• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Senin, Maret 16, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deBisnis

Produksi Dorokdok Sempat Berjaya, Enu Tarwiana Warga Banjaran Wetan Kini Perlu Suntikan Modal

bydejurnalcom
Sabtu, 30 Desember 2023
Reading Time: 2 mins read
Produksi Dorokdok Sempat Berjaya, Enu Tarwiana Warga Banjaran Wetan  Kini Perlu Suntikan Modal
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Di Desa Banjaaran Wetan Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung, ada Kampung Cihamerang. Kampung ini terkenal dengan pelaku usaha rumahan kerupuk kulit, atau dorokdok.

Tidak diketahui berapa persis jumlah para pengrajin rumahan produksi dorokdok itu, yang jelas tak hanya di kampung tersebut, yang memproduksi kerupuk kulit berkembang ke kampung tetangga, seperti ke Kampung Babakan Sadang.

Salah satu pengrajin kerupuk kulit yang sempat berjaya sampai bisa memproduksi 2 kuintal dalam sebulan adalah, Enu Tarwiana (60 th), warga Kampung Babakan Sadang RT 02/ RW 07 Desa Bannjaran Wetan kecamatan setempat.

BacaJuga :

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Takziah ke Rumah Duka KH Jamaluddin Rahman,

Konsolidasi Internal PDIP Garut Menguat, Targetkan Kemenangan Besar di Pemilu 2029

Semangat Berbagi di Bulan Ramadan, Ruang Rakyat Garut Santuni 17 Anak Yatim dan Kaum Duafa

Enu pernah mengalami masa emas tahun antara tahun 2007-2010. Ia mengaiu, awalnya prihatin, membel 1 kg kulit bahan untuk kerupuk, hingga bisa 1 kintal dan terus berkembang hingga bisa mebcapai 2 kuintal dalam 1 bulan di tahun 2007-2010.

Produksi sejumlah itu pemasarannya selain di dalam kota, juga sampai ke luar kota seperti ke Bogor. Enu melibatkan sekitar 20 karyawan, bahkan bisa lebih.

“Bagian memotong kulit 3 orang, menholah 3 orang, menggoreng 4 orang, dan beberapa orang mengemas serta mendistribusikan ke pasar, total 20 orang, ” kata Enu di rumahnya yang difungsikan juga sebagai toko. Sedangkan pabrik ada di belakang rumahnya.

Semasa jaya, produksi kerupuk Enu diberi nama Santi Nurhidayah., nama salah satu anak Enu. Tapi sekatang diganti menjadi produksi Kel: Azzam Putra, juga dari nama anaknya.

Di rumahnya, Enu tinggal 3 orang, 1 anak dan 1 mantu serta cucu, setah istrinya meninggal di pertengahan masa Covid 19.
Meski sekarang usaha Enu mengalami penurunan tapi, ada jejak hasil masa kejayaan Enu.

“Dulu rumah saya berdinding bilik, alhamdulilah sekarang tembok dengan lantai keramik dan juga membeli lahan sawah, ” kata Enu.

Enu lahir di Kampung Batukarut Kecamatan Arjasari, bersebelahan dengan Kecamatan Banjaran. Karena pernikahan dengan istrinya yang meninggal itu Enu jadi bermukim di Banjaran.

Enu mengaku tidak pernah mencoba usaha lain. Lahan sawah yang dimilikinya juga digarap oleh orang lain. Sejak produksi keripuk kulit menurun, ia mencoba menambah usahanya dengan memproduksi kerupuk dari bahan tepung yang sudah jadi. Seperti pangsit, kerupuk jenar, jendil daj yang lainnya.

Kerupuk tersebut dibeli mentahnya dari pasar, kemudian digoreng di rumah dan dikemas. Meski pemasarannya tidak semuas dulu, namun bisa menambah penghasilan.

