Dejurnal.com, Garut – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Garut terus memperkuat peran pendidikan kepramukaan melalui pembentukan berbagai Satuan Karya (SAKA) yang menjadi wadah pembinaan keterampilan dan karakter bagi generasi muda. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah pelantikan Ketua Majelis Pembimbing Satuan Karya (KAMABISAKA) Kencana di lingkungan DPPKBPPPA Kabupaten Garut.
Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah, M.M., mengatakan pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Gerakan Pramuka dengan perangkat daerah dalam memberikan pembinaan kepada anggota Pramuka golongan Penegak dan Pandega.
Hal itu disampaikannya saat ditemui dejurnal.com seusai kegiatan yang berlangsung di Kantor DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Rabu (8/7/2026).
Ade Hendarsyah menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut pihaknya melantik Kepala DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Yayan, sebagai KAMABISAKA Kencana. Jabatan tersebut bersifat ex officio, sehingga secara otomatis diemban oleh kepala dinas yang menjadi pengampu SAKA Kencana.
Menurutnya, Satuan Karya Pramuka merupakan organisasi pendukung Kwartir Gerakan Pramuka yang berfungsi memberikan pendidikan keterampilan khusus kepada anggota Pramuka, terutama golongan Penegak dan Pandega, sesuai dengan bidang tugas instansi pembinanya.
“Alhamdulillah, kami memang sangat berkepentingan dengan pembentukan Satuan Karya ini karena perannya sangat penting sebagai organisasi pendukung Gerakan Pramuka. Melalui SAKA, kita mempersiapkan generasi muda yang memiliki kepribadian, karakter yang kuat sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berjiwa Pancasila,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberadaan SAKA tidak hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta kecakapan hidup (life skills) bagi anggota Pramuka.
Selain itu, pembinaan yang dilakukan melalui SAKA juga diarahkan untuk menciptakan generasi muda yang sehat secara fisik maupun mental, memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup, serta mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan di masa depan.
Ade berharap para pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta mampu melaksanakan berbagai program kerja yang telah dirancang.
Ia menegaskan bahwa SAKA Kencana memiliki peran strategis dalam membekali anggota Pramuka dengan berbagai pengetahuan mengenai program Generasi Berencana (GenRe), pola hidup sehat, pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, pencegahan stunting, hingga upaya menekan angka perkawinan usia dini.
“Harapan kami, pengurus yang dilantik hari ini dapat menjalankan amanah dengan baik. Mereka diharapkan mampu memberikan bekal kepada anggota Pramuka, khususnya Penegak dan Pandega, mengenai Generasi Berencana, pola hidup sehat, pencegahan stunting, stop perkawinan usia dini, hingga mempersiapkan mereka memasuki kehidupan berkeluarga secara matang dan bertanggung jawab,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ade menerangkan bahwa Kwarcab Garut terus mendorong terbentuknya berbagai Satuan Karya di bawah pembinaan instansi pemerintah sesuai bidangnya masing-masing. Sebelumnya, Kwarcab Garut juga telah melantik pengurus SAKA Anti Korupsi yang berada di bawah pembinaan instansi terkait.
Di samping itu, sejumlah SAKA lainnya telah lebih dahulu berjalan, seperti SAKA Bhayangkara di lingkungan Kepolisian, SAKA Wanabakti pada sektor kehutanan, serta berbagai SAKA lainnya yang menjadi mitra resmi Gerakan Pramuka.
Dalam waktu dekat, Kwarcab Garut juga akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut untuk penguatan SAKA Bakti Husada. Selain itu, koordinasi juga akan dilakukan dengan Dinas Lingkungan Hidup terkait pengembangan SAKA Kalpataru sebagai wadah pendidikan kepramukaan di bidang pelestarian lingkungan.
Ade menyebutkan bahwa secara nasional terdapat sekitar 12 jenis Satuan Karya Pramuka yang dibentuk berdasarkan kerja sama antara Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dengan kementerian maupun lembaga pemerintah sesuai bidang pengabdiannya.
Seluruh pembentukan SAKA di daerah, lanjutnya, akan mengacu pada ketentuan dan keputusan Kwartir Nasional sehingga pelaksanaannya memiliki arah yang sama di seluruh Indonesia.
“Kami akan terus menindaklanjuti seluruh kebijakan Kwartir Nasional mengenai pembentukan Satuan Karya hingga ke tingkat Kwartir Cabang. Harapannya, seluruh SAKA di Kabupaten Garut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi pembentukan karakter, keterampilan, serta kualitas generasi muda Indonesia,” pungkasnya.***Willy

















