• Garut
  • Karawang
  • Purwakarta
  • Bandung
  • Ciamis
  • Cianjur
  • Subang
  • Sukabumi
  • indramayu
No Result
View All Result
  • Login
deJurnal.com
Kamis, Agustus 13, 2026
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel
No Result
View All Result
deJurnal.com
No Result
View All Result

in deNews

Musim Kemarau Tiba, DPRKPLH Ciamis Perketat Mitigasi Kebakaran TPA, Warga Diimbau Stop Bakar Sampah

bydejurnalcom
Jumat, 17 Juli 2026
Reading Time: 3 mins read
Musim Kemarau Tiba, DPRKPLH Ciamis Perketat Mitigasi Kebakaran TPA, Warga Diimbau Stop Bakar Sampah
ShareTweetSend

CIAMIS, deJurnal,- Memasuki musim kemarau, ancaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) menjadi salah satu perhatian utama Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Belajar dari berbagai kejadian kebakaran TPA di sejumlah daerah, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Ciamis memperkuat langkah mitigasi untuk mencegah munculnya titik api yang berpotensi mengganggu lingkungan maupun keselamatan masyarakat.

Sejumlah upaya dilakukan secara terpadu, mulai dari mengurangi volume sampah organik yang masuk ke TPA, memperketat pengawasan terhadap limbah yang berpotensi memicu kebakaran, melarang pembakaran sampah, hingga meningkatkan kesiapsiagaan petugas melalui simulasi penanganan kebakaran.

BacaJuga :

GAS : Kementerian Koperasi Pernah Minta Pemkab Garut Segera Proses Pembubaran Koperasi Kiara Dodot

Semarakkan HUT RI ke-81 Jalan Sehat hingga Evaluasi, TP PKK Ciamis Makin Solid

Asep Rahmat Apresiasi PDPM-UMC, Beasiswa Buka Jalan Warga Kuliah

Sekretaris DPRKPLH Kabupaten Ciamis, Aris Taufik Abadi, mengatakan pengelolaan TPA tidak hanya berorientasi pada pelayanan persampahan, tetapi juga memastikan kawasan tersebut tetap aman, sehat, dan tidak menimbulkan risiko bagi lingkungan sekitar.

Menurutnya, musim kemarau meningkatkan potensi terjadinya kebakaran akibat kondisi timbunan sampah yang semakin kering serta adanya akumulasi gas metana yang dihasilkan dari proses pembusukan sampah organik.

“Gas metana yang terbentuk dari timbunan sampah harus terus dikendalikan dan dilepaskan agar tidak terakumulasi dalam jumlah besar. Jika bercampur dengan oksigen dan terdapat pemicu api, kondisinya sangat berisiko menimbulkan kebakaran. Karena itu, pengelolaan TPA harus dilakukan secara hati-hati dan sesuai prosedur,” ujar Aris, Jumat (17/7/2026).

Untuk mengurangi produksi gas metana, DPRKPLH mendorong masyarakat mulai mengelola sampah organik dari rumah. Sampah sisa makanan, dedaunan maupun limbah dapur diharapkan dapat dimanfaatkan menjadi kompos sehingga tidak seluruhnya berakhir di TPA.

“Semakin sedikit sampah organik yang masuk ke TPA, semakin kecil potensi terbentuknya gas metana. Selain mengurangi risiko kebakaran, langkah ini juga membantu memperpanjang usia layanan TPA,” katanya.

Selain pengurangan sampah dari sumbernya, DPRKPLH juga meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas di kawasan TPA. Bersama pemerintah desa, kecamatan, UPTD, dan relawan lingkungan, petugas melakukan pemetaan terhadap sejumlah titik yang dinilai rawan memunculkan kebakaran sebagai bagian dari sistem deteksi dini.

Aris menegaskan, salah satu faktor yang masih menjadi perhatian adalah kebiasaan membakar sampah yang masih dilakukan sebagian masyarakat. Padahal, tindakan tersebut berpotensi memicu kebakaran, terutama ketika cuaca panas dan angin bertiup kencang.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak lagi membakar sampah, baik di sekitar tempat penampungan sementara maupun di kawasan TPA. Kebiasaan ini masih ditemukan dan risikonya sangat tinggi saat musim kemarau,” tegasnya.

Tak hanya itu, pengawasan terhadap limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) juga diperketat. Limbah elektronik, baterai, maupun material lain yang berpotensi menghasilkan percikan api menjadi perhatian khusus agar tidak bercampur dengan timbunan sampah biasa.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, DPRKPLH berkolaborasi dengan Satpol PP dan Bidang Damkar Kabupaten Ciamis untuk meningkatkan kemampuan petugas dalam menghadapi potensi kebakaran. Simulasi penanganan kebakaran dilakukan agar seluruh personel memahami langkah cepat ketika menemukan titik api di kawasan TPA.

“Melalui simulasi, petugas mengetahui prosedur penanganan awal sehingga api bisa segera dikendalikan sebelum meluas. Kami juga memastikan sarana pendukung seperti sumber air, peralatan pemadam, hingga material penutup tanah selalu dalam kondisi siap digunakan,” jelas Aris.

Ia menambahkan, ketersediaan soil cover atau tanah penutup di TPA saat ini masih mencukupi. Material tersebut memiliki peran penting untuk membantu menutup titik api sekaligus mengurangi pasokan oksigen sehingga kebakaran dapat lebih cepat dikendalikan.

