• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Sabtu, Oktober 31, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Sidak Menteri LH, Ciamis Digadang Jadi Lokomotif Penyelesaian Krisis Sampah Nasional

bydejurnalcom
Minggu, 1 Februari 2026
Reading Time: 2 mins read
Sidak Menteri LH, Ciamis Digadang Jadi Lokomotif Penyelesaian Krisis Sampah Nasional
ShareTweetSend

Ciamis, deJurnal,- Kabupaten Ciamis mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (LH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kabupaten Ciamis, Minggu (1/2/2026).

Kedatangannya untuk menilai langsung pengelolaan sampah sebagai bagian dari proses penilaian Penghargaan Adipura 2026.

Berbeda dari kunjungan seremonial, Menteri LH memilih turun langsung ke pelosok desa hingga sudut-sudut wilayah kabupaten.

BacaJuga :

Pertanyakan Izin dan Dugaan Manipulasi Tanda Tangan Ratusan Warga Mekarrahayu Protes Pembangunan Rumah Ibadah di TKI V Mekarrahayu Margaasih

Melalui Jumat Keliling, Polres Garut Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Waspada Bencana

Silaturahmi PAN-Demokrat Bahas Dinamika Pengisian Kursi Wabup Ciamis

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi faktual di lapangan, sekaligus mengukur sejauh mana keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Hanif menyampaikan tantangan pengelolaan sampah di wilayah Kabupaten Ciamis jauh lebih kompleks dibandingkan kota.

Luas wilayah, persebaran penduduk, serta keterbatasan infrastruktur menjadi faktor utama yang harus dihadapi.

“Kabupaten dan kota itu sangat berbeda. Kalau kota terjadi konsentrasi penanganan yang relatif lebih mudah memanajemennya, tetapi kabupaten tidaklah sesederhana itu. Karena itu saya sengaja masuk langsung ke pelosok,” ujarnya.

Dari hasil peninjauan lapangan, Hanif mengaku menemukan keunggulan yang jarang ditemui di daerah lain. Di sejumlah pelosok desa Kabupaten Ciamis, warga telah menerapkan pemilahan sampah dari rumah, meskipun tinggal di lingkungan dengan keterbatasan sarana dan kondisi rumah tidak layak huni.

“Di pelosok desa, di sudut-sudut kabupaten, orang sudah memilah sampah. Ini nilai penting yang belum pernah saya temukan di kabupaten lain,” ungkapnya.

Menurut Hanif, kesadaran masyarakat tersebut merupakan modal sosial yang sangat kuat. Jika didukung kebijakan dan sistem pengelolaan yang konsisten, Ciamis berpotensi menjadi contoh nasional dalam penanganan sampah berbasis partisipasi warga.

Bahkan, Hanif menyebut Ciamis sebagai daerah dengan potensi tertinggi untuk memulai penyelesaian krisis sampah nasional.

“Insyaallah mulai dari Ciamis kita akan urai krisis sampah nasional. Ini bukan jargon. Hari ini yang paling tinggi potensinya masih Ciamis,” tegasnya.

Meski memberikan apresiasi, Hanif juga mencatat masih adanya persoalan mendasar, khususnya pada sampah bernilai rendah (low value) yang masih dibuang sembarangan, dibakar, atau mencemari sungai.

“Ini masih menjadi pekerjaan rumah Pak Bupati. Kalau semua indikator sudah terpenuhi secara sempurna, barulah itu disebut Adipura Kencana,” katanya.

Hanif menegaskan penilaian Adipura dilakukan secara objektif dan menyeluruh. Bahkan, tim penilai mewawancarai kepala desa secara langsung tanpa pendampingan kepala daerah, guna memastikan data yang diperoleh benar-benar faktual.

Ia berharap dalam beberapa hari ke depan, Pemerintah Kabupaten Ciamis dapat melakukan langkah percepatan sebelum penetapan Adipura.

“Terus bekerja keras. Jadikan Ciamis contoh nasional. Dari 514 kabupaten/kota, masa tidak ada yang purna. Dari Ciamis kita tuntaskan tugas ini untuk Indonesia,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya secara terbuka mengakui keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan utama dalam pengelolaan sampah modern di daerahnya.

Hingga saat ini, Pemkab Ciamis belum mampu mengelola sampah secara optimal menggunakan teknologi mesin.

“Dengan keterbatasan anggaran, kami belum bisa bergerak leluasa. Pengelolaan sampah berbasis mesin belum sepenuhnya bisa kami lakukan,” ujarnya.

Meski demikian, Herdiat berkomitmen untuk terus mendorong keterlibatan masyarakat, terutama melalui kebiasaan memilah sampah dari sumbernya.

“Saat ini kami mengandalkan peran serta masyarakat untuk memilah sampah mulai dari rumah masing-masing,” katanya.

Herdiat juga menyampaikan mimpi besar menjadikan Ciamis sebagai daerah terbersih, tidak hanya di Jawa Barat, tetapi juga di tingkat nasional bahkan dunia. Ia berharap pada tahun 2026 Kabupaten Ciamis mampu meraih Penghargaan Adipura. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Longsor di Pangalengan : Dua Balita Tewas, Bupati Berjanji Bangunkan Rumah Ortu Korban

Next Post

Diduga Disebabkan Oleh Penebangan Pohon yang Mengakibatkan Tiang Listrik Roboh di Banjarwangi

Related Posts

DPRD Jabar Komitmen Mendukung PWI Di Porwanas 2027  Mendatang
deSport

DPRD Jabar Komitmen Mendukung PWI Di Porwanas 2027 Mendatang

Jumat, 30 Oktober 2026
Antisipasi Perubahan Cuaca, Satpolair  Sambangi Masyarakat Perairan Waduk Jatiluhur
deEdukasi

Antisipasi Perubahan Cuaca, Satpolair Sambangi Masyarakat Perairan Waduk Jatiluhur

Jumat, 30 Oktober 2026
Dias Rukmana Praja Resmi Maju sebagai Calon Ketua Golkar Purwakarta
dePolitik

Dias Rukmana Praja Resmi Maju sebagai Calon Ketua Golkar Purwakarta

Jumat, 30 Oktober 2026
Pertanyakan Izin dan Dugaan Manipulasi Tanda Tangan Ratusan Warga Mekarrahayu Protes Pembangunan Rumah Ibadah di TKI V Mekarrahayu Margaasih
deNews

Pertanyakan Izin dan Dugaan Manipulasi Tanda Tangan Ratusan Warga Mekarrahayu Protes Pembangunan Rumah Ibadah di TKI V Mekarrahayu Margaasih

Jumat, 30 Oktober 2026
Melalui Jumat Keliling, Polres Garut Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Waspada Bencana
deNews

Melalui Jumat Keliling, Polres Garut Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas dan Waspada Bencana

Jumat, 30 Oktober 2026
Silaturahmi PAN-Demokrat Bahas Dinamika Pengisian Kursi Wabup Ciamis
deNews

Silaturahmi PAN-Demokrat Bahas Dinamika Pengisian Kursi Wabup Ciamis

Jumat, 30 Oktober 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Terkait CSR Peternakan Ayam Manggis, Tak Seorang Pun Mengaku Terima Signifikan

Sabtu, 9 November 2019

Potongan Zakat TPG 2,5 Persen Tak Harus Jadi Riak, Jika Disdik Garut Sosialisasi Sempurna

Rabu, 28 April 2021

KabarDaerah

DPRD dan Bupati Purwakarta Sepakat Rancangan KUA-PPAS APBD TA 2026 Sebesar Rp 2,4 T Ditandatangani

Senin, 20 Oktober 2025

Polsek Pagaden Laksanakan Inpres No. 6 Tahun 2020

Selasa, 8 Juni 2021

Bank Mandiri Bentuk Rumah Ekspor Sebagai Kolaborasi Strategis

Selasa, 6 Mei 2025

Kebakaran Tiga Rumah Permanen di Garut, Polisi Cek TKP

Rabu, 7 Juni 2023

11 Ribu Paket Sembako untuk Pengemudi Opang dan Petugas B3S, Awali Pemberian Sembako Bupati Bandung Bagi Warganya

Rabu, 12 Maret 2025

13 Bidan PTT Garut Dilantik Jadi PNS

Rabu, 6 Mei 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste