Ciamis, Dejurnal,- Penantian panjang PSGC Ciamis akhirnya berujung manis. Perjuangan tanpa lelah, kekompakan tim, serta doa masyarakat Ciamis berpadu sempurna mengantarkan Laskar Singacala promosi ke Liga 2 Indonesia musim depan.
Kepastian tersebut diraih usai PSGC Ciamis menyingkirkan Persiba Bantul lewat drama adu penalti dengan skor 4-2 pada laga play off promosi Liga Nusantara 2025/2026 di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (7/2/2026) petang.
Hasil tersebut sekaligus memastikan PSGC finis sebagai peringkat ketiga Liga Nusantara dan mengamankan satu tiket terakhir menuju kasta kedua sepak bola nasional.

Usai kemenangan bersejarah tersebut, CEO PSGC Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya bersama jajaran oficcial dan para pemain tampak melakukan sujud syukur di tengah lapangan. Ekspresi haru dan bahagia menyelimuti seluruh tim, menandai berakhirnya perjalanan panjang penuh perjuangan.
“Ini bukan hanya soal kerja keras dan kekompakan pemain yang terus kami jaga bersama, tetapi yang paling penting adalah doa dan dukungan masyarakat Ciamis,” ujar Herdiat.
Ia menegaskan, keberhasilan PSGC tak lepas dari kebersamaan semua elemen, mulai dari pemain, pelatih, manajemen, hingga masyarakat yang setia mendoakan.
Semangat itu, menurutnya, sejalan dengan filosofi Laskar Singacala, singacala ngalalana, jadi raja tanjeur najuritan pantang menyerah dalam setiap perjuangan.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit awal dibunyikan, laga berjalan sengit. Kedua tim tampil terbuka dan saling menekan. PSGC Ciamis mulai menunjukkan dominasi sejak menit ke-15.
Tekanan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-23 ketika Shahih Elang Rishandy sukses menyundul bola ke gawang Persiba Bantul memanfaatkan situasi sepak pojok. PSGC unggul 1-0.
Persiba Bantul tak tinggal diam. Intensitas serangan ditingkatkan hingga akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-40 melalui sundulan Fachrizal, kembali memanfaatkan sepak pojok. Skor berubah menjadi 1-1.
Namun keunggulan kembali berpihak pada PSGC jelang turun minum. Sidang Iskus mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-45 setelah lolos dari jebakan offside dan menuntaskan umpan dari sisi kiri. Babak pertama ditutup dengan keunggulan PSGC Ciamis 2-1.
Memasuki babak kedua, Persiba Bantul tampil lebih menekan. Tekanan tersebut berbuah gol pada menit ke-72 lewat sundulan keras Sandi Samosir yang gagal diantisipasi kiper PSGC, M. Ridho. Skor kembali imbang 2-2 dan bertahan hingga waktu normal berakhir.
Laga pun dilanjutkan ke babak tambahan 2×15 menit. Meski kedua tim sama-sama memiliki peluang, skor tak berubah, sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam babak adu penalti, PSGC Ciamis tampil lebih tenang dan percaya diri. Empat eksekutor PSGC sukses menjalankan tugasnya
Sementara dua penendang Persiba Bantul gagal, masing-masing Restu Agung yang tendangannya membentur mistar serta Fachrizal Maulana yang berhasil ditepis kiper PSGC, M. Ridho.
Penalti penentu dieksekusi Ganjar Kurniawan dengan sempurna, mengunci kemenangan PSGC Ciamis 4-2 dan memastikan promosi ke Liga 2 Indonesia musim depan.
Dikatakan Herdiat kemenangan tersebut menjadi momen bersejarah bagi PSGC Ciamis. Setelah melewati perjalanan panjang dan penuh tantangan di Liga Nusantara.
“Laskar Singacala akhirnya kembali ke kasta kedua sepak bola nasional sebuah pencapaian yang lahir dari perjuangan, kebersamaan, dan doa tanpa henti dari masyarakat Tatar Galuh,” Pungkas Herdiat.. (Nay Sunarti












