Dejurnal. com, Bandung – Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang diperingati setiap tanggak 29 Mei, tahun 2023 ini merupakan yang ke 27.
Di moment ini, Indonesia Rmah Lansia Jawa Barat, khususnya pengelola sekolah lansia menyelenggarakannya di kabupaten Bandung, dengan menggelar wisuda sekolah lansia, di Gedong Budsya Soreang, Kamis (25/5/2023).
Prof.Dr.Tri Budi W Rahardjo, pengelola sekolah lansia Jawa Barat, Guru Besar Gerontologi didampingi Direktur Sekolah Lansia Dr. Susiana dan Ketua Lembaga Lanjut Usia (LLI) Kabupaten Bandung Bambang Budiharjo mengatakan ada 2.000
siswa sekolah lansia di Jawa Barat, yang diwisuda sekarang sekitar 198 orang.
“Saya rasa ini satu angka yang spektakuler untuk satu provinsi Jawa Barat. Di swluruh Indonesia ada 9.000 siswa sekolah lansia,” ujarnya Tri.
Dengan jumlah wisuda 200 orang siswa lansia, menurut Tri bisa menjadi percontohan untuk daerah lainnya.

Dr. Susiana Nugraha, Direktur Indonesia Ramah Lansia Jawa Barat mengatakan,
Kabupaten Bandung dan Bogor kebetulan sekolah lansianya telah menyelesaikan 1 paket kurikulum yang diselesaikan selama 12 bulan.
“Hari ini yang diwisuda dari Kabupaten Bandung sebanyak 119 lansia dan dari Bogor sebanyak 75 lansia, jadi totalnya sebanyak 198 lansia. Alhamdulillah karena kita lingkupnya se-Jawa Barat jadi sekalian kita merayakan HLUN untuk peserta lansia se-Jawa Bara kita sudah ada 44 sekolah lansia di 13 kabupaten, “” kata Susiana.
Susiana menambahkan, sebagai penyelenggara sekolah lansia, sebenarnya tujuan utama pihaknya menjadikan lansia SMART sehat, mandiri, aktif, produktif dan bermartabat melalui program-program yang diselenggarakan di Indonesia Ramah Lansia, salah satunya melalui sekolah lansia. Tema HLUN ke 27 tahun 2023 yakni
Lansia Terawat Indonesia Bermartabat.
Salah satu peserta wisuda sekolah lansia di Ciparay Kabupaten Bandung Ny Dewi ( 79 tahun) mengatakan. Ia diwisuda bareng dengan beberapa temannya.
Sebelum diwisuda, ia mengikuti sekolah selama 1 tahun. Materi yang didapat dari sekolah lansia dengan jadwal sebulan sekali ini berupa kerajiman tangan dan eduksi masalah kesehatan Lansia.***Sopandi