CIAMIS, deJurnal,- Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat Kabupaten Ciamis tahun 2026 resmi digelar.
Pembukaan berlangsung di Stadion Atletik Linggabuana, Selasa (5/5/2026), diikuti ratusan atlet pelajar dari berbagai kecamatan.
Kegiatan tahunan tersebut dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdis Disdik) Kabupaten Ciamis Muharam Ahmad Zajuli, S.IP., M.Pd..
Dalam sambutannya, ia menekankan O2SN bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan bagian dari proses pendidikan yang utuh.
Menurutnya, olahraga menjadi salah satu media efektif dalam membentuk karakter peserta didik, mulai dari kedisiplinan, sportivitas, hingga mental pantang menyerah.
“O2SN ini bukan hanya soal siapa yang juara, tetapi bagaimana anak-anak belajar berproses, berani tampil, dan menghargai setiap usaha yang dilakukan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya tiga hal bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan ke depan, yakni kreativitas, pengembangan bakat, dan keberanian.
Ketiganya dinilai menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang unggul dan berdaya saing.
Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Karakter Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Ely Mulyaningsih, menyampaikan O2SN merupakan bagian dari pembinaan karakter siswa sejak dini yang dikemas melalui aktivitas olahraga.
“Untuk tahun ini sebanyak 237 atlet dengan dukungan 185 pelatih ambil bagian. Mereka akan bertanding di sejumlah cabang olahraga, di antaranya kids atletik, bulu tangkis, pencak silat, karate, renang, senam, dan taekwondo,” jelasnya
Ely menuturkan pelaksanaan O2SN berlangsung selama dua hari, 5 hingga 6 Mei 2026, dengan empat lokasi pertandingan, yakni untuk Cabor Atletik di Stadion Atletik Linggabuana, untuk Cabor Bela Diri di GOR dan Auditorium Universitas Galuh (Unigal), untuk Cabor renang di Kolam Renang Gunung Daweg Cikoneng, serta untuk Cabor bulu tangkis di GOR Miftah Handapherang
Lebih lanjut Ely menegaskan, ajang tersebut tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun sikap positif seperti kerja sama, tanggung jawab, dan kejujuran.
“Harapannya, dari O2SN ini lahir atlet-atlet muda yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki karakter yang baik dan siap berkompetisi di level lebih tinggi,” pungkasnya. (Nay Sunarti)
















