Selasa, 23 April 2024
BerandadePrajaTingkatkan Kapasitas Kolektor Pajak dan Pendapatan Daerah, Bapenda Kabupaten Bandung Gelar Sosialisasi...

Tingkatkan Kapasitas Kolektor Pajak dan Pendapatan Daerah, Bapenda Kabupaten Bandung Gelar Sosialisasi SPPT PBB-P2

Dejurnal.com, Bandung – Bapenda Kabupaten Bandung menggelar Sosialisasi SOP Penyamapaian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB-P2 Tahun 2024 di Grand Hotel Sunshine Soreang,Kabupaten Bandung selama 2 hari Senin-Selasa (4-6/3/2024).

Acara yang diikuti oleh 581 peserta yang terdiri dari kepala dusun dan kolektor desa dari 31 Kecamatan dan 27O desa ini dibuka oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna, Senin (4/3/2024).

Menurt Dadang Supriatna, pajak merupakan salah satu sumber penerimaan negara yang berfungsi untuk membiayai kebutuhan pembangunan negara. dan sangat bermanfaat untuk keberlangsungan hidup masyarakat. Melalui pajak bisa  membangun sarana dan prasarana, serta program-program kerja yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

” Kontribusi pajak bagi pembangunan Daerah mempunyai peran yang signifikan dan tidak dipungkiri sampai saat ini menjadi komponen yang sangat penting,” ujar Bupati Bandung .

Namun, kata Dadang Supriatna dalam pelaksanaannya, i pajak di Kabupaten Bandung harus lebih ditingkatkan karena masih mengalami beberapa kendala. “Salah satunya tingkat kesedaran  masyarakat yang masih relatif rendah tentang tata cara pembayaran pajak, ” ujarnya.

Selain itu, hal lainnya disebabkan tingkat pemahaman pentingnya membayar pajak dan ini berpengaruh pada kepatuhan wajib pajak Oleh sebab itu  Pemerintah Kabupaten Bandung perlu melakukan sosialisasi SOP penyampaian surat pemberitahuan pajak terutang atau SPPT PBB –P2 agar proses penyampaian laporan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Saya menyambut baik sosialisasi penyampaian pajak ini, selain bisa meningkatkan pemahaman akan pentingnya membayar pajak juga untuk sarana evaluasi sekaligus sosialisasi target capaian dan terobosan pajak, ” kata Dasang Supriatna.

Bupati menerangkan, dengan pajak perkembangan Kabupaten Bandung selama dirinya menjadi Bupati APBD mencapai Rp 7,4 triliun . “Selama 2 tahun 10 bulan saya menjadi bupati sudah menyelesaikan 4 buah rumah sakit,, termasuk bulan ini akan groundbreaking Rumah Sakut Pacira,” kattanya.

Selain itu, lanjutnya sudah mendirikan beberapa sekolah baru,  dan target tahun depan membangun 28 sekolahan SMP.. “Tahun depan, jika saya terpilih jadi bupati akan mendirikan Puskesmas tambahan sebanyak 62 Puskesmas di Kabupaten Bandung. Semua pembanguna tersebut dari pajak. Dengan peran wajib pajak inilah kita bisa membangun,,” katanya.

Kepala Bapenda Kabupaten Bandung Erwan Kusumah Hermawan mebyebutkan,,  kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabalitas bagi kepala dusun dan kolektor desa selaku pihak yang ditugaskan dalam menyampaikan SPP -P2 wajib pajak dan untuk mempercepat penyampaian pelayanan SPPT -P2 melalui kepala Dusun dan kolektor desa sehingga dapat dilaksanakan tepat waktu dan verifikasi validasi data SPPT -P2.

Sosialisasi ini, kata Erwan menghadirkan nara sumber dari  kejari Bale Bandung yang diwakili oleh Kepala Sksi Kasidatun, Kapolresta Bandung diwakili Kasadreskrim dan BPKP perwakilan Jawa Barat.

Dengan kegiatan ini, Erwan berharap bisa terjalin keselarasan dan bisa seiring sejalan untuk bersama-sama mewujudkan Kabupaten Bandung yang Bangkit Edukatif Dinamis Agamis dan Sejahtera (Bedas). * Sopandi

Anda bisa mengakses berita di Google News

Baca Juga

JANGAN LEWATKAN

TERPOPULER

TERKINI