DeJurnal.com, Bandung – Kepala SMP Negeri 1 Solokanjeruk, H. Nana Sumarna, SPd, MM mengatakan selama dirinya menjabat sebagai kepala sekolah sejak tahun 2022 ada banyak hal yang telah dilakukan, utamanya mensinergikan para guru.
“Sinergi para pendidik di satuan pendidikan merupakan hal yang mutlak untuk dapat meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya.
Bagi Nana, SMPN 1 Solokanjeruk bukan sekolah baru baginya karena sebelum pindah ke SMPN Sukanegara Cianjur, dirinya pernah di Solokanjeruk. “Kebetulan juga saya juga orang sini,” ujarnya.
Menurut Rusmana, SMP Negeri 1 Solokanjeruk dengan jumlah siswa 1160 orang dan 33 rombongan belajar (rombel) merupakan sekolah golongan sedang.
“Sarana dan prasarana juga merupakan hal yang harus terperhatikan karena kualitas bangunan jika dipakai tentunya mengalami penurunan,” ujarnya.
Oleh karena itu update data di dapodik harus dilakukan rutin minimal per tiga bulan sekali karena jika tak terupdate di dapodik minim sekali untuk bisa mendapatkan anggaran peningkatan sarana dan prasarana.
Kendati demikian, lanjut Nana, ada hal yang bisa dilaksanakan oleh sekolah tanpa menunggu anggaran pemerintah. “Seperti pengecatan lapang basket, pembuatan 35 kran untuk wudhu anak-anak di masjid, itu bisa kita laksanakan dengan anggaran yang ada,” jelasnya.
Haji Nana berharap, SMP Negeri 1 Solokanjeruk bisa terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya sebagai satuan pendidkkan. “Ya salah satunya semua pendidik bersinergi dalam upaya meningkatkan mutu dan kualitas belajar mengajar,” pungkasnya. ***Deri Acong