Selain memperkuat kesiapan internal, DPRKPLH telah menginstruksikan seluruh UPTD di wilayah Ciamis, Kawali, Panumbangan, dan Banjarsari agar mengintensifkan edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang benar selama musim kemarau.

Menurut Aris, keberhasilan mencegah kebakaran di TPA tidak hanya bergantung pada kesiapan pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan masyarakat melalui perubahan perilaku dalam mengelola sampah.

“Strategi kami adalah mengedepankan pencegahan. Setiap potensi kebakaran akan segera ditindaklanjuti bersama pemerintah desa, kecamatan, dan instansi terkait agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” katanya.

DPRKPLH juga memastikan koordinasi lintas sektor terus dilakukan selama musim kemarau, termasuk kesiapan mendukung distribusi air bersih apabila diperlukan sesuai arahan Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Aris berharap masyarakat semakin peduli terhadap pengelolaan sampah mulai dari lingkungan rumah masing-masing. Menurutnya, langkah sederhana seperti tidak membakar sampah dan mengolah sampah organik akan memberikan dampak besar terhadap keselamatan lingkungan.

“Pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Ketika masyarakat mulai memilah dan mengurangi sampah yang dibuang ke TPA, kita bukan hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga ikut menekan risiko kebakaran pada musim kemarau. Inilah bentuk kepedulian yang bisa dilakukan setiap orang,” pungkasnya. (Nay Sunarti)

Ikuti Whatsapp Channel deJurnalcom
Previous Post

Usai Salat Jumat, Aula Dinsos Ciamis Dipenuhi Warga, 100 Porsi Jumat Berkah Habis Disantap Bersama

Next Post

Bupati Herdiat Jadi Responden Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Kebijakan Tepat Sasaran

Related Posts

KPH Purwakarta Perkuat Sinergi dengan Bhabinkamtibmas polres Purwakarta, Antisipasi Karhutla dan Jaga Keamanan Hutan
deNews

KPH Purwakarta Perkuat Sinergi dengan Bhabinkamtibmas polres Purwakarta, Antisipasi Karhutla dan Jaga Keamanan Hutan

Kamis, 13 Agustus 2026
Putera Asgar  Juarai Turnamen Sepak Bola Soeratin Cup 2026
deNews

Putera Asgar Juarai Turnamen Sepak Bola Soeratin Cup 2026

Rabu, 12 Agustus 2026
Cegah Karhutla, Polisi Siram Lahan Kering di Babakancikao
deNews

Cegah Karhutla, Polisi Siram Lahan Kering di Babakancikao

Rabu, 12 Agustus 2026
GAS : Kementerian Koperasi Pernah Minta Pemkab Garut Segera Proses Pembubaran Koperasi Kiara Dodot
deNews

GAS : Kementerian Koperasi Pernah Minta Pemkab Garut Segera Proses Pembubaran Koperasi Kiara Dodot

Rabu, 12 Agustus 2026
Semarakkan HUT RI ke-81 Jalan Sehat hingga Evaluasi, TP PKK Ciamis Makin Solid
deNews

Semarakkan HUT RI ke-81 Jalan Sehat hingga Evaluasi, TP PKK Ciamis Makin Solid

Rabu, 12 Agustus 2026
Asep Rahmat Apresiasi PDPM-UMC, Beasiswa Buka Jalan Warga Kuliah
deNews

Asep Rahmat Apresiasi PDPM-UMC, Beasiswa Buka Jalan Warga Kuliah

Rabu, 12 Agustus 2026

ADVERTISEMENT

DeepReport

Pertanyakan Potongan TPG 2,5 Persen Untuk Zakat, Disdik Garut Jadi Am(b)ilin?

Selasa, 27 April 2021

Siapa Pengelola dan Penerima Manfaat CSR Peternakan Ayam Manggis Senilai 4 Miliar?

Rabu, 6 November 2019

KabarDaerah

Wagub Jabar Erwan Setiawan Resmi Buka SPPG Sukamulya Cihaurbeuti

Jumat, 19 Desember 2025

Dadan Nugraha: Saatnya Desa Ambil Alih Hutan lewat Skema KHDPK

Kamis, 19 Juni 2025

Peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri Nasional 2025 Bertema Garut Bersholawat Menuju Garut Hebat Diisi Tausiyah Gus Muwafiq

Sabtu, 4 Oktober 2025
Dra. Eryanti, M. Pd di galeri batik kina miliknya di kawasan Desa Sayati Margahayu Kabupaten Bandung. (Dejurnal.com/ Sopandi).

Motif Batik Kina Bandung Bedas dari Eryanti Glory Margahayu untuk Kabupaten Bandung

Rabu, 30 Agustus 2023

Satlantas Polres Subang Bagikan Masker Gratis Kepada Masyarakat

Minggu, 4 Oktober 2020
Foto : Kabupaten Ciamis meraih predikat "Sangat Baik" dalam Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2024

Meningkat, Kabupaten Ciamis Raih Predikat “Sangat Baik” Dalam Evaluasi SPBE Tahun 2024.

Sabtu, 4 Januari 2025

deJurnal.com

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Patut Dibaca dan Perlu

  • dePrint
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Karir dan Peraturan Perusahaan Pers
  • Pasang Iklan

Ikuti

No Result
View All Result
  • Beranda
  • deNews
  • dePraja
  • dePolitik
  • deEdukasi
  • deBisnis
  • deHumaniti
  • GerbangDesa
  • dejurnal channel

© 2025 dejurnal.com. All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Tidak diperkenankan copy paste