• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Minggu, Mei 3, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Sidak Menteri LH, Ciamis Digadang Jadi Lokomotif Penyelesaian Krisis Sampah Nasional

bydejurnalcom
Minggu, 1 Februari 2026
Reading Time: 2 mins read
Sidak Menteri LH, Ciamis Digadang Jadi Lokomotif Penyelesaian Krisis Sampah Nasional
ShareTweetSend

Ciamis, deJurnal,- Kabupaten Ciamis mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (LH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kabupaten Ciamis, Minggu (1/2/2026).

Kedatangannya untuk menilai langsung pengelolaan sampah sebagai bagian dari proses penilaian Penghargaan Adipura 2026.

Berbeda dari kunjungan seremonial, Menteri LH memilih turun langsung ke pelosok desa hingga sudut-sudut wilayah kabupaten.

BacaJuga :

Aktivis Poros Indoor Prima, Soroti Kasus NV, Jadi PR Bersama Usai Bupati Angkat Isu Bullying di Hardiknas

Hardiknas di Ciamis, Bupati Herdiat Angkat Isu Bullying dan Pelecehan Anak

Boarding Tanpa Hambatan, Nana Supriatna Pastikan Jemaah Haji Ciamis Mulus Berangkat dari Kertajati

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi faktual di lapangan, sekaligus mengukur sejauh mana keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Hanif menyampaikan tantangan pengelolaan sampah di wilayah Kabupaten Ciamis jauh lebih kompleks dibandingkan kota.

Luas wilayah, persebaran penduduk, serta keterbatasan infrastruktur menjadi faktor utama yang harus dihadapi.

“Kabupaten dan kota itu sangat berbeda. Kalau kota terjadi konsentrasi penanganan yang relatif lebih mudah memanajemennya, tetapi kabupaten tidaklah sesederhana itu. Karena itu saya sengaja masuk langsung ke pelosok,” ujarnya.

Dari hasil peninjauan lapangan, Hanif mengaku menemukan keunggulan yang jarang ditemui di daerah lain. Di sejumlah pelosok desa Kabupaten Ciamis, warga telah menerapkan pemilahan sampah dari rumah, meskipun tinggal di lingkungan dengan keterbatasan sarana dan kondisi rumah tidak layak huni.

“Di pelosok desa, di sudut-sudut kabupaten, orang sudah memilah sampah. Ini nilai penting yang belum pernah saya temukan di kabupaten lain,” ungkapnya.

Menurut Hanif, kesadaran masyarakat tersebut merupakan modal sosial yang sangat kuat. Jika didukung kebijakan dan sistem pengelolaan yang konsisten, Ciamis berpotensi menjadi contoh nasional dalam penanganan sampah berbasis partisipasi warga.

Bahkan, Hanif menyebut Ciamis sebagai daerah dengan potensi tertinggi untuk memulai penyelesaian krisis sampah nasional.

“Insyaallah mulai dari Ciamis kita akan urai krisis sampah nasional. Ini bukan jargon. Hari ini yang paling tinggi potensinya masih Ciamis,” tegasnya.

Meski memberikan apresiasi, Hanif juga mencatat masih adanya persoalan mendasar, khususnya pada sampah bernilai rendah (low value) yang masih dibuang sembarangan, dibakar, atau mencemari sungai.

“Ini masih menjadi pekerjaan rumah Pak Bupati. Kalau semua indikator sudah terpenuhi secara sempurna, barulah itu disebut Adipura Kencana,” katanya.

Hanif menegaskan penilaian Adipura dilakukan secara objektif dan menyeluruh. Bahkan, tim penilai mewawancarai kepala desa secara langsung tanpa pendampingan kepala daerah, guna memastikan data yang diperoleh benar-benar faktual.

Ia berharap dalam beberapa hari ke depan, Pemerintah Kabupaten Ciamis dapat melakukan langkah percepatan sebelum penetapan Adipura.

“Terus bekerja keras. Jadikan Ciamis contoh nasional. Dari 514 kabupaten/kota, masa tidak ada yang purna. Dari Ciamis kita tuntaskan tugas ini untuk Indonesia,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya secara terbuka mengakui keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan utama dalam pengelolaan sampah modern di daerahnya.

Hingga saat ini, Pemkab Ciamis belum mampu mengelola sampah secara optimal menggunakan teknologi mesin.

“Dengan keterbatasan anggaran, kami belum bisa bergerak leluasa. Pengelolaan sampah berbasis mesin belum sepenuhnya bisa kami lakukan,” ujarnya.

Meski demikian, Herdiat berkomitmen untuk terus mendorong keterlibatan masyarakat, terutama melalui kebiasaan memilah sampah dari sumbernya.

“Saat ini kami mengandalkan peran serta masyarakat untuk memilah sampah mulai dari rumah masing-masing,” katanya.

Herdiat juga menyampaikan mimpi besar menjadikan Ciamis sebagai daerah terbersih, tidak hanya di Jawa Barat, tetapi juga di tingkat nasional bahkan dunia. Ia berharap pada tahun 2026 Kabupaten Ciamis mampu meraih Penghargaan Adipura. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Longsor di Pangalengan : Dua Balita Tewas, Bupati Berjanji Bangunkan Rumah Ortu Korban

Next Post

Diduga Disebabkan Oleh Penebangan Pohon yang Mengakibatkan Tiang Listrik Roboh di Banjarwangi

Related Posts

Satlantas Polres Garut Gelar Patroli Hunting di Tarogong Kidul, Ratusan Pelanggaran Ditindak
deNews

Satlantas Polres Garut Gelar Patroli Hunting di Tarogong Kidul, Ratusan Pelanggaran Ditindak

Minggu, 3 Mei 2026
Jemput Bola hingga Pelosok, Disdukcapil Ciamis Kejar Perekaman e-KTP untuk Warga Rentan
deNews

Jemput Bola hingga Pelosok, Disdukcapil Ciamis Kejar Perekaman e-KTP untuk Warga Rentan

Minggu, 3 Mei 2026
Polsek Majalaya Polresta Bandung Menggelar Apel Gabungan Dalam Rangka Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Elemen Masyarakat
deNews

Polsek Majalaya Polresta Bandung Menggelar Apel Gabungan Dalam Rangka Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Elemen Masyarakat

Sabtu, 2 Mei 2026
Aktivis Poros Indoor Prima, Soroti Kasus NV, Jadi PR Bersama Usai Bupati Angkat Isu Bullying di Hardiknas
deNews

Aktivis Poros Indoor Prima, Soroti Kasus NV, Jadi PR Bersama Usai Bupati Angkat Isu Bullying di Hardiknas

Sabtu, 2 Mei 2026
Hardiknas di Ciamis, Bupati Herdiat Angkat Isu Bullying dan Pelecehan Anak
deNews

Hardiknas di Ciamis, Bupati Herdiat Angkat Isu Bullying dan Pelecehan Anak

Sabtu, 2 Mei 2026
Boarding Tanpa Hambatan, Nana Supriatna Pastikan Jemaah Haji Ciamis Mulus Berangkat dari Kertajati
deNews

Boarding Tanpa Hambatan, Nana Supriatna Pastikan Jemaah Haji Ciamis Mulus Berangkat dari Kertajati

Sabtu, 2 Mei 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Selain Diduga Lalai CSR, Peternakan Ayam Manggis Pandang Sebelah Mata Muspika Mande

Rabu, 6 November 2019

Diam-Diam, Segel Pengawasan Pelanggaran Perda Peternakan Ayam Manggis Dicabut?

Kamis, 7 November 2019

KabarDaerah

Para Pendekar Silat Garut Silaturahmi Dengan Kang Komar Preman Pensiun

Selasa, 26 April 2022

Aliansi Masyarakat Garut Berkomitmen Kawal Program MBG Demi Generasi Cerdas dan Sehat

Selasa, 18 November 2025

Ketua Dewan Penasehat MKGR Kabupaten Garut Dukung Ketua Umum Adies Kadir Dua Periode

Sabtu, 26 Juli 2025

Pencemaran Lingkungan Akibat Limbah Pabrik Kulit Sukaregang, Kejahatan Lingkungan?

Rabu, 2 Oktober 2019

Harapan Baru Mak Canah Mendapat Program Rumah Layak Huni : Terima Kasih Baznas Garut

Jumat, 25 Juli 2025

Bandeng Presto Berjamur Di BPNT, Pendamping Bansos Pangan RL Akui Kelalaiannya

Rabu, 23 September 2020

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste