Dejurnal, Ciamis,- Situasi arus balik di Kabupaten Ciamis pada Minggu pagi 06 April 2025 menunjukkan penurunan yang cukup drastis. Beberapa ruas jalan yang sebelumnya dipadati kendaraan pada Sabtu malam, kini terlihat lengang dan sepi, menandakan adanya pengurangan volume kendaraan yang signifikan.
Terjadi penurunan hampir 90% pada volume kendaraan yang melintas. Pada Sabtu malam, 6 April 2025, antara pukul 00.00 hingga 24.00, jumlah kendaraan yang tercatat mencapai 88.914 unit.
Namun, pada Minggu pagi, dari pukul 00.00 hingga 07.00 WIB, jumlah kendaraan yang melintas hanya sekitar 8.054 unit. Penurunan ini menjadi tanda bahwa banyak pemudik yang sudah kembali lebih awal ke daerah asal mereka.
Berdasarkan data terbaru dari Traffic Counting ata Arus Lalu Lintas 6 April 2025 (Pukul 00.00 – 07.00 WIB) dari arah Jawa Tengah (Timur): 10.040 kendaraan, dan dari arah Jabodetabek (Barat): 8.264 kendaraan, total kendaraan dua arah: 18.204 kendaraan
Jumlah kendaraan yang melintas pada periode tersebut didominasi oleh kendaraan pribadi, dengan sepeda motor mencatatkan angka 49,6% dan mobil pribadi sebesar 41,3%. Angka ini menunjukkan bahwa kendaraan pribadi masih menjadi pilihan utama pemudik.
Untuk referensi, pada 5 April 2025, antara pukul 00.00 hingga 07.00 WIB, total kendaraan yang melintas tercatat sebanyak 7.856 unit untuk roda dua dan 8.504 unit untuk roda empat.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis, Dadang Mulyatna, menjelaskan bahwa penurunan volume kendaraan ini disebabkan oleh lonjakan pemudik yang terjadi pada hari sebelumnya.
“Kami memprediksi akan terjadi peningkatan jumlah kendaraan pada sore hingga malam hari Minggu, seiring dengan berakhirnya libur Lebaran dan kembalinya para pemudik ke kota asal,” ujarnya Minggu pagi (06/04/2025)
Dikatakan Dadang Dishub akan terus memantau arus balik, terutama di sore hari, untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan menghindari potensi kemacetan.
“Pemerintah Kabupaten Ciamis, melalui Dishub, juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk mengatur dan memfasilitasi arus kendaraan yang semakin meningkat,” ujarnya.
Untuk memastikan kelancaran arus mudik, petugas dari berbagai instansi terkait telah disiagakan di sejumlah titik rawan kemacetan. Mereka bertugas untuk mengatur lalu lintas serta memberikan informasi yang dibutuhkan oleh para pemudik.
Dadang mengimbau agar masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik selalu mematuhi aturan lalu lintas dan memastikan kendaraan dalam kondisi terbaik sebelum berangkat.
“Kami berharap arus mudik tahun ini dapat berjalan lancar, meskipun puncak kepadatan diperkirakan akan terjadi. Kami juga mengajak para pemudik untuk selalu berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lapangan,” tegasnya.
Diungkap Dadang sejumlah petugas siap memberikan bantuan dan informasi kepada pemudik agar perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman.
“Dishub akan melakukan pembukaa jalur alternatif dan pemantauan intensif di titik-titik strategis guna mengurangi potensi penumpukan kendaraan nanti,” pungkasnya. (Nay)**