• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Rabu, Januari 7, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews, Regional

Sapma PP Ciamis Desak Transparansi dan Reformasi Pendidikan, KCD Wilayah 13 Jadi Sorotan

bydejurnalcom
Rabu, 2 Juli 2025
Reading Time: 2 mins read
Sapma PP Ciamis Desak Transparansi dan Reformasi Pendidikan, KCD Wilayah 13 Jadi Sorotan
ShareTweetSend

Dejurnal, Ciamis,- Isu transparansi dan integritas dunia pendidikan kembali mencuat ke permukaan. Audiensi terbuka yang digelar Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Kabupaten Ciamis bersama Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah 13 Jawa Barat di Aula KCD Wilayah 13. Rabu (02/07/2025)

Forum tersebut menyulut beragam reaksi publik atas berbagai persoalan pendidikan yang mencuat di wilayah Ciamis, Banjar, dan Pangandaran.

Sapma PP menyoroti sejumlah persoalan mendasar, mulai dari lambannya birokrasi perizinan sekolah hingga dugaan penyimpangan dana BOS dan etika jabatan. Sorotan tajam dari publik pun tak terelakkan, menjadikan KCD Wilayah 13 sebagai titik kritis dalam diskursus pembenahan pendidikan daerah.

BacaJuga :

No Content Available

Bahasan utama dalam audiensi tentang terhambatnya izin operasional SMK Negeri 1 Tambaksari, yang menurut Sapma PP terlalu lamban dan birokratis.

Ketua Sapma PP Ciamis, Rizal Purwonugroho, menyebut hal tersebut sebagai bentuk pembiaran terhadap akses pendidikan di daerah pinggiran.

“Kenapa izin ini dipersulit? Tambaksari sangat membutuhkan sekolah negeri. Prosesnya berbelit dan seolah-olah dibiarkan,” tegasnya

Isu lain yang dibahas adalah dugaan penyimpangan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMK Negeri 2 Pangandaran, dengan nilai ketidaksesuaian laporan mencapai Rp513 juta.

Sapma mendesak agar kasus tersebut segera diusut secara menyeluruh oleh pihak berwenang.

Menanggapi hal yang dipertanyakan Sapma Kepala KCD Wilayah 13, Widhy Kurniatun, menjelaskan bahwa kewenangan penerbitan izin berada di tangan Dinas Pendidikan Provinsi melalui Bidang SMK, bukan KCD.

“Kami hanya mengawal prosesnya. Izin operasional tersebut sudah keluar beberapa minggu lalu,” jelasnya.

Menurut Widhy ranah KCD hanya terbatas pada pemeriksaan dokumen Surat Pertanggungjawaban (SPJ), dan proses investigasi lebih lanjut menjadi kewenangan Inspektorat dan Kejaksaan.

Sementara itu, tudingan praktik intervensi kepala sekolah dalam pemilihan biro travel untuk study tour yang juga mengemuka dibantah keras oleh Widhy.

“Saya tidak pernah mengarahkan ke biro manapun. Jika ada bukti, silakan dibuka ke publik,” ujarnya.

Audiensi semakin dinamis ketika Sapma menyoal kebijakan ganda dalam larangan perjalanan dinas kepala sekolah, sementara istri para kepala sekolah ikut kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke luar kota. Sapma mempertanyakan relevansi dan urgensi kegiatan tersebut.

Widhy menjelaskan bahwa kegiatan itu merupakan bagian dari struktur organisasi DWP, bukan aktivitas pribadi.

Tak hanya itu, pernyataan pejabat KCD yang diduga melarang siswa mengunjungi kampus-kampus di Ciamis juga menjadi polemik.

Widhy menampik tuduhan itu dan menyebut dirinya hanya mengimbau agar siswa mempertimbangkan pendidikan lokal demi efisiensi biaya.

Tudingan terkait penerimaan amplop atau gratifikasi saat kunjungan ke sekolah juga dibantah Widhy secara tegas.

“Saya tidak pernah menerima uang dalam bentuk apapun. Integritas jabatan adalah prinsip yang saya jaga. Bila perlu, saya siap diaudit,” tegasnya.

Audiensi ditutup dengan pertanyaan terkait proyek Ruang Kelas Baru (RKB) SMK Cijeungjing yang terbengkalai dan tak tercatat dalam pengawasan KCD.

Widhy kembali menjelaskan bahwa proyek tersebut merupakan kewenangan Bidang TSMK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, dan KCD sama sekali tidak dilibatkan.

Meski telah ada klarifikasi dari pihak KCD, Sapma PP menilai sejumlah jawaban belum menyentuh akar persoalan, proses pengawasan akan terus berjalan.

Bagi Sapma dunia pendidikan harus bebas dari kompromi dan harus menjunjung tinggi kepercayaan publik.

Audiensi terbuka yang telah dilaksanakan menunjukkan betapa pentingnya partisipasi publik dalam mengawal integritas dunia pendidikan.

Sapma PP Ciamis mengambil peran kritis sebagai kontrol sosial terhadap potensi penyimpangan yang dapat mencederai semangat reformasi pendidikan.

Sebagaimana tercermin dalam berbagai isu yang diangkat, masyarakat menuntut perubahan yang lebih substantif bukan hanya dari segi administratif, tetapi juga dari sisi etika dan tanggung jawab moral para pemangku kepentingan. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Tags: KCD 13Sapma audien KCD 13
Previous Post

TP PKK Desa Sukamenak Masuk 6 Besar, Kades Taufik : Tak Pasang Target Yang Penting Konsisten

Next Post

KPU Ciamis Gelar Pleno Terbuka PDPB Triwulan II Tahun 2025, Validasi Data Pemilih Disiapkan Menuju Pemilu 2029

Related Posts

No Content Available

ADVERTISEMENT

DeepReport

FPPG Tuding Potongan Massal Zakat TPG 2,5% Tanpa Persetujuan Muzaki, Sekda Garut : Saya Akan Tanya Kadisdik

Kamis, 29 April 2021

CSR Manggis, Masyarakat Jamali Kademangan Akan Audiensikan ke DPRD Cianjur

Jumat, 13 Desember 2019

KabarDaerah

Victor Jhon Rantung Berharap FPK Jadi Rumah Nusantara bagi Masyarakat Etnis, Suku dan Budaya

Rabu, 12 Maret 2025

AP3KI Bersama FP3 Beraudiensi ke DPRD Garut Pertanyakan Kejelasan Pengangkatan P3K

Sabtu, 18 Januari 2025

Dana BOS Rentan Terjaring Tindak Pidana, Disdik Ciamis Gandeng Kejari Untuk Pendampingan

Jumat, 14 April 2023

Camat Kertasari Heri Mulyadi Jadi Inspektur Upacara HUT Kabupaten Bandung Ke -384 Lebih Bedas

Senin, 21 April 2025
Debat publik paslon Bupati-Wakil Bupati Bandung, digelar di Kopo Square Margahayu Bandung.

KPU Sukses Gelar Debat Publik Kedua, Usung Tema Sinergitas Pemerintah Daerah dan Pusat

Minggu, 15 November 2020
Anggota DPRD Kabupaten Bandung Riki Ganesa (tengah).

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Riki Ganesa : Pembangunan Infrastruktur di Perbatasan Harus Gencar Dilakukan

Senin, 28 April 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste