• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Konser Nadwah Darussalam 2025 Tampilkan Deretan Artis Alumni, Perkuat Dakwah Lewat Seni Musik

bydejurnalcom
Rabu, 19 November 2025
Reading Time: 2 mins read
Konser Nadwah Darussalam 2025 Tampilkan Deretan Artis Alumni, Perkuat Dakwah Lewat Seni Musik
ShareTweetSend

Ciamis, deJurnal,- Pondok Pesantren Darussalam Ciamis kembali menghadirkan terobosan dakwah kreatif melalui gelaran Konser Nadwah 2025, Selasa (18/11/2025).

Acara yang digelar di halaman pesantren tersebut menampilkan deretan musisi nasional alumni Darussalam, seperti Chev Fanie Z, Krisyanto Jamrud, Restu Van Houtten, Ricky Jamrud, Rezza Hilman, serta kolaborasi bersama DeeFive Dan Duta HAPMI Kabupaten Ciamis 2025.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi turut hadir
dan menabuh drum sebagai simbol dimulainya rangkaian konser.

BacaJuga :

Kapolres Purwakarta Bersama Pemuda Pancasila, Bersihkan Sungai dan Tebar Benih Ikan

Ketua Umum PMOC Cianjur Tegaskan Kesolidan dan Kekompakan Anggota

Hari Batik Nasional di Alfabeta Ciamis, Motif Tradisi Bertemu Eksperimen Sains

Kehadiran Sekda menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten Ciamis terhadap inovasi dakwah pesantren, terutama yang menggunakan pendekatan seni kreatif.

Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam, Dr. KH. Fadlil Yani Ainusyamsi, M.Ag. atau Ang Icep, menjelaskan bahwa Konser Nadwah dirancang untuk menunjukkan wajah pesantren yang modern dan terbuka terhadap seni.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pesantren tidak anti budaya dan tidak anti seni. Seni adalah bagian dari dakwah jika dikemas dengan pesan yang benar,” ungkapnya.

Ang Icep menambahkan bahwa konser awalnya direncanakan digelar di luar pesantren, namun situasi dan kebutuhan syiar membuat Darussalam memilih menjadi tuan rumah.

“Dengan digelar di Darussalam, masyarakat bisa melihat langsung bahwa pesantren dapat menjadi pusat pengembangan seni Islami,” katanya.

Dikatakan Ang Icep deretan artis nasional yang tampil merupakan alumni yang kembali ke pesantren untuk berbagi motivasi kepada para santri.

“Banyak alumni Darussalam yang berkiprah di musik nasional. Ada beberapa yang belum bisa hadir seperti Faang Wali yang berhalangan hadir karena sedang merawat orangtuanya yang sakit dan Ruri Republik. Tapi semua tetap membawa nama baik Darussalam,” tuturnya

Menurut Ang Icep kehadiran para musisi menjadi bentuk nyata bahwa seni bisa menjadi media dakwah yang membumi dan diterima lintas kalangan. Konser Nadwah juga diarahkan untuk memotivasi santri menjelang masa ujian.

“Kami ingin santri tetap semangat belajar. Dari 40 lebih karya yang saya tulis, 20 sudah dirilis dan 18 dibawakan malam ini,” jelasnya.

Dingkao Ang Icep Darussalam saat ini membina 14 vokalis internal yang digabung dengan para mentor. Pembinaan seni tersebut akan terus dikembangkan agar dakwah kreatif menjadi identitas pesantren.

Lebih lanjut Ang Icep menegaskan bahwa Darussalam tidak membatasi genre musik selama pesan yang dibawa sesuai dengan nilai-nilai Islam.

“Genre musik tidak kami kotak-kotakkan. Yang penting adalah syiarnya: membawa pesan Islam, membawa pesan kebaikan,” tegasnya.

Ia menilai pendekatan seni menjadi jalan efektif untuk menjangkau generasi muda yang mulai jenuh dengan metode penyampaian agama yang terlalu formal.

Terkait kemungkinan penyelenggaraan Konser Nadwah di luar pesantren, Ang Icep membuka peluang tersebut.

“Ke depan kami ingin mencoba di luar. Tapi untuk saat ini kita uji coba dulu di dalam. Acara di luar tentu butuh modal dan dukungan lebih besar,” ujarnya.

Acara pun mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pengusaha, tokoh masyarakat, hingga komunitas Hardtop.

“Kehadiran para tamu saja sudah merupakan dukungan besar. Mereka datang meski agenda sedang padat,” tambahnya.

Konser Nadwah 2025 menjadi bukti bahwa Pondok Pesantren Darussalam tidak hanya fokus pada pendidikan agama, tetapi juga aktif mendorong perkembangan seni Islami sebagai sarana dakwah.

“Dengan hadirnya Pak Sekda dan para Kepala Dinas lainnya, para musisi nasional alumni Darussalam, serta dukungan dari berbagai lapisan masyarakat, menjadi langkah kami membuktikan diri sebagai pusat pendidikan yang adaptif, kreatif, dan terbuka terhadap perkembangan zaman,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

HKN ke-61, Wabup Ali Syakieb Ajak Masyarakat Jadikan Gaya Hidup Sehat sebagai Budaya

Next Post

Pemdes Kertajaya Tanggapi Berita Miring tentang Dana Desa 2024

Related Posts

Pelayanan Isbat Nikah Beri Kepastian Hukum bagi Keluarga
deNews

Pelayanan Isbat Nikah Beri Kepastian Hukum bagi Keluarga

Sabtu, 3 Oktober 2026
Sulit Air, Warga Pangrumasan Ciamis Gelar Salat Istisqa
deNews

Sulit Air, Warga Pangrumasan Ciamis Gelar Salat Istisqa

Sabtu, 3 Oktober 2026
Bantuan Pangan Beras, Kades Hegarmanah Turun Tangan Langsung Salurkan kepada KPM
deNews

Bantuan Pangan Beras, Kades Hegarmanah Turun Tangan Langsung Salurkan kepada KPM

Sabtu, 3 Oktober 2026
Kapolres Purwakarta Bersama Pemuda Pancasila, Bersihkan Sungai dan Tebar Benih Ikan
deHumaniti

Kapolres Purwakarta Bersama Pemuda Pancasila, Bersihkan Sungai dan Tebar Benih Ikan

Sabtu, 3 Oktober 2026
Ketua Umum PMOC Cianjur Tegaskan Kesolidan dan Kekompakan Anggota
Regional

Ketua Umum PMOC Cianjur Tegaskan Kesolidan dan Kekompakan Anggota

Jumat, 2 Oktober 2026
Hari Batik Nasional di Alfabeta Ciamis, Motif Tradisi Bertemu Eksperimen Sains
deNews

Hari Batik Nasional di Alfabeta Ciamis, Motif Tradisi Bertemu Eksperimen Sains

Jumat, 2 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Kolase : Pasir warna merah yang dipenetrasikan dalam pembangunan irigasi Cipalasari menuai perhatian.

Pakai Pasir Warna Merah, Proyek Irigasi Cipalasari Senilai Rp 725 Juta Tuai Perhatian

Jumat, 27 Agustus 2021

CSR Manggis, Masyarakat Jamali Kademangan Akan Audiensikan ke DPRD Cianjur

Jumat, 13 Desember 2019

KabarDaerah

Jalan Menuju Kawah Darajat Garut Putus Akibat Longsor

Jumat, 19 November 2021

Pemkab Ciamis akan Usulkan PSBB Lanjutan Secara Parsial

Minggu, 17 Mei 2020
Peta Timbanganten, lokasi kerajaan yang menjadi asal leluhur para Bupati Bandung sebelum pindah ke Dayeuhkolot, lalu Bandung. (Sumber: buku Selayang Pandang Kabupaten Daerah Tingkat II Sumedang: Peringatan Hari Jadi Sumedang Ke-405, 22 April 1578 - 22 April 1983)

Sunan Burung Baok, Kisah Raja Timbanganten yang Melegenda di Garut

Sabtu, 27 Desember 2025

Perayaan Milangkala Desa Gunungleutik Ke-142 : Meriah dan Penuh Makna

Sabtu, 27 September 2025

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Agus Jaenudin, S.I.Kom Apresiasi TPU Daraulin Penuhi Aspirasi Warga

Kamis, 16 November 2023

Dispora Kabupaten Garut Menyelenggarakan Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Tahun 2025 ‎

Selasa, 16 September 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste