• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Jumat, Juli 17, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Festival Layang-Layang Internasional di Papandayan, Pemerhati Lingkungan Garut Ingatkan Ini

bydejurnalcom
Jumat, 17 Juli 2026
Reading Time: 3 mins read
Festival Layang-Layang Internasional di Papandayan, Pemerhati Lingkungan Garut Ingatkan Ini
ShareTweetSend

Dejurnal.com, Garut – Pemerintah Daerah Kabupaten Garut dan Penyelenggara Festival Layang – Layang Internasional, harus bisa menjamin atas berbagai resiko, keamanan, kenyamanan, keselamatan, resiko potensi kerusakan lingkungan diakibatkan penyelenggaran. Jangan sampai mengejar prestasi malah tabrak aturan.

Pemda Kabupaten Garut beserta pihak Penyelenggara, Acara Festival Layang Layang Internasional ini, tentunya harus memperhatikan segala potensi dampak, resiko yang akan timbul dilapangan. Baik saat gelaran atau pasca acara. Pasalnya kegiatan tersebut memiliki tingkat resiko begitu kompleksitas tinggi, perlu adanya persiapan sangat matang, dan memiliki kelengkapan perijinan, sesuai peraturan perundang-undangan.

Dengan adanya keterlibatan peserta dari luar negeri tentunya sangat dibutuhkan kordinasi serta tata kelola manajemen yang baik dan benar, jangan sampai asal-asalan, berdampak buruk terhadap nama baik Kabupaten Garut itu sendiri dimata dunia internasional.

BacaJuga :

Mobil Masuk Ke Parit Usai Hindari Motor Yang Hilang Kendali, Polsek Cisurupan Polres Garut Gercep Lakukan Evakuasi

MPLS Tak Sekadar Kenalkan Sekolah, SMP, SMA IT MD Fathahillah Gandeng BPBD Bekali Santri Keterampilan Hadapi Bencana 

Dinsos Ciamis Bergerak Cepat, TAGANA Salurkan Bantuan Darurat bagi Korban Kebakaran Jalan Cipto

Atas hal tersebut khususnya, bagi pihak penyelenggara event, harus bersikap dan melakukan pendekatan berbasis resiko (“risk based approach”), mengingat Garut memiliki peristiwa yang sangat pahit dan mengerikan berujung fatal kematian dan sempat viral, sorotan tajam bahkan terus menjadi traumatik berkepanjangan. Atas hal tersebut perlu adanya sikap kehati -hatian sebagai pondasi utama di dalam penyelenggara event, apalagi ini sekelas festival internasional.

Tentunya diperlukan adanya pendekatan secara khusus, bahkan bila perlu adanya kajian secara teknis lebih detail sehingga dapat terindentifikasi secara dini sumber potensi yang akan timbul dilapangan dan memudahkan pengendalian resikonya.

Untuk itu penyelenggara event harus bisa menerapkan standar SNI-ISO20121:2017, tentang berkaitan hal manajemen event keberlanjutan, sehingga dalam membuat perencanaan, pelaksanaan dan bahkan pasca pelaksanaan bisa terpetakan dan dengan adanya kegiatan tersebut dapat membawa manfaat, dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar lokasi kegiatan, dalam hal manfaat sosial dan ekonomi, juga berdampak positif peningkatan atas taraf hidup, kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi serta peningkatan PAD dan IPM Kabupaten Garut. Maka penerapan standar SNI-ISO 2012:2017, menjadi hal sangatlah penting.

Sementara sebagaimana telah diketahui bersama, pelaksanakan kegiatan Festival Layang Layang Internasional, berlokasi di Agrowisata Tepas Papandayan Desa Karamatwangi Kecamatan Cisurupan – Garut. Sementara berdasarkan informasi Agrowisata Tepas Papandayan ini satu hamparan dan dibawah Cagar Alam dan terkait pengelolan dan pengguna sumber air panas yang berasal dari CA Gunung Papandayan, diduga belum mengatongi perizinan.

