• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deHumaniti

Peringati Hari Wayang Nasional 2022, 7 Dalang Tampil “Sajagat Sacarita” di Padepokan Giri Harja

bydejurnalcom
Sabtu, 5 November 2022
Reading Time: 3 mins read
Peringati Hari Wayang Nasional 2022, 7 Dalang Tampil “Sajagat Sacarita” di Padepokan Giri Harja
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – 7 dalang Kabupaten Bandung akan tampil dalam pagelaran wayang golek “Sajagat Sacarita” dalam rangka memperingati Hari Wayang Nasional 2022 di Padepokan Giri Harja Jelekong, Kabupaten Bandung pada Senin 7 November 2022 mendatang.

Ke-7 dalang tersebut Asep Sandi Kamajaya (Padepokan Girijinawi Raharja), Esa Wiasa Sunandar (Giri Pakuan), Adhi Konthea Ade Kosasih Sunarya ( Putu Giri Harja 2), Batara Sena Sunandar Sunarya (Sabda Palln Giri Harja 3), Waimiki Altaturaja Sunandar (Putu Giri Harja 3), Prajessa Kanthea Sunarya (putu Giri Harja 2), dan Cakra Adhi Sundaya (Padepokan Giri Jinawi Raharja).

Salah satu dalang yang akan tampil Asep Sandi Kamajaya menuturkan ke -7 dalang itu diambil dari 1 wilayah dan 2 kubu dari Giri Harja sebagian.

BacaJuga :

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

7 Pejabat Eselon II Dirotasi Ini Pesan Bupati Bandung

Rotasi dan Promosi 154 Pejabat di Lingkungan Pemkab Bandung Momentum Satu Tahun Pemerintahan Dadang Supritana- Ali Syakieb

“Tiga dalang petetan atau dalang cilik tampil siang hari yakni Prajessa Konthea, Batara Sena Sunarya, dan anak saya Cakra Adhi Sundana, ” kata Asep Sandi ketika ditemui di Padepokannya di Desa Sukamukti, Kecamatan Katapang.

Sedangkan pada malam harinya penampilan empat pedalang dewasa, yakni Asep Sandi Kamajaya, Esa Wiasa, Adhi Konthea, Batara Sena dan Waimika.

Menurut Asep berkolaborasi pula wayang golek dengan wayang kulit, “Tapi wayang kulit Priangan, bukan wayang kulit Jawa.
Ke empat dalang dalam satu garapan “sajagat sacarita”. Begitu pula dalang cilik setelah acara serimonial 3 dalang cilik akan tampil.

Cerita yang dibawakan ” Palagan di Gunung Maliawan” yang naskah dan sangitnya dibuat Asep Sandi.

“Konsep garapan, dan nayaganya juga dari padepokan Giri Jinawi Raharja. Latihan di Padepokan Giri Jinawi, ” ujarnya.

Asep Sandie mengaku, untuk garapan tersebut hanya memerlukan 2 kali latihan termasuk gladi bersih. “Karena dalang lebih komunikatif. Prem ada tapi yang namanya wayang main imajinasi tidak seperti krip sinetron baku. Justru kalau diplud sedemikian rupa justru karakter jiwa masing-masing tidak akan muncul.Tapi prem garis besar ceritanya tetap, kan menyesuaikan dengan gendinh
Kebetulan yang menata gendingnya pun saya, ” Imbuhnya.

Cerita Palagan di Gunung Mariawan yaitu, Gunung Maliawan itu tempat tapa Hanoman. Dalam epos Ramayana, Hanoman itu dipercaya menjaga arwah Dasamuka dan Indrajini yang disimpan di dalam cepuk di atas di kepalanya disambungkan ke jaman Maha Brata.

Walaupun epos itu keduanya tidak berkaitan tapi disambungkan, disesuaikan dengan sekarang dimana jaman sekarang intoleransi dan kesenjangan sosial terjadi.

Kesenjangan sosial karena selama suatu tahun pandemi Covid 19, kemudian sekarang anak-anak hampir 99 persen terbius gadget setiap hari anak-anak tiap hari terbius gidget mengikis pelajaran budi pekerti.

“Jadi diibaratkan Rahwana itu kan gambaran kejahatan, padahal dijaga oleh Hanoman tapi kejahatan masih tetap ada, apa lagi tidak dijaga, ” tutur Asep.

Ia melanjutkan, konflik cerita di Gunung Maliawan itu Batara Guru harus membunuh Hanoman. Barang siapa yang bisa membunuh Hanoman akan dianugrahi penghargaan.

Pagelaran malam hari dalang dewasa durasinya 3 jam. Direncanakan dari jam 9 malam. Tema untuk dalang cilik Krida Darma Wijaya, dalam artian krida itu sebuah perjuangan, dharma itu pengabdian, kesucian wijaya unggul. “Mudah-mudahan generasi sekarang bisa memperbaiki generasi ke belakang, dalam arti ke depannya harus lebih baik pengetahuan dan moralnya, ” tutup Asep Sandi. *** Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Apdesi Karangpawitan : Pelemparan Isu Pasca Islah Terindikasi Mau Memeras

Next Post

Desa Sukamulya Adakan Acara Ruatan Bumi Diwakili Dusun III

Related Posts

PT.Dahana Siap Produksi Bom BNT-250 Untuk TNI AU Siap Mengudara
Nasional

PT.Dahana Siap Produksi Bom BNT-250 Untuk TNI AU Siap Mengudara

Sabtu, 21 Februari 2026
Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan
deNews

Komplotan Curanmor dan Penadah Berhasil Diamankan Polsek Karangpawitan

Sabtu, 21 Februari 2026
Puluhan Ribu Keluarga Potensi Rentan Rawan Pangan Dapat Bantuan Beras dan Minyak dari CPPD Kabupaten  Bandung
deNews

Puluhan Ribu Keluarga Potensi Rentan Rawan Pangan Dapat Bantuan Beras dan Minyak dari CPPD Kabupaten Bandung

Sabtu, 21 Februari 2026
Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan
deNews

Korban Hanyut di Sungai Cimanuk Yang Berasal dari Muarasanding Telah Ditemukan Tim SAR Gabungan

Sabtu, 21 Februari 2026
Rotasi dan Promosi 154 Pejabat di Lingkungan Pemkab Bandung Momentum Satu Tahun Pemerintahan Dadang Supritana- Ali Syakieb
deNews

7 Pejabat Eselon II Dirotasi Ini Pesan Bupati Bandung

Jumat, 20 Februari 2026
Rotasi dan Promosi 154 Pejabat di Lingkungan Pemkab Bandung Momentum Satu Tahun Pemerintahan Dadang Supritana- Ali Syakieb
deNews

Rotasi dan Promosi 154 Pejabat di Lingkungan Pemkab Bandung Momentum Satu Tahun Pemerintahan Dadang Supritana- Ali Syakieb

Jumat, 20 Februari 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

FPPG Kecewa, Audiensi DPRD Terkait Zakat TPG Tak Dihadiri Disdik, Baznas dan BJB

Jumat, 21 Mei 2021

FPPG Tuding Potongan Massal Zakat TPG 2,5% Tanpa Persetujuan Muzaki, Sekda Garut : Saya Akan Tanya Kadisdik

Kamis, 29 April 2021

KabarDaerah

Kejari Garut Gelar Sidang Isbat, Legalkan Pernikahan 19 Pasangan Warga

Rabu, 22 Oktober 2025

Peresmian Klinik Utama Dr. H. Rotinsulu : Komitmen Pemerintah Tingkatkan Fasilitas Penguatan Layanan Kesehatan Garut

Kamis, 4 Desember 2025

Tinjau Lokasi Terdampak Bencana, Sekda Sukabumi Apresiasi Semangat Gotong Royong Warga

Sabtu, 19 April 2025

Pemkab Purwakarta Bantu Kepulangan PMI yang Mendapatkan Kekerasan Di Arab Saudi

Rabu, 5 Agustus 2020

Viral Jalan Rusak, Kades Handapherang Jelaskan Kendala Anggaran dan Skala Prioritas Pembangunan Desa

Senin, 12 Januari 2026

GAS Garut Pertanyakan Kinerja Panpilkades Loloskan Balon Kades Modal Ijazah Tak Jelas

Senin, 10 Mei 2021

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste