CIAMIS, deJurnal,- Pascamasa libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, aktivitas pelayanan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis mengalami lonjakan signifikan.
Ratusan warga datang hampir bersamaan untuk mengurus dokumen kependudukan, memicu antrean panjang dan kepadatan di area pelayanan.
Sejak layanan dibuka kembali pada Rabu (25/3/2026), intensitas kunjungan warga terus meningkat. Pada Jumat (27/3/2026), kondisi di dalam gedung terlihat padat.

Ruang tunggu lantai 1 dipenuhi pemohon, sementara di lantai 2, area pengambilan dokumen juga tidak kalah sesak.
Keterbatasan fasilitas membuat sebagian warga harus berdiri, bahkan antrean terlihat mengular hingga tangga penghubung antar lantai. Di luar gedung, halaman kantor turut dipenuhi masyarakat yang menunggu giliran.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ciamis, Yayan Muhamad Supyan, menyebut lonjakan ini sebagai dampak langsung dari penumpukan kebutuhan layanan selama libur panjang.
“Setelah libur Lebaran, masyarakat datang secara bersamaan untuk mengurus dokumen. Ini menyebabkan antrean meningkat tajam dalam waktu singkat,” jelasnya.
Ia memastikan, di tengah keterbatasan ruang, pelayanan tetap diupayakan berjalan maksimal dengan optimalisasi petugas dan pengaturan alur antrean.

Namun demikian, kondisi tersebut menjadi cerminan bahwa kapasitas gedung pelayanan saat ini sudah tidak lagi ideal. Peningkatan jumlah pemohon tidak sebanding dengan ketersediaan ruang yang ada.
“Kami melihat ini sebagai sinyal kuat bahwa perlu ada pengembangan fasilitas. Harapannya, ke depan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang lebih nyaman dan tertata,” tambahnya.
Di tengah kepadatan tersebut, masyarakat tetap mengapresiasi kinerja petugas. Salah seorang warga, Siti (34), mengaku pelayanan berjalan baik meskipun harus antre cukup lama.
“Petugasnya ramah dan pelayanannya cepat. Secara umum sudah sangat bagus. Mungkin ke depan ruangannya bisa diperluas supaya lebih nyaman dan tidak terlalu padat,” tuturnya.
Fenomena lonjakan pemohon menggambarkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan administrasi kependudukan.
Di sisi lain, peningkatan sarana dan prasarana menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera direalisasikan, guna menghadirkan pelayanan publik yang lebih representatif dan humanis di Kabupaten Ciamis.















