• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Juli 5, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Budaya

Ada Kampung Dayak di Jawa Barat, Warganya Tak Miliki KTP Namun Sangat Menghargai Perempuan

bydejurnalcom
Senin, 19 Juni 2023
Reading Time: 2 mins read
Ada Kampung Dayak di Jawa Barat, Warganya Tak Miliki KTP Namun Sangat Menghargai Perempuan
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Mendengar Suku Dayak, umumnya yang terlintas di pikiran adalah suku di pedalaman Pulau Kalimantan, namun untuk Kampung Dayak yang satu ini berada di Jawa Barat.

Tepatnya di Losarang Kabupaten Indramayu, Kampung Dayak di Jawa Barat merupakan sebuah wilayah yang dihuni oleh sekelompok komunitas lokal, yang mengatasnamakan Suku Dayak Hindu Budha Bumi Segandu Indramayu (SDHBBSI).

Komunitas tersebut memiliki berbagai macam sebutan seperti suku Dayak Hindu-Buddha hingga suku Dayak Takmad, namun lebih dikenal sebagai suku Dayak Losarang Indramayu.

BacaJuga :

Bukan Sekadar Seremoni, Harlah FORMAGAT Hadirkan Solusi dan Pelayanan bagi Warga

Dalih Tutup Pemberitaan, Empat Oknum yang Mengaku Wartawan Diciduk Satreskrim Polres Ciamis

Dua Orang Tersangka Dugaan Pengeroyokan di Kecamatan Cisurupan Berhasil Diamankan Sat Reskrim Polres Garut

Kendati memiliki nama dan penampilannya mirip suku Dayak, namun mereka tak ada kaitannya dengan suku Dayak yang ada di Kalimantan.

Seluruh anggota Kampung Dayak yang berada di Desa Krimun, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat ini asli suku Jawa.

Warga Kampung Dayak berjumlah lebih dari dua ratus orang yang hidup secara terpisah, mayoritas berprofesi sebagai petani

Mengutip dari kanal YouTube Larasati Channel, kehidupan warga Kampung Dayak sesuai dengan filosofi nama mereka, Hindu dan Buddha. Hindu yang memiliki arti kandungan atau rahim, sedangkan Buddha berarti telanjang.

Bila diartikan secara keseluruhan, setiap manusia dilahirkan dalam keadaan telanjang. Hal ini membuat masyarakat di sana begitu menghargai kaum perempuan, khususnya ibu.

Bagi komunitas Kampung Dayak, ibu atau perempuan merupakan sumber hidup, karena dari rahimnya lah manusia dilahirkan.

Meski suku Dayak Losarang berada di tengah-tengah penduduk desa lainnya dan berbaur bersama mereka, namun untuk beberapa hal mereka mengasingkan diri dari lingkungan masyarakat, seperti tempat tinggal dan tempat ibadah yang dibentengi dinding yang cukup tinggi

Walau perkampungan ini bukan objek wisata resmi, namun anggota suku Dayak tak pernah keberatan menerima tamu, bahkan mereka terkenal ramah dan mudah berbaur dengan orang luar.

Anggota komunitas tersebut memiliki kepercayaan atau keyakinan terhadap agama tertentu, namun tidak termasuk agama besar yang ada di Indonesia, mereka menyembah alam.

Awalnya, komunitas ini merupakan perguruan silat yang terletak di Kecamatan Losarang dan didirikan oleh seorang Takmad Diningrat pada tahun 1970-an.

Secara legal, warga komunitas suku Dayak di Indramayu ini ternyata tak memiliki kartu identitas, seperti Kartu Tanda Penduduk atau KTP.

Bagi mereka, baik KTP maupun tanda pengenal lain adalah hal yang menyusahkan saja. Mereka yakin, badan dan jiwa mereka yang dibawa kemana-mana adalah tanda pengenal yang sesungguhnya.

Uniknya, mereka yang menjadi anggota suku Dayak ini diibaratkan manusia yang baru lahir dan dalam keadaan telanjang, sehingga hanya mengenakan celana berwarna hitam putih.

Selain itu, mereka juga mengenakan aksesoris yang terbuat dari kayu dan bambu.***Red

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

PPDB SMP Mulai Dibuka, SMPN 3 Rancaekek : Kita Berikan Pelayanan Terbaik

Next Post

Kapolda Jabar Copot Jabatan AKP SW Terkait Kasus Dugaan Penipuan Penerimaan Calon Anggota Polri

Related Posts

Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga
deNews

Dari Anak Kambing hingga Orang Tua Asuh, Desa Beber Bangun Masa Depan Lewat Deretan Inovasi yang Lahir dari Warga

Minggu, 5 Juli 2026
340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat
deNews

340 Tahun Desa Beber, Milangkala Jadi Momentum Merawat Jejak Leluhur dan Menguatkan Jati Diri Masyarakat

Minggu, 5 Juli 2026
Dukung Sensus Ekonomi 2026, Pemdes Dewasari Ajak Warga Berikan Data yang Akurat
deNews

Dukung Sensus Ekonomi 2026, Pemdes Dewasari Ajak Warga Berikan Data yang Akurat

Minggu, 5 Juli 2026
Bukan Sekadar Seremoni, Harlah FORMAGAT Hadirkan Solusi dan Pelayanan bagi Warga
deNews

Bukan Sekadar Seremoni, Harlah FORMAGAT Hadirkan Solusi dan Pelayanan bagi Warga

Sabtu, 4 Juli 2026
Dalih Tutup Pemberitaan, Empat Oknum yang Mengaku Wartawan Diciduk Satreskrim Polres Ciamis
deNews

Dalih Tutup Pemberitaan, Empat Oknum yang Mengaku Wartawan Diciduk Satreskrim Polres Ciamis

Sabtu, 4 Juli 2026
Dua Orang Tersangka Dugaan Pengeroyokan di Kecamatan Cisurupan Berhasil Diamankan Sat Reskrim Polres Garut
deNews

Dua Orang Tersangka Dugaan Pengeroyokan di Kecamatan Cisurupan Berhasil Diamankan Sat Reskrim Polres Garut

Sabtu, 4 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Garut Gaduh! Ada Isu Makam Raden Tumenggung Ardikusumah Digali, Ini Fakta Sebenarnya

Senin, 14 Agustus 2023

CSR Manggis, Masyarakat Jamali Kademangan Akan Audiensikan ke DPRD Cianjur

Jumat, 13 Desember 2019

KabarDaerah

Garut Krisis Kepala Sekolah, Dewan Pendidikan : Ini Krusial, Harus Tuntas Jika Pendidikan Mau Bermutu

Senin, 4 Oktober 2021
Ilustrasi tanah kebun

Tanah Asset Kelurahan Digadaikan Lurah, Ini Kata Praktisi Hukum?

Jumat, 30 April 2021

DPRD Kabupaten Garut Gelar Paripurna Pembahasan LPKJ Bupati Tahun Anggaran 2024

Rabu, 14 Mei 2025

Jasa Tirta II Purwakarta Gotong Royong Bersihkan Waduk Jatiluhur Dari Sampah Dan Eceng Gondok

Kamis, 16 April 2020
Kepala Desa Sayati Nandar Kusnandar

Tak Setuju Beberapa RW-nya “Dicaplok” Desa Lain, Kades Nandar Lebih Setuju Desa Sayati Naik Status Jadi Kelurahan

Sabtu, 10 Mei 2025
Hajat Lembur, tradisi menyambut musim hujan di Desa Sukanagara.

Potensi Seni dan Budaya Desa Sukanagara Perlu Dikembangkan

Jumat, 6 November 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste