• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Kamis, April 2, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in Parlementaria

Meski TKD Berkurang tapi Roda Pembangunan di 2026 Harus Tetap Berjalan

bydejurnalcom
Rabu, 31 Desember 2025
Reading Time: 3 mins read
Meski TKD Berkurang tapi Roda Pembangunan di 2026 Harus Tetap Berjalan
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Bandung – Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj.Renie Rahayu Fauzi,S.H menyebut banjir yang kerap terjadi di Kabupaten Bandung menjadi menjadi tantangan terberat yang dihadapi 55 wakil rakyat Kabupaten Bandung periode 2024 -2029.

Selain banjir, menurut Renie tantangan anggota DPRD Kabupaten Bandung ialah tekanan anggaran dampak dari kebijakan pemerintah pusat yang mengurangi dana tranfer ke daerah (TKD) sekitar Rp 1 triliun. Hal ini berdampak pada semua sektor, termasuk dalam penanggunalan bencana banjir.

“Penanganan banjir itu menjadi tantangan terberat bagi kami, apalagi menjelang akhir tahun 2025 bencana itu terus berulang dan tidak hanya banjir tetapi juga longsor yang sampai menelan korban jiwa,” jelas Politisi PKB ini dengan nada haru, Rabu (31/12/2025).

BacaJuga :

Bupati Ciamis Tegaskan Perlindungan Anak Tak Bisa Ditunda, UPTD PPA Segera Beroperasi

Bayar Pajak Pakai Sampah, Inovasi Sindangrasa Ringankan Warga di Tengah Tekanan Ekonomi

DLH Purwakarta: SPPG tidak hanya fokus pemenuhan Gizi tetapi bertanggung jawab penuh terhadap dampak lingkungan

Karenanya, kata Renie, pihaknya mendesak Bupati Bandung agar mengevaluasi Perangkat Daerah (PD) yang terkait.

Selain itu, DPRD juga mengawal sekaligus mengawasi kegiatan normalisasi drainase, reboisasi lahan-lahan kritis dan mengawasi penggunaan anggaran belanja tidak terduga (BTT) 2025 yang digunakan untuk penanganan tanggap darurat bencana di wilayah Kabupaten Bandung.

“Berkurangnya TKD memaksa kita harus melakukan efisiensi super ketat. Namun, DPRD fokus pada program prioritas yang pro rakyat serta beberapa urusan wajib agar roda pembangunan di Kabupaten Bandung tetap berjalan,” katanya.

Ketua Perempuan Bangsa Kabupaten Bandung ini, secara umum isu yang menjadi perhatian DPRD sepanjang tahun 2025, diantaranya pengelolaan Anggara Pendapatan Belanja Daerah (APBD), pelaksanaan proyek infrastruktur dan penanganan isu lingkungan, khususnya banjir, sampah serta pelayanan publik lainnya, seperti Pendidikan, Kesehatan, tramfortasi serta parkir.

Kinerja DPRD terasa langsung oleh masyarakat

Meski banyak tantangan yang dihadapi, tetapi kinerja dari para wakil selama kurun waktu 2025 bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, seperti dukungannya terhadap program-program sosial, Pembangunan infrastruktur yang disusul dengan elektronik pokok-pokok pikiran (e-pokir) DPRD Kabupaten Bandung.

“Selain itu, kami juga aktif mengawal anggaran yang digunakan untuk program makan bergizi gratis (MBG). DPRD menlilai program MBG ini sangat bermanfaat bagi anak sekolah dan keluarga kurang mampu,”ujarnya.

Selain itu, DPRD juga mengawal program Sekolah Rakyat. Di Kabupaten Bandung sekolah itu baru dibangun dua unit, diantaranya di Kecamatan Kutawaringin.

Menurut Renie, dewan menyambut baik hadir program tersebut, karena selain akan meningkatkan rata-rata lama sekolah (RLS) di Kabupaten Bandung, juga anak-anak dari keluarga kurang mampu akan mendapat pendidikan tidak hanya gratis tetapi fasilitasnya pun refresentatif.

Kemudian BPJS kesehatan juga menjadi perhatian DPRD, bahkan dipenghujung tahun 2025 DPRD melahirkan Perda yang mengatur tentang BPJS PBI (BPJS yang iurannya ditanggung pemerintah) agar sesuai dengan DTSN dan tepat sasaran. DPRD juga mendukung kebijakan pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan serta mengawasi program prioritas yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung.

“Semua yang dilaksanakan DPRD di Tahun 2025 bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam memenuhi pelayanan dasar yang lebih baik. Penurunan beban ekonomi keluarga dan peningkatan kualitas hidup yang disesuaikan dengan kemampuan APBD Kabupaten Bandung,” jelasnya.

Lebih lanjut, Renie mengatakan, selama tahun 2025 DPRD Kabupaten Bandung telah melahirnya 11 peraturan daerah (Perda) yang 6 diantaranya merupakan inisiatif DPRD. Salah satu Perda inisiatif itu tentang pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Bandung.

Perda itu dibuat, ujarnya, untuk melindungi masyarakat khususnya generasi muda dari bahaya narkoba.

Sementara itu, Anggota Fraksi PKB ini mengatakan DPRD memiliki peran penting dalam mengawal APBD agar berpihak pada kepentingan Masyarakat. Sesuai dengan UU nomor 23 Tahun 2014, tentang pemerintah daerah yang menjelaskan DPRD memiliki tiga fungsi utama, yaitu legislasi, anggaran dan fungsi pengawasan.

Harapan di tahun baru

Memasuki Tahun 2026, kata Renie, DPRD telah menetapkan beberapa target yang disesuaikan dengan fiskal daerah.

Dengan anggaran yang super hemat, DPRD tetap medorong pemerintah daerah untuk tetap fokus pada akuntabilitas dan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Yang menjadi prioritas utama, yakni subsidi dan bantuan sosial masyarakat, seperti BPJS Kesehatan, ketenagakerjaan, modal usaha dan pelatihan ketenagakerjaan.

Prioritas lainnya, beasiswa bagi siswa miskin, rumah tidak layak huni (rutilahu), ketahanan pangan dan penciptaan lapangan kerja. Targetnya untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, mendorong kemandirian keluarga dan pemerataan kesejahteraan secara tranfaran dan tepat sasaran.

Di bidang infrastruktur, ujar Renie, DPRD memprioritaskan pada perbaikan dan pemerliharaan jalan serta infrastruktur dasar yang inklusif. Program lainnya yang telah masuk dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) 2026, diantaranya Pembangunan SDM berkualitas dan berakhlak, tata kelola pemerintahan transformatif, perekonomian inklusif, berdaya saing dan berkelanjutan.

Peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan berbasis partisipasi publik dengan kearipan lokal serta berwawasan lingkungan.

“Meskipun adanya penurunan TKD tapi kami berharap di 2026 pembangunan di Kabupaten Bandung tetap berjalan dengan manajemen keuangan yang lebih efisien, kreatif dan inovatif dalam menggali potensi pendapatan daerah. Seluruh program prioritas dapat berjalan secara optimal demi terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung yang Bedas,” katanya.* dj

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Borong 5 Penghargaan dan Dana Rp24 Miliar, Ciamis Tutup 2025 Dengan Gemilang

Next Post

Songsong Tahun 2026, PDI Perjuangan Garut Perkuat Tekad Politik Kerakyatan

Related Posts

Satpolairud Polres Garut Lakukan Pencarian Intensif Hilangnya Nelayan di Perairan Cipunaga
deNews

Satpolairud Polres Garut Lakukan Pencarian Intensif Hilangnya Nelayan di Perairan Cipunaga

Kamis, 2 April 2026
Halal Bihalal Jadi Momentum Bupati Ciamis Tegaskan Efisiensi Anggaran di Tengah Defisit APBD
deNews

Halal Bihalal Jadi Momentum Bupati Ciamis Tegaskan Efisiensi Anggaran di Tengah Defisit APBD

Kamis, 2 April 2026
Foto: Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Ciamis, Drs. Mohamad Iskandar, M.Si.
deNews

UPTD PPA Ciamis Masuki Tahap Harmonisasi, Kabag Organisasi Pastikan Regulasi dan Struktur Siap

Kamis, 2 April 2026
Bupati Herdiat Kaji WFH dan Arahkan ASN Ciamis Tinggalkan Kendaraan Pribadi
deNews

Bupati Ciamis Tegaskan Perlindungan Anak Tak Bisa Ditunda, UPTD PPA Segera Beroperasi

Kamis, 2 April 2026
Bayar Pajak Pakai Sampah, Inovasi Sindangrasa Ringankan Warga di Tengah Tekanan Ekonomi
deNews

Bayar Pajak Pakai Sampah, Inovasi Sindangrasa Ringankan Warga di Tengah Tekanan Ekonomi

Rabu, 1 April 2026
DLH Purwakarta: SPPG tidak hanya fokus pemenuhan Gizi tetapi bertanggung jawab penuh terhadap dampak lingkungan
Nasional

DLH Purwakarta: SPPG tidak hanya fokus pemenuhan Gizi tetapi bertanggung jawab penuh terhadap dampak lingkungan

Rabu, 1 April 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Terkait CSR Peternakan Ayam Manggis, Tak Seorang Pun Mengaku Terima Signifikan

Sabtu, 9 November 2019

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

Foto : Kadishub Ciamis Dadan Mulyatna saat diwawancara terkait persiapan posko dan rekayasa lalu lintas

Jelang Mudik Lebaran 2025 Dishub Ciamis Siapkan Posko dan Rekayasa Lalu Lintas.

Senin, 17 Maret 2025

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Korban Pembunuhan Ibu-Anak di Subang

Kamis, 19 Agustus 2021

Deni Suherlan, Sekda Kabupaten Garut Meninggal Dunia di Rumah Dinasnya

Senin, 11 Mei 2020

Mantan Ketua DPD Golkar Hilman Sukiman Tutup Usia, Bupati Bandung Sampaikan Bela Sungkawa

Kamis, 27 Mei 2021

Menumbuhkan Semangat Olahraga Melalui Kepengurusan Baru PBVSI Garut

Jumat, 24 Oktober 2025

Srikandi PP Garut Kirim Bantuan Sembako, Pakaian Bayi Dan Obat-Obatan Pada Korban Banjir Bandang

Minggu, 18 Oktober 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste