Dejurnal.com, Bandung- Keberadaan SMPN 4 Margahayu (Kelas Jauh SMPN1 Margahayu) di Kp. Sampora RW 07, Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung terbengkalai. Padahal baru saja selesai dibangun untuk 2 ruang kelas.
Pengamatan dejurnal. com di lokasi, Jum’at (16/6/2023) dua ruang kelas tersebut belum dilengkapi mebeler. Kedua pintu ruang kelas yang terbuat dari dua lapis triplek ruksak. Selain itu, 4 pintu toilet rusak dan sudah kepas dari tempatnya. Semikian pun toiletnya penuh kotoran. Diduga digunakan orang, tetapi tak disiram karena memang airnya tidak jalan.
Baca juga : Warga Desa Sukamenak Berharap Keberadaan SMPN 4 Margahayu Dirasakan di PPDB 2023
Beberapa warga setempat menyayangkan kondisi tersebut, karena diharapkan pembangunan kelas baru yang menelan anggran dengan nilai kontrak Rp 289.886.401.98, dari APBD 2022 ini diharapkan bisa menerima siswa di tahun 2023 ini.
Pernah dikonfirmasikan ke Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung terkait kondisi tersebut, Kadisdik Ruli Hadiana akan menyampaikan terima kasih atas informasi tersebut . Namun, sampai saat ini belum ada perkembangan terbaru.
Baca juga : SMPN 4 Margahayu Belum Ada Mebeler, Pintu Toilet dan Kelas Rusak, Begini Kata Kadisdik Kabupaten Bandung
Saat Halal Bihalal Pemdes Sukamenak, yang dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna, 3 Juni 2023 lalu, keberadaan SMPN 4 Margahayu diapresiasi oleh warga dan pihak desa. Bahkan Dadang Supriatna meminta SMPN 4 Margahayu bisa digunakan tahun ini.
Kepala SMPN 1 Margahayu pun menyatakan kesiapannya. Namun, jika melihat kondisi SMPN 4 Margahayu masih seperti sekarang, warga setempat meragukan. *** dj