Berkaitan hal tersebut perlu adanya hal sikap kehati-hatian dari pihak Pemda Kabupaten Garut, serta Penyelenggara Event, pasalnya pihak BBKSDA ( Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam), melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkum Kehutanan), saat ini sedang melakukan penegakan hukum hal operasi penertiban kawasan, yang selama ini telah terjadi adanya hal pengunaan dan pemanfaatan sumber daya alam, serta telah terjadi adanya hal perambahan kawasan hutan yang diduga dilakukan oleh warga masyarakat sekitar hutan.

Terkait hal operasi Gabungan tersebut telah dilaksanakan pada hari Rabu siang, tanggal 15 Juli 2026, dan Tim Gabungan terdiri dari Gakkum Kehutanan BBKSDA, POM TNI-POLRI, Brigade Mobil Polri, dan Masyarakat Mitra Polhut (MMP), dengan sasaran Kawasaan Cagar Alam / Taman Wisata Cagar Alam ( CA/TWA) Gunung Papandayan Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat.

Dalam operasi tersebut sedikitnya ada 44 Pentani dan 23 Orang sudah dimintai keterangan, dan terkumpulkan barang bukti oleh Tim Gabungan, dan atas hal perbuatan warga masyarakat terjaring dalam operasi diduga telah melakukan perambahan disekitar lereng dan masuk kedalam kawasan hutan lindung gunung Papandayan, sebagai Cagar Alam, dan
operasi dilaksanakan berdasarkan hal Memorandum Dirjen Konservasi SDA dan Ekosistem Nomor M.54/KSDAE/KK/ KSA.02.01/B/6/2026. Tertanggal 15 Juni 2026.

“Terkait hal akan diadakannya Festival Layang Layang Internasional yang berlokasi di Agrowisata Tepas Papandayan yang satu hamparan dengan Cagar Alam, tentu kepada pihak Pemda Kabupaten Garut beserta pihak penyelenggara acara (event), untuk tidak tergesa-gesa, akan lebih baik, maaf ini hanya sekedar saran lebih baik pindah lokasi kegiatan, namun jika itu tidak bisa, coba lengkapi dahulu masalah perizinan dan perlu ada sikap kehati-hatian, jangan sampai ujungnya berdampak jelek nama baik Pemda Kabupaten Garut itu sendiri dimata dunia internasional,” ujar salah satu aktivis pemerhati lingkungan hidup, Agus Riyanto kepada dejurnal.com, Kamis (16/7/2026).

Apalagi, lanjut Agus Riyanto, pesertanya itu dari luar negeri, ini harus benar benar terkait tata kelola manajemennya, jangan asal jadi, namun harus diperhitungkan secara matang.

“Beberapa warga yang sudah diperiksa dan dimintai keterangan oleh BBKSDA, terkait perambahan lahan seluas 117 Hektar disekitar lereng yang kawasan hutan lindung dan cagar alam Gunung Papandayan, dan sebagaimana keterangan yang telah disampaikan oleh Kepala Bidang Teknis BBKSDA Jawa Barat Andri H. Siregar, bahwa hal operasi merujuk momerandum Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam – Ekosksistem,” ungkapnya.

Bahkan dikatakan lebih lanjut Agus R, hal penertiban, fokus pada lahan termasuk Cagar Alam Gunung Papandayan, blok Balenyengked Pasir Hui 8 Hektar, Blok Waternimen 14 Hektar, Blok Komplek Darajat 5 Hektar, serta Desa Cihawuk Seluar 90 Hektar, termasuk didalamnya Jalan Zeni, Datar Rohman dan Berecek.

“kenapa tadi diawal disampaikan pihak Pemda Kabupaten Garut serta kepada Penyelenggara Festival Layang Layang untuk lebih hati hati, pasalnya sumber air panas itu dari Cagar Alam, dan pipanya itu melintasi Blok Waternimen, makanya saya berharap kepada Pemda dan Pihak Manajemen Penyelenggara Festuval jangan asal-asalan perlu hal kajian yang matang, mengingat tadi itu, jangan sampai niat baik jadi berdampak buruk”. Pungkasnya.***Yohaness

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Pemkab Ciamis Kembali Menang di Pengadilan, PTTUN Jakarta Kuatkan Pemberhentian Kades Cicapar

Next Post

Peringati HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Garut Gelar Aksi Lingkungan dan Pengobatan Gratis untuk Masyarakat

Related Posts

Peringati HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Garut Gelar Aksi Lingkungan dan Pengobatan Gratis untuk Masyarakat
deNews

Peringati HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Demokrat Garut Gelar Aksi Lingkungan dan Pengobatan Gratis untuk Masyarakat

Jumat, 17 Juli 2026
Pemkab Ciamis Kembali Menang di Pengadilan, PTTUN Jakarta Kuatkan Pemberhentian Kades Cicapar
deNews

Pemkab Ciamis Kembali Menang di Pengadilan, PTTUN Jakarta Kuatkan Pemberhentian Kades Cicapar

Jumat, 17 Juli 2026
Di Balik Jumat Berkah Dinsos Ciamis, Tagana Turun ke Dapur Siapkan 100 Porsi Ayam Goreng dan Karedok untuk Masyarakat
deNews

Di Balik Jumat Berkah Dinsos Ciamis, Tagana Turun ke Dapur Siapkan 100 Porsi Ayam Goreng dan Karedok untuk Masyarakat

Jumat, 17 Juli 2026
Mobil Masuk Ke Parit Usai Hindari Motor Yang Hilang Kendali, Polsek Cisurupan Polres Garut Gercep Lakukan Evakuasi
deNews

Mobil Masuk Ke Parit Usai Hindari Motor Yang Hilang Kendali, Polsek Cisurupan Polres Garut Gercep Lakukan Evakuasi

Jumat, 17 Juli 2026
MPLS Tak Sekadar Kenalkan Sekolah, SMP, SMA IT MD Fathahillah Gandeng BPBD Bekali Santri Keterampilan Hadapi Bencana 
deNews

MPLS Tak Sekadar Kenalkan Sekolah, SMP, SMA IT MD Fathahillah Gandeng BPBD Bekali Santri Keterampilan Hadapi Bencana 

Jumat, 17 Juli 2026
Dinsos Ciamis Bergerak Cepat, TAGANA Salurkan Bantuan Darurat bagi Korban Kebakaran Jalan Cipto
deNews

Dinsos Ciamis Bergerak Cepat, TAGANA Salurkan Bantuan Darurat bagi Korban Kebakaran Jalan Cipto

Kamis, 16 Juli 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Garut Gaduh! Ada Isu Makam Raden Tumenggung Ardikusumah Digali, Ini Fakta Sebenarnya

Senin, 14 Agustus 2023
Andrianto (kiri) saat bersama Siti Mamduhah, Ketua DKKG Kang Jiwan dan salah satu legislator Garut Syamsudin saat berziarah ke makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong, bebebrapa waktu lalu.

Kini, Makam Raden Tumenggung Ardikusumah di Astana Kalong Garut Banyak Diziarahi Tokoh Masyarakat

Sabtu, 22 Juli 2023

KabarDaerah

Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung Penghargaan Program Guru Ngaji Jadi Pemicu Semangat Anggota Dewan

Kamis, 13 Juli 2023

HUT ke 51 PPNI, Bupati Sukabumi Ajak Nakes Berikan Pelayanan Terbaik Pada Masyarakat

Minggu, 20 April 2025

Desa Serangmekar Gelar Musdes Penataan Desa, Ini Kata Babinsa Peltu Taufik Asodiki

Rabu, 30 April 2025
Bupati Bandung Dadang Supriatna (kiri), Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar (tengah), dan salah satu guru ngaji, saat lauching kartu guru ngaji di Hotel Sutan Raja, Kamis (30/9/2021).

Launching Sekolah dan Kartu Guru Ngaji Diapresiasi Menteri Desa

Kamis, 30 September 2021

Warga Purwakarta Alihkan Bantuan Dari Gubernur Jabar Pada Yang Lebih Membutuhkan

Rabu, 29 April 2020

Komisi II DPRD Garut Turun Gunung, Tinjau Langsung Sengkarut Lahan Puncak Guha

Selasa, 16 September 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste