bupati Garut Tunjuk Asisten Pemerintahan dan Kesra Jadi Plh Sekda

Selasa, 12 Mei 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste