Ciamis, deJurnal,- Proses seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis terus berlanjut dan kini memasuki tahap krusial.
Pada seleksi tahap kedua ini, para peserta diuji melalui penulisan dan presentasi makalah sebagai bagian dari upaya menjaring figur pimpinan yang memiliki visi, integritas, dan kapasitas kepemimpinan dalam pengelolaan zakat daerah.
Tahapan presentasi makalah dilaksanakan pada Kamis, 5 Februari 2026, bertempat di MAN 1 Darussalam Ciamis.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menilai kesiapan konseptual dan strategis para calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Ciamis.
Ketua Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Ciamis, K.H. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi, MBA., M.Ag., yang akrab disapa Ang Icep, menyampaikan bahwa seluruh peserta yang lolos tahapan administrasi dan seleksi awal mengikuti proses presentasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Pada sesi pertama ini, sebanyak sembilan peserta mengikuti presentasi makalah. Sementara lima peserta lainnya dijadwalkan mengikuti sesi lanjutan pada hari berikutnya,” ujar Ang Icep.
Ia menambahkan, seleksi tahap kedua ini menjadi bagian penting sebelum memasuki tahapan akhir berupa wawancara mendalam yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Februari 2026.
Dalam presentasi tersebut, para peserta diminta memaparkan gagasan, analisis, serta pandangan strategis terkait pengelolaan zakat di Kabupaten Ciamis.
Ang Icep menerangkan Tim Seleksi menilai tidak hanya aspek akademik, tetapi juga visi kepemimpinan, kemampuan analisis kebijakan, serta pemahaman terhadap tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.
Adapun materi makalah mencakup sejumlah pokok bahasan strategis, antara lain latar belakang pentingnya kepemimpinan BAZNAS yang efektif, peran BAZNAS dalam pengelolaan zakat daerah, tujuan kepemimpinan yang ingin diwujudkan, hingga kualifikasi ideal yang harus dimiliki oleh seorang pimpinan BAZNAS.
Selain itu, peserta juga menguraikan tugas dan wewenang pimpinan BAZNAS, termasuk strategi dalam membangun sistem kepemimpinan yang berintegritas, amanah, transparan, serta mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat.
Ang Icep menuturkan pelaksanaan tes makalah masih berlangsung dalam dua sesi dan belum sepenuhnya rampung.
Tim Seleksi memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
“Seleksi ini dirancang secara sistematis dan objektif untuk menjaring calon pimpinan BAZNAS yang tidak hanya kompeten secara manajerial, tetapi juga memiliki integritas moral dan komitmen kuat dalam mengelola zakat secara profesional dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Melalui proses seleksi yang ketat dan transparan tersebut, Ang Icep berharap dapat menghasilkan pimpinan BAZNAS Kabupaten Ciamis yang kredibel, visioner.
“Diharapkan pimpinan nanti kedepannya mampu memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan umat dan pembangunan daerah di masa mendatang,” pungkasnya. (Nay Sunarti)














