Purwakarta,dejurnal.com – Ratusan anggota GRIB jaya Purwakarta Gelar
aksi demonstrasi kali ini bertujuan untuk PT Metro Indonesia, meminta kepeduliannya kepada karyawan yang mengalami pelecehan dari atasannya.
“Kita tidak bisa tinggal diam melihat saudara-saudara kita yang bekerja keras justru harus menghadapi perlakuan tidak pantas. Pelecehan dalam bentuk apapun tidak dapat diterima dan harus mendapatkan penanganan yang tepat,
dan minta kepedulian PT metro untuk korban pelecehan” Ungkap H Trisna Rizky Nugraha Ketua Grib jaya Purwakarta,Kepada Media,Saat Melaksanakan aksi demonstrasi di halaman PT Metro Indonesia, Jumat 9 Januari 2026
Menurut ketua Grib jaya Purwakarta Selain pembelaan terhadap karyawan yang dugaan di lecehkan Atasannya juga kekhawatiran terkait proses perizinan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang dimiliki oleh PT Metro Indonesia.
“Kami tidak hanya datang untuk menyampaikan aspirasi, tetapi juga untuk mengajak perusahaan agar menjalankan segala proses sesuai dengan peraturan yang berlaku di tanah air “kata ketua Grib jaya
menurut Dia,Perizinan AMDAL bukan hanya sekadar formalitas, melainkan kewajiban untuk menjaga lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
AMDAL yang sah dan sesuai standar menjadi bagian penting dalam operasional perusahaan, terutama yang bergerak di sektor yang berpotensi memberikan dampak pada lingkungan hidup. GRIB Jaya mengaku telah melakukan kajian awal terkait perizinan tersebut dan menemukan beberapa poin yang perlu diklarifikasi oleh pihak perusahaan.
Anggota GRIB Jaya yang berpartisipasi dalam demo membawa spanduk bertuliskan tuntutan terkait klarifikasi perizinan AMDAL dan penuntutan hukum bagi pelaku pelecehan.dan kepeduliannya PT metro kepada korban pelecehan
Mereka juga menyerahkan surat permohonan kepada pihak manajemen pabrik yang hadir di lokasi.
Hingga berita ini d publikasi pihak PT Metro Indonesia belum memberikan tanggapan resmi terkait kedua isu yang diangkat oleh GRIB Jaya.
GRIB Jaya menyampaikan bahwa mereka siap untuk melakukan dialog terbuka dengan pihak perusahaan dan instansi terkait untuk mencari solusi yang terbaik bagi semua pihak. Kalau tidak ada dialog kedepan akan menurunkan anggotanya lebih banyak lagi “Pungkas ketua Grib jaya ***Budi