Enu mengaku, untuk memperluas pemasaran ia membutuhkan suntikan modal. Sejak perosot produlsinya, Enuebgaku untuk tbahan modal ia menjual sebahian lahan sawah.

” Ya kalau ada yang bisa memberikan bantia modal sekitar Rp 15 juta, bisa 2 kuintal kulut untuk 2 bulan. Tapi modal yang tidak memberatkan. Karena terus terang saya sudah tua, tidak mau terbenani hutang,” pungkas Enu Tarwiana. *** Sopandi

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Tak Ada Pelantikan Zatzat Munajat Sebagai Pejabat Eselon II, Aktifis Garut : Demosi atau Ada Keliru?

Next Post

Bupati Karawang Bersih-Bersih Jabatan Strategis, 74 Pejabat Eselon Dirotasi

Related Posts

Perumdam Tirta Galuh Ciamis Hadirkan “Diskon Berkah Ramadan”, Pemasangan Air Bersih Diskon Hingga 50 Persen
deNews

Perumdam Tirta Galuh Ciamis Hadirkan “Diskon Berkah Ramadan”, Pemasangan Air Bersih Diskon Hingga 50 Persen

Minggu, 15 Maret 2026
Kepedulian Bupati Ciamis, Rumah Guru Honorer dan Warga Tunanetra Diperbaiki Lewat Program Rutilahu
deNews

Kepedulian Bupati Ciamis, Rumah Guru Honorer dan Warga Tunanetra Diperbaiki Lewat Program Rutilahu

Minggu, 15 Maret 2026
Foto: ist/ Sejumlah Pasukan Ungu Kabupaten Ciamis berfoto bersama Bupati Herdiat dan Jajaran
deNews

Pasukan Ungu Garda Terdepan Kebersihan Ciamis dan Apresiasi Bupati Herdiat

Minggu, 15 Maret 2026
Foto: ist/ Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat bertakziah ke rumah duka ulama kharismatik KH Jamaluddin Rahman, pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda Utsmaniyah di Cikole, Kecamatan Cihaurbeuti Sabtu malam (14/3/2026)
deNews

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Takziah ke Rumah Duka KH Jamaluddin Rahman,

Minggu, 15 Maret 2026
Konsolidasi Internal PDIP Garut Menguat, Targetkan Kemenangan Besar di Pemilu 2029
dePolitik

Konsolidasi Internal PDIP Garut Menguat, Targetkan Kemenangan Besar di Pemilu 2029

Minggu, 15 Maret 2026
Semangat Berbagi di Bulan Ramadan, Ruang Rakyat Garut Santuni 17 Anak Yatim dan Kaum Duafa
deHumaniti

Semangat Berbagi di Bulan Ramadan, Ruang Rakyat Garut Santuni 17 Anak Yatim dan Kaum Duafa

Sabtu, 14 Maret 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

KabarDaerah

Semangat Juang Pahlawan Jadi Inspirasi Pemkab Bandung dalam Melayani Masyarakat

Senin, 10 November 2025

Polres Ciamis Ungkap Kasus Asusila terhadap Anak, Pelaku Merupakan Ayah Tiri Korban

Senin, 12 Mei 2025

Kasus Etika Moral Anggota DPRD Garut Di Tengah Pandemi Covid-19, Mau Dibawa Kemana?

Rabu, 6 Mei 2020
Para Pelaku UMKM yang mendapatkan dana BPUM memadati Bank BRI Cabang Cianjur.

Hampir Setiap Hari, Pelaku UMKM Padati Bank BRI Cairkan BPUM

Selasa, 27 Oktober 2020

Legislator F PKS DPRD Kabupaten Bandung H. Dadang Suryana : Perubahan Status Desa ke Kelurahan Harus Pertimbangkan Tiga Aspek

Selasa, 25 Februari 2025

Paslon Bupati Bandung NU Kunjungi Sejumlah Kantor Media Massa

Sabtu, 26 September 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste