• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

478 Jiwa Warga Kampung Cempaka Godog Terancam Bencana Longsor, Pemda Garut Diminta Gerak Cepat

bydejurnalcom
Minggu, 27 Maret 2022
Reading Time: 2 mins read
478 Jiwa Warga Kampung Cempaka Godog Terancam Bencana Longsor, Pemda Garut Diminta Gerak Cepat
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Sebuah tebing dengan ketinggian lebih kurang 10 meter di Kp. Cempaka RW 05 Desa Godog mengalami longsor, peristiwa lonsor ini terjadi pada hari Sabtu, 26 Maret 2022.

Kendati tidak ada korban jiwa dalam longsor ini namun membuat miris para penduduk Kp. Cempaka yang tinggal di bawah tebing sekitar 481 jiwa.

Pantauan dejurnal.com, tebing longsor yang diduga akibat intesitas curah hujan yang tinggi, nampak hadir di lokasi kejadian Petugas BPBD Garut, Forkopimcam Karangpawitan, dan Kepala Desa beserta jajarannya, Baguna PDIP serta warga masyarakat untuk sama-sama bergotong royong membersihkan longsoran yang menimpa rumah.

BacaJuga :

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Polres Subang Ungkap Ibu bunuh anak kandung

Kepala Desa Godog, Agus Komarudin memimpin kerja bakti dan membersihkan matrial bersama warga mengatakan tak ada korban jiwa dalam tebing longsor ini.

“Kami melakukan kerjabakti membersihkan matrial bekas longsoran yang menimpa rumah warga dibawah, saya selaku Kepala Desa, mengucapkan terima kasih kepada Pemda Garut atas perhatiannya dan bantuan disampaikan langsung kepada warga kami, melihat kondisi yang ada dilapangan saya selaku Kepala Desa Godog, berharap segera ada bantuan lain selain bahan sembako, karena Kampung Cempaka ini salah satu pemukiman yang begitu rawan longsor dan perlu diketahui bersama bahwa RW.05 ini ada sekitar 147 KK dengan jumlah jiwa sekitar 481 Jiwa ini hampir kondisinya sangat riskan,” Jelasnya.

Dikatakan Agus Komarudin, untuk hal ini sudah dilakukan assisment dari BPBD Garut, menindaklanjuti laporan dari kecamatan Karangpawitan, berdasarkan hasil asessement BPBD dari lapangan, kejadian bencana di wilayah kecamatan karangpawitan khususnya apa yang telah terjadi adanya kejadian Tanah longsor, tepatnya Pada hari Sabtu, 26 Maret 2022 pukul 06.30 WIB, Lokasi Kp. Campaka RT.01 dan 02 RW. 05 Desa Godog Kecamatan Karangpawitan. Titik Koordinat 7° 14′ 38. 71864″ LS 107° 57′ 35.67542″ BT.

“Hal tersebut diakibatkan oleh curah hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang dan kondisi tanah yang labil maka dibutuhkan penataan lingkungan baik itu Darinase, TPT, Jaling dan Permukiman yang sehat aman dan nyaman,” pungkasnya.

Sementara itu Koord. Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Godog (FKMPG) Sitorus yang berada di lokasi bencana dan Sovi Baguna PDIP mengatakan, emestinya Pemda Garut berkaca dari kejadian sekitar tahun 2016, bahwa pada saat itu terjadi bencana longsor bahkan menelan korban jiwa, jangan sampai ada korban jiwa dan terulang kembali.

“Jujur saya sangat terpukul dan sedih melihat kondisi anak – anak dan atas ketidak berdayaan warga masyarakat disana, dimana permukiman mereka sangat rawan bencana yang bisa mengancam keselamatan nyawa sekitar 174 KK atau 478 jiwa,” ujarnya.

Menurut Sitorus, Pemda Garut jangan diam diri, ia berharap Bupati dan Wakil Garut, Sekretaris Daerah, para Asisten dan SKPD terkait bekerjasama dengan DPRD untuk segera turun kelapangan dan melakukan ada upaya evakuasi warga mengingat saat ini begitu tinggi institas curah hujan, dimana kondisi permukiman ini diatas tebing dengan rata rata kemiringan 30-45 derajat dan curam labil.

Walau berdasarkan dari hasil asisment dari Petugas BPBD dilapangan tersebut, hanya 3 unit rumah terdampak bencana dengan ketinggian sekitar 15 meter lebar sekitar 10 meter, 1 unit rumah, atas nama Ating dimana dalam satu rumah tersebut ada 2 Kepala keluarga 6 jiwa, dan dua unit rumah terancam yaitu atas nama Apip dengan 2 Kepala keluarga dan 5 jiwa serta rumah atas nama Idad dengan 2 Kepala keluarga dengan 13 jiwa.

Padahal fakta dilokasi yang sama dan tidak masuk kedalam assisment ada beberapa rumah kondisinya menunjukan adanya pergerakan tanah sementara dibawahnya ada puluhan rumah, dan tidak jauh dilokasi kejadian tepatnya RT.01/RW 05 hal sama terjadi.

“Jika ini dibiarkan dan terjadinya intensitas hujan yang tinggi tentunya akan berdampak fatal, Pemda Kabupaten Garut bersama SKPD terkait, harus segera melakukan upaya bila perlu evakuasi warga sebelum timbul korban jiwa.***Red

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Polisi Terjun Ke Lapangan Cegah Tawuran Pelajar

Next Post

Melalui Aplikasi Zoom Meeting Polisi Resmikan Perbaikan Rutilahu di Sumedang

Related Posts

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan
deNews

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan

Sabtu, 21 Februari 2026
Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan
deNews

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

Sabtu, 21 Februari 2026
Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎
deNews

Bersama Polri, Aliansi Rumah Bersama Dukung Kedudukan Polri di Bawah Presiden ‎

Jumat, 20 Februari 2026
deNews

Ciamis Menata Masa Depan Pertanian, Kacang Tanah Jadi Komoditas Harapan Baru

Jumat, 20 Februari 2026
Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa
deNews

Ramadan Tak Menghalangi Layanan, Tim Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Rekam Warga Sakit dan Disabilitas di Tiga Desa

Jumat, 20 Februari 2026
Polres Subang Ungkap  Ibu bunuh anak kandung
Hukum dan Kriminal

Polres Subang Ungkap Ibu bunuh anak kandung

Jumat, 20 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Peternakan Ayam Manggis Terkesan Lalai Penetrasikan CSR, Senilai 4 M Pertahun?

Selasa, 5 November 2019

Dinas PU dan Pemborong Sepakat Pekerjaan Pakai Pasir Merah Dibongkar Serta Dibangun Ulang

Kamis, 2 September 2021

KabarDaerah

Ciamis Jadi Pilot Project Nasional Workshop Keluarga Sakinah Maslahat untuk Remaja Usia Nikah

Sabtu, 29 November 2025

YLBH-LSI Dukung Langkah APH Tuntaskan Perkara Dugaan Korupsi Para Pejabat Pemkab Garut

Minggu, 6 September 2020

Polsek Cibatu Kampanyekan Penggunaan Masker Kepada Masyarakat

Senin, 12 Oktober 2020

Petisi Mosi Tidak Percaya, Warga Desa Sindangraja Tuntut Kepala Desa Mundur

Minggu, 2 Mei 2021

Gugat Cerai Bupati Purwakarta Masuk Sidang Kelima

Rabu, 16 November 2022
Foto : Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Ciamis, Dadang Mulyatna

Volume Kendaraan Arus Balik Lebaran di Ciamis Menurun Signifikan pada Minggu Pagi

Minggu, 6 April 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste