Dejurnal.com, Bandung – Sungai Cikahyangan yang dituding menjadi penyebab banjir jalan Dengdek khususnya dan beberapa wilayah di Kecamatan Margahayu menjadi salah satu pembahasan dalam reses legislator Fraksi PDI Perjuangan H.Dadan Konjala, SH di GOR Desa Margahayu Tengah, Kecamatan setempat, Kamis (17/2023).
Menurut Dadan Konjala yang lebih akrab disapa Abah Deka ini, masalah Jadek bukan hanya masalah satu desa, tapi terintegrasi oleh 4 desa ; Margahayu Selatan, Margahayu Tengah, Desa Sayati, dan Kelurahan Sulaiman.
Baca juga : Turnamen Voli Bal Dadan Konjala Cup, Cara Anggota DPRD Abah Deka Pererat Tali Silaturahmi
Menurut Abah Deka, karena kewenangan BBWS, Kabupaten Bandung tidak bisa menganggarkan untuk penanganan Sungai Cikahyangan, sehingga penanganan yang dilakukan oleh daerah, dengan dorongan dewan juga kurang maksimal.
Padahal, kata Bah Deka, sewaktu ia masih di Komisi C, dari usulan e-pokir dewan yang ada di dapil 2 dan dibahas dengan PUTR sudah masuk di angaran 2022, “Tapi sampai sekarang belum terealisasi iinimal ada pengerukan residu yang ada di sungai itu untuk meminimalisir banjir, ” katanya.
Salah satu peserta reses berharap, permasalahan Sungai Cikayangan dan insfrastruktur lainnya yang menjadi kewenangan provinsi, bisa ada yang mewakili diaspirasikan oleh dewan provinsi warga Margaahayu. Kerenanya, ia berharap Dadan Konjala yang di Pilkada tahun 2024 naik ke DPRD Provinsi Jabar bisa memjadi wakil daerahnya.
Baca juga : Banjir Jadek Makin Parah, Legislator H. Dadan Konjala, SH Pertanyakan Realisasi Normalisasi Cikahiyangan
Selain masalah insfrastruktur, dari tiga titik reses sebelumnya Dadan Konjala menampung aspirasi warga yang kebingungan dengan masalah PPDB sistem zonasi. ” Banyak warga yang mengadu mengenai sistem zonasi. Sehingga, saya berharap sebaiknya PPDB kembali dengan NEM, ” ujar Dadan Konjala.
Sedangkan masalah lainnya, aspirasi yang diwadahi Dadan Konjala yakni tentang BPJS kesehatan. Warga tidak bisa menggunakan BPJS untuk ke rumah sakit karena menunggak. ” Jika menunggaknya 1 bulan atau 2 bulan masih ringan, tapi kalau sudah tahunan memang jadi masalah, ” kata Abah Deka. *** Sopandi