Selasa, 28 Mei 2024
BerandadeNewsWarga Perumnas BTJ Keluhkan Ulah Peserta Diklat LPK Japindo

Warga Perumnas BTJ Keluhkan Ulah Peserta Diklat LPK Japindo

Dejurnal.com, Karawang – Keberdaan Lembaga Pelatihan dan keterampilan (LPK) Japindo saat ini dikeluhkan warga. Pasalnya puluhan peserta diklat. yang ditampung di rumah kontrakan warga RT 06 Blok D dan blok F sering kedapatan mencuci dan mandi di MCK Fasum, Blok D Perumnas, bahkan yang lebih disesalkan mereka menjemur pakaian di jaring lapangan Futsal sehingga tidak pantas dan menjadi keresahan di lingkungan.

Warga dan Ketua RW setempat sudah beberapa kali menegur langsung peserta Diklat Japindo agar tidak sembarang memanfaatkan MCK dan menjemur pakaiannya yang dikaitkan di jaring lapangan Futasal sehingga tidak elok dipandang mata, ahkan mesin pompa air MCK juga pernah rusak, namun mereka tidak bertanggung jawab dan akhirnya diperbaiki oleh Ketua RW.

“Kemarin siang juga sudah berulah lagi bahkan mereka meminta kunci MCK untuk mengambil cucian baju dengan nada memaksa, kami tegur namun tidak digubris,” kata H Bagus Blok Satu, Sabtu (20/4/24).

Dikatakannya, semenjak peserta Diklat Japindo mengontrak rumah warga blok D dan blok F sering membuat kesal karena perilakunya arogan, Pak Nana RT 04 dann Pak Umar RT 05 blok D juga pernah kesal atas ulah mereka, mungkin tidak di ajari sopan santun dan tata krama dari pera pendidik dan pemilik LPK.

“Kami harapkan agar pengurus lingkungan menegur mereka bila perlu ditegur pengelola dan pemilik LPK Japindonya,” ungkap H Bagus.

Ketua RW 05 Blok D Sugiyanto membernarkan keresahan itu. “Emang betul seperti itu faktanya puluhan peserta diklat mengganggu kenyamanan lingkungan, bahkan yang paling buat kesal pemilik LPK Japindo H Zaeni apabila di hubungi via Whast Upp. tidak Pernah pernah menjawab, jadi kami sulit menyampaikan keluhan warga,” ujarnya singkat.

Terkait hal ini, Pemilik LPK Japindo H. Zaeni ketika di hubungi via aplikasi perpesanan mengatakan bahwa LPK Japindo selaku penyalur tenaga kerja ke Jepang sudah berijin dari tahun 2009 sejak pindah dari Cianjur ke Karawang.

Ia pun mengaku dekat dengan Aep selaku Bupati Karawang, sedangkan untuk peserta diklat yang di tinggal di kontrakan wilayah RT 06 yang dikeluhkan warga akan ditegur dan segera dipindahkan,” akunya.***RF

Anda bisa mengakses berita di Google News

Baca Juga

JANGAN LEWATKAN

TERPOPULER

TERKINI